UNSRATUNSRAT
JMUOJMUOPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui senyawa fitokimia dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol tanaman patah tulang (Euphorbia tirucalli L.) menggunakan metode 1,1-difenil-2-pikrilhidrazil (DPPH). Ekstrak etanol diperoleh dengan metode maserasi dan kemudian diuji fitokimia untuk melihat kandungan senyawa metabolit sekunder, termasuk alkaloid, fenolik, flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid/steroid. Senyawa fenolik memiliki potensi tinggi sebagai antioksidan, sehingga dilakukan uji kandungan total fenolik menggunakan metode spektrofotometri dengan pereaksi Folin-Ciocalteu. Aktivitas antioksidan ditentukan menggunakan metode DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol mengandung senyawa metabolit sekunder, yaitu fenolik, ditunjukkan dengan terbentuknya warna hijau kehitaman, senyawa saponin dengan terbentuknya busa stabil, dan senyawa tanin dengan terbentuknya warna hijau kehitaman. Pengujian kandungan total fenolik ekstrak etanol menunjukkan nilai sebesar 60,270 mg GAE/g. Kekuatan antioksidan ditentukan oleh nilai IC50 yang didasarkan pada persen perendaman radikal bebas oleh sampel uji. Ekstrak etanol memiliki nilai IC50 sebesar 82,152 µg/mL. Berdasarkan hasil yang diperoleh, ekstrak etanol tanaman patah tulang memiliki potensi kuat sebagai antioksidan.
Berdasarkan hasil penelitian, tanaman patah tulang memiliki senyawa metabolit sekunder seperti saponin, tanin, dan fenolik.Aktivitas antioksidan yang dilihat dari nilai IC50 menunjukkan bahwa tanaman patah tulang memiliki aktivitas antioksidan dengan kategori kuat, sejalan dengan kandungan total fenolik yang diperoleh.
Saran penelitian lanjutan dapat difokuskan pada identifikasi dan isolasi senyawa fenolik spesifik yang bertanggung jawab atas aktivitas antioksidan yang kuat pada tanaman patah tulang. Selain itu, studi lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi tanaman patah tulang sebagai agen anti-kanker, mengingat aktivitas antioksidan yang kuat dapat berkontribusi pada efek anti-kanker. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengevaluasi efek sinergis antara senyawa fenolik dan tanin dalam tanaman patah tulang terhadap aktivitas antioksidan dan potensi farmakologis lainnya.
| File size | 724.27 KB |
| Pages | 6 |
| Short Link | https://juris.id/p-2Dh |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
ARIPAFIARIPAFI Kendala utama adalah konsistensi guru, kesibukan kepala, dan keterbatasan sarana. solusinya melalui pelatihan, delegasi wewenang, serta peningkatan fasilitas.Kendala utama adalah konsistensi guru, kesibukan kepala, dan keterbatasan sarana. solusinya melalui pelatihan, delegasi wewenang, serta peningkatan fasilitas.
ARIPAFIARIPAFI Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pembelajaran PAI di kelas V telah sesuai dengan tujuan dan kurikulum yang berlaku. Guru telah menyusun modulHasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum pembelajaran PAI di kelas V telah sesuai dengan tujuan dan kurikulum yang berlaku. Guru telah menyusun modul
ARIPAFIARIPAFI Oleh karena itu, penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan program pembiasaan 0 jam terhadap pembentukan karakter Islami siswa kelas VIII diOleh karena itu, penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan program pembiasaan 0 jam terhadap pembentukan karakter Islami siswa kelas VIII di
ARIPAFIARIPAFI Selain aspek teknis, guru juga menjadi teladan nilai Quran, memberikan bimbingan, evaluasi berkala, dan berkoordinasi dengan orang tua, sehingga mempercepatSelain aspek teknis, guru juga menjadi teladan nilai Quran, memberikan bimbingan, evaluasi berkala, dan berkoordinasi dengan orang tua, sehingga mempercepat
ARIPAFIARIPAFI Oleh karena itu, diperlukan pengembangan bahan ajar yang lebih aplikatif, kontekstual, serta mengintegrasikan metode pembelajaran aktif untuk membentukOleh karena itu, diperlukan pengembangan bahan ajar yang lebih aplikatif, kontekstual, serta mengintegrasikan metode pembelajaran aktif untuk membentuk
ARIPAFIARIPAFI Kebijakan ini bertujuan membentuk individu disiplin yang bermanfaat untuk masa kini dan mendatang. Budaya disiplin yang konsisten sejak dini meningkatkanKebijakan ini bertujuan membentuk individu disiplin yang bermanfaat untuk masa kini dan mendatang. Budaya disiplin yang konsisten sejak dini meningkatkan
ARIPAFIARIPAFI Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa selama proses pembelajaranInstrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah angket dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa selama proses pembelajaran
ARIPAFIARIPAFI Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan kisahPendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan kisah
Useful /
ANTISPUBLISHERANTISPUBLISHER Studi ini meneliti kenakalan anak sebagai isu sosial kompleks yang membahayakan individu dan masyarakat, dengan memfokuskan pada mekanisme perlindunganStudi ini meneliti kenakalan anak sebagai isu sosial kompleks yang membahayakan individu dan masyarakat, dengan memfokuskan pada mekanisme perlindungan
ANTISPUBLISHERANTISPUBLISHER Penelitian ini bertujuan menilai secara kritis efektivitas perlindungan prosedural terhadap pelaku remaja di kedua negara. Metode: Kedua negara telah mengesahkanPenelitian ini bertujuan menilai secara kritis efektivitas perlindungan prosedural terhadap pelaku remaja di kedua negara. Metode: Kedua negara telah mengesahkan
STIKES AISYIYAH PALEMBANGSTIKES AISYIYAH PALEMBANG Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien gagal ginjal kronik. Sampel yang digunakan yaitu 38 pasien. Teknik pengambilan sampel adalah purposivePopulasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien gagal ginjal kronik. Sampel yang digunakan yaitu 38 pasien. Teknik pengambilan sampel adalah purposive
PDSIPDSI Data dalam penelitian ini bersumber dari BBP (Balai Penyuluhan Pertanian). Data yang terkumpul dihitung sesuai dengan data tersebut sehingga diperolehData dalam penelitian ini bersumber dari BBP (Balai Penyuluhan Pertanian). Data yang terkumpul dihitung sesuai dengan data tersebut sehingga diperoleh