PPSDPPPSDP

PPSDP International Journal of EducationPPSDP International Journal of Education

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan menggambarkan pola kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dan menyenangkan bagi semua pemangku kepentingan di lembaga pendidikan. Efektivitas seorang pemimpin merupakan kunci utama dalam mencapai visi dan misi sekolah. Namun, kepala sekolah sebagai pemimpin terkadang mengalami kesulitan dalam memuaskan semua pihak. Pertanyaan utama yang diangkat adalah: pola kepemimpinan seperti apa yang dapat dikatakan efektif dan menyenangkan bagi guru dan staf lainnya? Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode wawancara yang dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Sampel penelitian terdiri dari 30 responden dari 49 guru di SMA Negeri 1 Banyuasin III, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif dan menyenangkan dapat dilihat dari kinerja guru dan staf serta perasaan positif mereka terhadap pekerjaan dan pengalaman mereka di sekolah. Artikel ini memberikan kontribusi berarti dalam bidang pendidikan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan, terutama melalui peningkatan produktivitas guru sebagai inti keberhasilan pencapaian visi, misi, dan tujuan sekolah. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi pertimbangan bagi kepala sekolah untuk memperhatikan faktor-faktor yang mendukung terciptanya kepemimpinan yang efektif dan menyenangkan guna meningkatkan sistem kinerja pendidik dalam menjalankan tugasnya.

Kemampuan kepala sekolah dalam memenuhi kepuasan kebutuhan guru merupakan bentuk kepemimpinan yang paling menyenangkan, diikuti oleh hubungan harmonis yang dibangun oleh kepala sekolah, kemudian kemampuan untuk meningkatkan solidaritas antar guru, dan terakhir kemampuan menetapkan tujuan yang paling rendah tingkat kesenangannya dalam konteks kepemimpinan yang menyenangkan di SMA Negeri 1 Banyuasin III.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji bagaimana cara kepala sekolah membangun kepercayaan dan keterlibatan guru melalui proses pengambilan keputusan bersama, apakah keterlibatan guru dalam perumusan kebijakan sekolah secara rutin dapat meningkatkan motivasi intrinsik dan kinerja jangka panjang. Selain itu, perlu diteliti apakah bentuk dukungan material dan non-material yang diberikan kepala sekolah—seperti penyediaan peralatan kerja atau pengakuan sosial—memiliki dampak berbeda terhadap kepuasan kerja guru di sekolah dengan latar sosioekonomi berbeda. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model kepemimpinan yang mengintegrasikan prinsip kepemimpinan pelayan (servant leadership) dengan pendekatan kolaboratif, untuk melihat apakah kombinasi ini lebih efektif dalam menciptakan iklim kerja yang positif dan berkelanjutan dibandingkan pola kepemimpinan tradisional yang lebih otoriter atau hanya fokus pada target. Dengan memahami dinamika ini, sekolah dapat merancang program pengembangan kepemimpinan yang lebih responsif terhadap kebutuhan emosional dan profesional guru, sehingga tidak hanya meningkatkan kinerja, tetapi juga memperkuat komitmen jangka panjang terhadap institusi pendidikan.

  1. Kepemimpinan Kharismatik Kiai di Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak Yogyakarta | SANGKéP: Jurnal... doi.org/10.20414/sangkep.v1i2.620Kepemimpinan Kharismatik Kiai di Pondok Pesantren Ali Maksum Krapyak Yogyakarta SANGKyP Jurnal doi 10 20414 sangkep v1i2 620
  1. #motivasi intrinsik#motivasi intrinsik
  2. #kompetensi profesional#kompetensi profesional
Read online
File size111.52 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2I1
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test