STIKESADVAITAMEDIKASTIKESADVAITAMEDIKA

INSAN USADAINSAN USADA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian hipertensi pada lansia yang berkunjung ke UPTD Puskesmas Marga II pada tahun 2024. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik cross‑sectional, melibatkan 73 responden lansia usia 45‑54 tahun yang dipilih secara acak sederhana. Data pola makan dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan status hipertensi diukur dengan dua kali pengukuran tekanan darah (sistolik ≥150 mmHg atau diastolik ≥90 mmHg). Analisis statistik menggunakan uji chi‑square menunjukkan bahwa pada 13 responden dengan pola makan baik, hanya 7 (53,8 %) yang mengalami hipertensi, sedangkan pada 60 responden dengan pola makan tidak baik, 55 (91,7 %) mengalami hipertensi (p = 0,001 < 0,05). Hasil tersebut mengindikasikan adanya hubungan signifikan antara kualitas pola makan dan kejadian hipertensi pada lansia di wilayah studi. Penelitian ini memberikan dasar bagi upaya intervensi gizi untuk pencegahan hipertensi pada populasi lansia.

Adapun simpulan dari hasil penelitian ini yaitu adanya hubungan yang signifikan antara pola makan dengan kejadian hipertensi di UPTD Puskesmas Marga II.

Penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan desain longitudinal untuk memantau perubahan pola makan dan tekanan darah pada lansia selama minimal satu tahun, dengan memperhatikan keberagaman latar sosial ekonomi, sehingga dapat menilai hubungan sebab‑akibat secara lebih kuat. Selain itu, diperlukan uji intervensi gizi yang membandingkan efek program edukasi pola makan sehat dengan kelompok kontrol, guna menentukan apakah perbaikan kebiasaan makan dapat menurunkan prevalensi hipertensi secara signifikan. Selanjutnya, penelitian multisentra yang melibatkan beberapa puskesmas di berbagai daerah dengan sampel yang lebih besar serta memasukkan variabel tambahan seperti aktivitas fisik, riwayat keluarga, status metabolik, dan analisis interaksi antar faktor, akan membantu mengidentifikasi faktor‑faktor risiko komprehensif dan meningkatkan generalisasi temuan. Penelitian-penelitian tersebut diharapkan dapat memperkuat bukti ilmiah untuk kebijakan kesehatan publik yang menitikberatkan pada pencegahan hipertensi melalui intervensi pola makan pada populasi lansia.

  1. #sosial ekonomi#sosial ekonomi
  2. #tekanan darah#tekanan darah
Read online
File size250.88 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2Hx
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test