UMMUMM
Mechanical Engineering for Society and IndustryMechanical Engineering for Society and IndustryWaste Motor Oil (WMO) is a hazardous waste material with the potential to contaminate water, soil, and the atmosphere. The management and engineering of WMO have become imperative in modern society for both resource utilization and environmental protection. Maximizing the energy content of WMO poses a significant challenge for researchers, to solve environmentally friendly solutions. Direct combustion of WMO often results in incomplete combustion and elevated CO emissions. Therefore, this research aims to optimize the harnessing of WMOs energy potential through a furnace equipped with steam injection. The steam is generated by utilizing the heat energy produced during the WMO heating process. Our study demonstrates that steam injection in the WMO furnace is an effective method for maximizing energy content while simultaneously reducing CO emissions.
This research focused on obtaining energy from Waste Motor Oil (WMO) using steam reforming, demonstrating a considerable improvement in the combustion process.This method offers a cleaner and more efficient approach compared to conventional combustion, effectively transforming hazardous carbon monoxide (CO) emissions into hydrogen and carbon dioxide.Implementing this innovative technology holds the promise of cleaner energy solutions and better environmental outcomes.
Future research should investigate the scalability and practical applications of this steam reforming technology for WMO, refining process parameters to maximize efficiency and emissions reduction. Expanding on the current study, further investigation is needed to explore the optimal design and materials for the steam reservoir, aiming to achieve a consistently stable steam injection rate and enhance the CO-to-hydrogen conversion process. Additionally, a comprehensive economic analysis should be conducted to assess the feasibility of implementing this technology on a larger scale, considering factors such as WMO sourcing, equipment costs, and potential revenue from energy production, ultimately paving the way for a sustainable and economically viable waste-to-energy solution. These investigations will contribute to a more sustainable energy landscape and address the challenges associated with hazardous waste management.
| File size | 488.64 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
IPBIPB Analisis keberlanjutan bisnis rumah walet mencakup aspek ekologi, ekonomi, dan sosial. Sampel terdiri dari tiga puluh delapan (38) rumah walet yang beradaAnalisis keberlanjutan bisnis rumah walet mencakup aspek ekologi, ekonomi, dan sosial. Sampel terdiri dari tiga puluh delapan (38) rumah walet yang berada
IPBIPB Temuan ini memberikan wawasan penting bagi orang tua, pendidik, dan pengembang platform dalam menyusun kebijakan penggunaan sosial media yang lebih berkelanjutan.Temuan ini memberikan wawasan penting bagi orang tua, pendidik, dan pengembang platform dalam menyusun kebijakan penggunaan sosial media yang lebih berkelanjutan.
IPBIPB Citra Landsat (skala 30 m) dianalisis menggunakan GIS dan teknik statistik spasial, termasuk analisis overlay, autokorelasi spasial (LISA), dan klasterCitra Landsat (skala 30 m) dianalisis menggunakan GIS dan teknik statistik spasial, termasuk analisis overlay, autokorelasi spasial (LISA), dan klaster
IPBIPB Studi ini menyumbangkan model sistem yang telah divalidasi untuk pembangunan pedesaan, menawarkan wawasan praktis bagi pembuat kebijakan. Studi ini menekankanStudi ini menyumbangkan model sistem yang telah divalidasi untuk pembangunan pedesaan, menawarkan wawasan praktis bagi pembuat kebijakan. Studi ini menekankan
IPBIPB Pendekatan yang digunakan adalah evaluasi kesesuaian lahan yang mengintegrasikan multicriteria decision-making (MCDM) dan sistem informasi geografis (SIG).Pendekatan yang digunakan adalah evaluasi kesesuaian lahan yang mengintegrasikan multicriteria decision-making (MCDM) dan sistem informasi geografis (SIG).
IPBIPB Temuan menunjukkan perubahan arah pertumbuhan kawasan perkotaan, awalnya orientasi timur kemudian bergeser ke timur laut mengikuti jalur utama. TemuanTemuan menunjukkan perubahan arah pertumbuhan kawasan perkotaan, awalnya orientasi timur kemudian bergeser ke timur laut mengikuti jalur utama. Temuan
IPBIPB Penelitian ini bertujuan menerapkan TPB untuk mempelajari lebih lanjut bagaimana rumah tangga mengelola sampah sebagai langkah penting dalam merancangPenelitian ini bertujuan menerapkan TPB untuk mempelajari lebih lanjut bagaimana rumah tangga mengelola sampah sebagai langkah penting dalam merancang
IPBIPB Masyarakat lokal merupakan kunci dalam mengatasi kerusakan lingkungan dan konflik sosial akibat perkebunan kelapa sawit. Dengan memanfaatkan pengetahuanMasyarakat lokal merupakan kunci dalam mengatasi kerusakan lingkungan dan konflik sosial akibat perkebunan kelapa sawit. Dengan memanfaatkan pengetahuan
Useful /
NURUL FIKRINURUL FIKRI Hasil implementasi menunjukkan nilai RMSE sebesar 0,1886; MSE sebesar 0,0366; dan MAE sebesar 0,1242 yang menandakan akurasi prediksi sangat baik. SelainHasil implementasi menunjukkan nilai RMSE sebesar 0,1886; MSE sebesar 0,0366; dan MAE sebesar 0,1242 yang menandakan akurasi prediksi sangat baik. Selain
NURUL FIKRINURUL FIKRI Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengujian dilakukan dengan mengamati respons anak saat bermain danMetode yang digunakan adalah kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengujian dilakukan dengan mengamati respons anak saat bermain dan
UNILAUNILA Hasil penelitian menunjukkan inokulasi Rhizobium mampu memacu pertambahan tinggi, pertambahan diameter, pembentukan bintil efektif, dan meningkatkan beratHasil penelitian menunjukkan inokulasi Rhizobium mampu memacu pertambahan tinggi, pertambahan diameter, pembentukan bintil efektif, dan meningkatkan berat
UNILAUNILA Pemberian Bio-Nature 50 dengan konsentrasi 0,1 %, 0,2 % dan 0,3 % pada media yang telah diinokulasikan ektomikoriza memberikan hasil yang sama baiknyaPemberian Bio-Nature 50 dengan konsentrasi 0,1 %, 0,2 % dan 0,3 % pada media yang telah diinokulasikan ektomikoriza memberikan hasil yang sama baiknya