PANDAWANPANDAWAN

Blockchain Frontier TechnologyBlockchain Frontier Technology

Ekspansi digital yang cepat telah menggarisbawahi keterbatasan sistem penyimpanan data terpusat, yang seringkali mengalami masalah kehilangan data, sensor, dan titik kegagalan tunggal. Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini mengeksplorasi InterPlanetary File System (IPFS) sebagai solusi manajemen data terdesentralisasi yang meningkatkan keamanan, ketersediaan, dan keberlanjutan dalam lingkungan informasi terdistribusi. Menggunakan kerangka IPFS-KI, metodologi deskriptif-kualitatif, penelitian ini menyelidiki desain arsitektur, mekanisme operasional, dan implementasi dunia nyata dari IPFS. Melalui analisis literatur, simulasi node, dan evaluasi kasus, studi ini menyelidiki kinerja IPFS dalam menjaga integritas data, toleransi kesalahan, dan ketahanan terhadap gangguan jaringan dan sensor. Temuan mengungkapkan bahwa IPFS menyediakan keandalan data yang ditingkatkan, transparansi, dan skalabilitas dibandingkan arsitektur terpusat konvensional, meskipun masih ada beberapa keterbatasan dalam hal stabilitas node dan sentralisasi tersembunyi. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih luas tentang bagaimana teknologi penyimpanan terdesentralisasi seperti IPFS dapat mendukung pengembangan infrastruktur digital yang lebih aman, adil, dan berkelanjutan.

Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa InterPlanetary File System (IPFS) memiliki potensi yang signifikan untuk memperkuat keberlanjutan data dan ketersediaan dalam lingkungan terdesentralisasi.Melalui arsitektur peer-to-peer dan alamat kontennya, IPFS memastikan akses terus menerus ke informasi bahkan ketika beberapa node gagal atau terputus.Ketika terintegrasi dengan blockchain, sistem ini memperoleh peningkatan autentikasi, integritas, dan perlindungan terhadap sensor dan serangan siber, menjadikannya solusi yang andal untuk organisasi dan komunitas yang beroperasi di area dengan konektivitas terbatas.Selain itu, penelitian ini juga berkontribusi pada prioritas pembangunan global dengan sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang penting, khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dan SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Institusi yang Kuat).Adopsi teknologi penyimpanan terdesentralisasi seperti IPFS mendukung pendirian infrastruktur digital yang tangguh, memperkuat transparansi, dan mengurangi ketergantungan pada otoritas terpusat, semuanya merupakan komponen penting dari ekosistem digital yang berkelanjutan dan adil.Kontribusi ini menunjukkan relevansi yang lebih luas dari penelitian ini dalam mendorong sistem informasi yang aman, inklusif, dan siap masa depan di skala global.

Untuk penelitian lanjutan, perlu dipertimbangkan pengembangan infrastruktur node hibrida yang menggabungkan sumber daya cloud dan lokal, mekanisme partisipasi yang didorong komunitas, dan integrasi teknologi emerging seperti kecerdasan buatan dan komputasi tepi. Kolaborasi di antara peneliti, pengembang, dan pembuat kebijakan juga akan menjadi kunci dalam mengembangkan kerangka kerja tata kelola yang terstandarisasi dan protokol interoperabilitas. Melalui upaya ini, IPFS dapat maju menuju ekosistem data yang terdesentralisasi sepenuhnya, berkelanjutan, dan dapat diakses secara global.

  1. #manajemen data#manajemen data
  2. #deskriptif kualitatif#deskriptif kualitatif
Read online
File size2.13 MB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2pv
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test