UNBARIUNBARI

Legalitas: Jurnal HukumLegalitas: Jurnal Hukum

Tulisan ini dibuat untuk memberikan kajian di Indonesia. Meskipun secara umum pembahasan tersebut telah diatur dalam berbagai peraturan perundang-undangan, namun secara realitas pengaturan tersebut tetap membutuhkan pengaturan yang lebih tegas agar memberikan rasa adil bagi seluruh rakyat Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian hukum normatif. Dengan pendekatan yuridis normatif, Peneliti bermaksud untuk menguraikan aspek-aspek kebijakan pemerintah yang telah ada mengenai pembatasan pemilikan dan penguasaan hak atas tanah yang belum memiliki ketegasan sampai dengan memberikan solusi atas kekosongan hukum yang terjadi. Oleh karena itu, pada akhir penelitian ini dimaksudkan agar mendorong pembentukan peraturan perundang-undangan yang dimaksud dengan tetap memperhatikan bentuk landasan filosofis, landasan yuridis dan landasan sosiologis pembentukan peraturan perundang-undangan terkait dengan pembatasan yang menjadi suatu urgensi.

Pemerintah Republik Indonesia telah berupaya memberikan pembatasan pemilikan dan/atau penguasaan hak atas tanah untuk rumah tinggal, namun belum optimal dan tegas dalam satu aturan perundang-undangan.Solusi agar pembatasan tersebut lebih baik adalah dengan membentuk peraturan perundang-undangan sesuai amanat hukum, dengan memperhatikan landasan filosofis, yuridis, dan sosiologis.Dengan demikian, diharapkan terwujud keadilan dan kepastian hukum dalam penguasaan tanah untuk rumah tinggal di Indonesia.

Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa aspek. Pertama, bagaimana cara pemerintah daerah dapat berperan lebih aktif dalam penyediaan rumah layak huni, mengingat karakteristik dan kebutuhan perumahan berbeda di setiap daerah. Penelitian ini dapat menggali model-model kerjasama antara pemerintah daerah, pengembang swasta, dan masyarakat lokal dalam mewujudkan perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan. Kedua, perlu diteliti lebih lanjut mengenai efektivitas instrumen hukum yang ada, seperti Undang-Undang Perumahan dan Kawasan Permukiman, dalam mengatur dan mengendalikan harga tanah, serta dampaknya terhadap ketersediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Studi ini dapat mengidentifikasi celah-celah dalam regulasi yang memungkinkan terjadinya spekulasi tanah dan praktik-praktik lain yang merugikan kepentingan publik. Ketiga, penting untuk memahami bagaimana preferensi dan kebutuhan perumahan masyarakat, khususnya generasi muda, berubah seiring waktu. Penelitian ini dapat mengeksplorasi tren-tren gaya hidup baru, seperti konsep hunian minimalis atau co-living, dan implikasinya terhadap desain perumahan dan kebijakan perkotaan.

  1. #instrumen asesmen#instrumen asesmen
  2. #kawasan permukiman#kawasan permukiman
Read online
File size486.33 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-2Jx
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test