UNIMUGOUNIMUGO
Jurnal Ilmiah Kesehatan KeperawatanJurnal Ilmiah Kesehatan KeperawatanObesitas telah menjadi masalah kesehatan di seluruh dunia. Obesitas merupakan dampak ketidakseimbangan energi dalam jangka waktu tertentu. Banyak faktor yang menyebabkan obesitas berlebihan, namun hal ini dapat disederhanakan menjadi makan lebih banyak dan bergerak lebih sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola makan dan pola aktivitas terhadap obesitas pada anak sekolah dasar di SD Islam Al-Hikmah Selokerto, Sempor, Kebumen. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan teknik total sampling sebanyak 34 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan mengisi kuesioner dan analisis univariat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ditemukan bahwa 61,8% anak memiliki pola makan yang baik dan 41,2% memiliki aktivitas yang kurang. Kesimpulan menunjukkan bahwa anak obesitas memiliki pola makan yang baik dan aktivitas yang kurang. Karena dimungkinkan terkait dengan faktor lain, seperti genetik, sosial ekonomi, dan jenis kelamin. Penelitian selanjutnya perlu dilakukan terhadap faktor-faktor lain seperti genetik, sosial ekonomi, lingkungan, hormonal, psikologis, dan jenis kelamin.
Berdasarkan hasil penelitian pada siswa obesitas di SD Islam Al-Hikmah Selokerto, ditemukan bahwa dari 256 siswa, 34 di antaranya mengalami obesitas.Mayoritas anak obesitas tersebut menunjukkan pola makan yang baik.Namun, mayoritas anak obesitas juga memiliki pola aktivitas yang kurang.
Mengingat hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak obesitas mayoritas memiliki pola makan yang baik namun aktivitas fisik yang kurang, penelitian di masa depan dapat memperdalam pemahaman kita mengenai fenomena ini. Pertama, perlu diselidiki lebih lanjut bagaimana interaksi antara pola makan, baik di sekolah maupun di rumah, dengan tingkat aktivitas fisik anak secara keseluruhan dapat mempengaruhi risiko obesitas. Misalnya, apakah ada perbedaan kualitas gizi dari snack ringan dan makan siang yang disediakan sekolah yang membuat pola makan terlihat baik, atau bagaimana kebiasaan makan di rumah melengkapi atau justru mengkompensasi pola makan di sekolah, terutama jika anak memiliki aktivitas fisik yang sangat minim setelah jam sekolah. Kedua, mengingat adanya saran untuk meneliti faktor lain seperti genetik, hormonal, dan psikologis, studi dapat berfokus pada mekanisme spesifik bagaimana faktor-faktor internal ini berkontribusi terhadap penumpukan lemak pada anak-anak yang tampak memiliki asupan nutrisi yang cukup. Misalnya, apakah ada penanda genetik atau ketidakseimbangan hormon tertentu yang membuat sebagian anak lebih rentan terhadap obesitas meskipun pola makannya baik dan aktivitasnya moderat. Ketiga, berdasarkan temuan tentang kurangnya aktivitas fisik, penelitian intervensi berbasis sekolah atau komunitas sangat relevan untuk merancang dan mengevaluasi efektivitas program peningkatan aktivitas fisik yang praktis dan menyenangkan, disesuaikan dengan jadwal padat anak-anak dan ketersediaan sarana di lingkungan mereka, sehingga dapat menjadi solusi nyata dalam mengatasi masalah obesitas anak.
| File size | 453.86 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKESHBSTIKESHB Siswa SMKN 1 Penawartama mayoritas memiliki asupan gizi yang tidak memadai dan aktivitas fisik rendah.meskipun pengetahuan dan sikap terhadap gizi baik,Siswa SMKN 1 Penawartama mayoritas memiliki asupan gizi yang tidak memadai dan aktivitas fisik rendah.meskipun pengetahuan dan sikap terhadap gizi baik,
HTPHTP Prevalensi obesitas di Kota Pekanbaru remaja usia 16-18 tahun pada 2018 sebesar 4,87%. Obesitas remaja faktor utamanya disebabkan oleh asupan makan yangPrevalensi obesitas di Kota Pekanbaru remaja usia 16-18 tahun pada 2018 sebesar 4,87%. Obesitas remaja faktor utamanya disebabkan oleh asupan makan yang
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Pengumpulan data diperoleh dari hasil pengisian kuesioner pola makan, GERD-Q dan PSS-10. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakanPengumpulan data diperoleh dari hasil pengisian kuesioner pola makan, GERD-Q dan PSS-10. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Kadar lemak tubuh yang berlebihan pada atlet dapat memengaruhi daya tahan kardiovaskular, komposisi tubuh, daya tahan otot, kekuatan otot, dan fleksibilitasKadar lemak tubuh yang berlebihan pada atlet dapat memengaruhi daya tahan kardiovaskular, komposisi tubuh, daya tahan otot, kekuatan otot, dan fleksibilitas
UNHASAUNHASA Status gizi seseorang bisa diperbaiki atau dikontrol dengan meningkat pola konsumsi makan ke arah yang lebih baik dan bisa didukung dengan aktifitas fisikStatus gizi seseorang bisa diperbaiki atau dikontrol dengan meningkat pola konsumsi makan ke arah yang lebih baik dan bisa didukung dengan aktifitas fisik
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden berpengetahuan gizi baik yaitu sebanyak 75% sedangkan 25% lainnya berpengetahuan gizi kurangHasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar responden berpengetahuan gizi baik yaitu sebanyak 75% sedangkan 25% lainnya berpengetahuan gizi kurang
POLTEKKES MKSPOLTEKKES MKS Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi terhadap status gizi dengan nilai hitung p-value 0,396 > 0,05 dan terdapatHasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan gizi terhadap status gizi dengan nilai hitung p-value 0,396 > 0,05 dan terdapat
STIESTIE Penerapan patient centered care di RSUD Labuang Baji akan memberikan sejumlah dampak positif yang akan dirasakan baik oleh staf maupun pasien. MeskipunPenerapan patient centered care di RSUD Labuang Baji akan memberikan sejumlah dampak positif yang akan dirasakan baik oleh staf maupun pasien. Meskipun
Useful /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Diharapkan, rumah sakit yang menjadi basis layanan informasi kesehatan bagi ODHIV perlu meningkatkan program literasi kesehatan baik secara konvensionalDiharapkan, rumah sakit yang menjadi basis layanan informasi kesehatan bagi ODHIV perlu meningkatkan program literasi kesehatan baik secara konvensional
HTPHTP Pemantauan dan evaluasi kinerja telah dilakukan melalui audit internal SMK3 RS. Untuk meningkatkan pelaksanaan K3 RS, diperlukan indikator pencapaian dalamPemantauan dan evaluasi kinerja telah dilakukan melalui audit internal SMK3 RS. Untuk meningkatkan pelaksanaan K3 RS, diperlukan indikator pencapaian dalam
CERICCERIC Penelitian dilakukan terhadap 27 responden (klien GGK) yang sedang menjalani hemodialisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan hargaPenelitian dilakukan terhadap 27 responden (klien GGK) yang sedang menjalani hemodialisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan harga
CERICCERIC Peneliti mengambil kesimpulan bahwa penggunaan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan pijat, efektif untuk digunakan dalam pencegahan luka tekan grade I padaPeneliti mengambil kesimpulan bahwa penggunaan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan pijat, efektif untuk digunakan dalam pencegahan luka tekan grade I pada