IAESONLINEIAESONLINE
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Informatics (IJEEI)Indonesian Journal of Electrical Engineering and Informatics (IJEEI)Penelitian ini membandingkan latensi dari kode konvolusi serially concatenated. Secara khusus, penelitian ini membandingkan kode RSC-RSC concatenated menggunakan concatenated Viterbi decoding non-iteratif dengan kode RS-RSC concatenated menggunakan concatenation of Viterbi & Berkelemp-Massey decoding. Penggunaan puncturing juga dilakukan untuk memperoleh berbagai code rate & menganalisis pengaruh code rate terhadap latensi. Berdasarkan simulasi, ditemukan bahwa kode RSC-RSC lebih baik daripada kode RS-RSC untuk aplikasi latensi rendah. Selain itu, ditemukan bahwa diperlukan trade-off antara BER & latensi untuk kode concatenated.
Penelitian ini menganalisis dan membandingkan kinerja latensi dari kode RSC-RSC serial concatenated menggunakan concatenated Viterbi decoding non-iteratif dengan sistem RS-RSC serial concatenated.Hasil simulasi menunjukkan bahwa seiring dengan peningkatan code rate, latensi menurun dan kode RSC-RSC lebih baik daripada kode RS-RSC, sehingga memiliki kinerja latensi yang rendah.Oleh karena itu, sistem RSC-RSC lebih cocok untuk aplikasi latensi rendah.Selain itu, disimpulkan bahwa seiring dengan peningkatan overall code rate dari sistem kode concatenated, latensi menurun, tetapi dengan biaya peningkatan BER.Oleh karena itu, selalu diperlukan trade-off antara BER dan latensi dalam komunikasi digital.
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan investigasi lebih lanjut mengenai pengaruh interleaver pada kinerja latensi kode RSC-RSC, dengan mempertimbangkan berbagai jenis interleaver dan panjang interleave yang berbeda untuk mengidentifikasi konfigurasi optimal yang dapat meminimalkan latensi tanpa mengorbankan kinerja error correction. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan algoritma decoding yang lebih efisien untuk kode RS-RSC, dengan tujuan mengurangi kompleksitas komputasi dan latensi decoding. Hal ini dapat dicapai dengan mengeksplorasi teknik-teknik seperti parallel decoding atau penggunaan hardware acceleration. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara kode RSC-RSC dan kode LDPC dalam berbagai skenario komunikasi, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti channel condition, code rate, dan kebutuhan latensi. Hasil penelitian ini dapat memberikan wawasan berharga mengenai keunggulan dan kelemahan masing-masing kode, serta membantu dalam pemilihan kode yang paling sesuai untuk aplikasi tertentu.
| File size | 435.56 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UnwahasUnwahas K. Lerik Kupang. Penelitian ini merupakan rancangan penelitian deskriptif non-eksperimental dan observasional dengan menggunakan data retrospektif. SampelK. Lerik Kupang. Penelitian ini merupakan rancangan penelitian deskriptif non-eksperimental dan observasional dengan menggunakan data retrospektif. Sampel
UnwahasUnwahas Daun pedada dan rimpang kencur diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh dilakukan uji aktivitas antioksidannyaDaun pedada dan rimpang kencur diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak yang diperoleh dilakukan uji aktivitas antioksidannya
UnwahasUnwahas Pengumpulan data berlangsung di di Rumah Sakit Primaya Kota Semarang. Subyek yang terlibat dalam penelitian ini mencakup seluruh pasien anak-anak yangPengumpulan data berlangsung di di Rumah Sakit Primaya Kota Semarang. Subyek yang terlibat dalam penelitian ini mencakup seluruh pasien anak-anak yang
UnwahasUnwahas Hasil penelitian menunjukkan pola penggunaan obat antidiabetes terbanyak yaitu monoterapi OAD 47,5%, kombinasi 2 OAD 47,5% dan kombinasi 3 OAD 5%. HasilHasil penelitian menunjukkan pola penggunaan obat antidiabetes terbanyak yaitu monoterapi OAD 47,5%, kombinasi 2 OAD 47,5% dan kombinasi 3 OAD 5%. Hasil
UnwahasUnwahas Penelitian menggunakan 4 sampel jamu pegal linu di toko jamu X di Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan. Pengujian dilakukan secara analisis kualitatifPenelitian menggunakan 4 sampel jamu pegal linu di toko jamu X di Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan. Pengujian dilakukan secara analisis kualitatif
UnwahasUnwahas Selain itu, dilakukan juga evaluasi drug-likeness dari senyawa metabolit sekunder kapulaga jawa berdasarkan kaidah Lipinski rules-of-five dan profil ADMET.Selain itu, dilakukan juga evaluasi drug-likeness dari senyawa metabolit sekunder kapulaga jawa berdasarkan kaidah Lipinski rules-of-five dan profil ADMET.
IAIN MADURAIAIN MADURA Temuan menunjukkan bahwa berbagai aset waqf dikelola dalam bentuk yang berbeda, berfungsi untuk pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial. Beberapa asetTemuan menunjukkan bahwa berbagai aset waqf dikelola dalam bentuk yang berbeda, berfungsi untuk pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial. Beberapa aset
UNUSAUNUSA Hasil menunjukkan bahwa kelompok K0–K3 memiliki nilai LC50 > 1000 ppm, membuktikan bahwa pembalut luka kolagen-kitosan merupakan bahan non-toksik. PenyinaranHasil menunjukkan bahwa kelompok K0–K3 memiliki nilai LC50 > 1000 ppm, membuktikan bahwa pembalut luka kolagen-kitosan merupakan bahan non-toksik. Penyinaran
Useful /
UNTUNT Komunikasi terapeutik perawat berperan dalam membangun hubungan saling percaya, memberikan informasi yang jelas, serta memotivasi pasien agar patuh padaKomunikasi terapeutik perawat berperan dalam membangun hubungan saling percaya, memberikan informasi yang jelas, serta memotivasi pasien agar patuh pada
ITBITB Hasil analisis menunjukkan bahwa model AC-WC dan RTSHMA memiliki performa yang sama baiknya karena keduanya memiliki masa pakai lebih dari dua puluh tahun,Hasil analisis menunjukkan bahwa model AC-WC dan RTSHMA memiliki performa yang sama baiknya karena keduanya memiliki masa pakai lebih dari dua puluh tahun,
UNUSAUNUSA acoroides) dari perairan pesisir Soropia. Metode penelitian menggunakan rancangan eksperimental laboratorium dengan sampel lamun E. acoroides yang diperolehacoroides) dari perairan pesisir Soropia. Metode penelitian menggunakan rancangan eksperimental laboratorium dengan sampel lamun E. acoroides yang diperoleh
IAESONLINEIAESONLINE Congestion Control is one of the solutions adopted to solve the congestion issue and to control it. Numbers of queue management algorithms are proposedCongestion Control is one of the solutions adopted to solve the congestion issue and to control it. Numbers of queue management algorithms are proposed