BUDDHI DHARMABUDDHI DHARMA
Tech-ETech-ETujuan penulisan adalah untuk menentukan tingkat kemampuan di Bureau Sistem Informasi & Teknologi (BSTI) Universitas Buddhi Dharma. Menganalisis pencapaian tingkat kemampuan dan membantu BSTI dalam menerapkan tata kelola IT yang baku internasional. Metodologi yang digunakan adalah kerangka CoBIT 5 sebagai pedoman pengukuran tingkat kemampuan. Hasilnya menunjukkan tingkat kemampuan BSTI saat ini adalah 2,027 yang berarti berada di level 2 (managed process), sedangkan standar berada di level 3. Kesimpulan bahwa BSTI telah dikelola dan diimplementasikan dengan benar, meskipun pencapaian tingkat kemampuan masih berada di posisi tengah karena kurangnya kompetisi yang mendorong Universitas Buddhi Dharma melakukan pengembangan bisnis.
Dari hasil analisis dan evaluasi dengan melakukan penilaian pada CoBIT 5 menunjukkan BSTI (Bureau Of Information Systems & Technology) saat ini berada di level 2 (managed process), dengan nilai 2,027.Artinya terdapat 1 proses di level 3, 33 proses di level 2, dan tidak ada proses yang mencapai level 4 dan 5.Berada di level 2 berarti kinerja proses telah dikelola secara memadai untuk perencanaan, kontrol, dan penyesuaian.Produk kerjanya telah dikendalikan dan dikelola dengan baik.Universitas Buddhi Dharma seharusnya dapat mencapai level 3 dalam mengelola IT.Meskipun IT bertindak sebagai penunjang, bukan peran utama, tetapi dengan tata kelola IT yang ditingkatkan dapat meningkatkan kontrol internal dan memudahkan auditor dalam menjalankan pekerjaannya.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi tata kelola IT di universitas. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi perbandingan pendekatan tata kelola IT antar institusi pendidikan tinggi di Indonesia guna mengidentifikasi praktik terbaik. Penelitian juga dapat mengkaji dampak keterlibatan aktif stakeholder dalam proses penilaian kemampuan IT terhadap keberhasilan implementasi tata kelola yang lebih efektif. Ketiga saran ini bertujuan mengembangkan pendekatan inovatif, memperluas wawasan perbandingan, dan memperkuat keterlibatan pihak terkait dalam manajemen IT.
| File size | 733.4 KB |
| Pages | 8 |
| Short Link | https://juris.id/p-2mC |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
IAIIIAII Sedangkan algoritme ANN, perlu dilakukan beberapa kali ujicoba untuk mengetahui teknik normalisasi data terbaik yang sesuai dengan algoritme tersebut.Sedangkan algoritme ANN, perlu dilakukan beberapa kali ujicoba untuk mengetahui teknik normalisasi data terbaik yang sesuai dengan algoritme tersebut.
STAIALHIKMAHPARIANGANSTAIALHIKMAHPARIANGAN Penelitian ini menunjukkan bahwa proses partisipatif yang dipimpin komunitas menjadi faktor utama keberhasilan teknologi pendidikan di wilayah 3T, di manaPenelitian ini menunjukkan bahwa proses partisipatif yang dipimpin komunitas menjadi faktor utama keberhasilan teknologi pendidikan di wilayah 3T, di mana
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan public speaking berbahasa Inggris bagi peserta LDK mahasiswa telah berhasil dilaksanakan, mendapat responsKegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan public speaking berbahasa Inggris bagi peserta LDK mahasiswa telah berhasil dilaksanakan, mendapat respons
FTUNCENFTUNCEN Hal ini merupakan peluang bisnis sekaligus tantangan bagi masyarakat dunia usaha, khususnya usaha jasa konstruksi. Pemerintah Kota Mojokerto, dalam halHal ini merupakan peluang bisnis sekaligus tantangan bagi masyarakat dunia usaha, khususnya usaha jasa konstruksi. Pemerintah Kota Mojokerto, dalam hal
PNCPNC Dari ketiga jenis tumpuan yang digunakan dalam penelitian ini, tumpuan sederhana (engsel-rol) menghasilkan defleksi yang lebih besar dibandingkan denganDari ketiga jenis tumpuan yang digunakan dalam penelitian ini, tumpuan sederhana (engsel-rol) menghasilkan defleksi yang lebih besar dibandingkan dengan
PNCPNC Mesin CNC Milling merupakan mesin perkakas yang memiliki populasi besar tetapi efisiensi energi rendah. Industri mesin perkakas mengonsumsi sekitar 10%Mesin CNC Milling merupakan mesin perkakas yang memiliki populasi besar tetapi efisiensi energi rendah. Industri mesin perkakas mengonsumsi sekitar 10%
PNCPNC Penelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi Android EcoAuditX yang mampu menghitung kebutuhan pencahayaan (lumen dan daya lampu LED) dan sistem pengkondisianPenelitian ini berhasil mengembangkan aplikasi Android EcoAuditX yang mampu menghitung kebutuhan pencahayaan (lumen dan daya lampu LED) dan sistem pengkondisian
FTUNCENFTUNCEN 138. Total biaya pekerja pada pekerjaan batu bata menggunakan work study method yaitu sebesar Rp. 6. 488.408 dan AHSP 2021 Rp. 7. 358.312 dengan selisih138. Total biaya pekerja pada pekerjaan batu bata menggunakan work study method yaitu sebesar Rp. 6. 488.408 dan AHSP 2021 Rp. 7. 358.312 dengan selisih
Useful /
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Laporan pengabdian masyarakat ini disusun untuk mendeskripsikan kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Perawatan Cedera di SMAN Khusus Keberbakatan OlahragaLaporan pengabdian masyarakat ini disusun untuk mendeskripsikan kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Perawatan Cedera di SMAN Khusus Keberbakatan Olahraga
STIKIMSTIKIM Sebanyak 58 orang ditetapkan menjadi responden dengan teknik purposive samping, antara lain orang yang memanggang sate dengan bahan bakar arang dan berjualanSebanyak 58 orang ditetapkan menjadi responden dengan teknik purposive samping, antara lain orang yang memanggang sate dengan bahan bakar arang dan berjualan
STAITARUNASTAITARUNA Dari hasil perhitungan kuesioner pada variabel X, yaitu metode Ummi di kelas IV MI Muhammadiyah 27 Surabaya pada tahun ajaran 2022/2023 diklasifikasikanDari hasil perhitungan kuesioner pada variabel X, yaitu metode Ummi di kelas IV MI Muhammadiyah 27 Surabaya pada tahun ajaran 2022/2023 diklasifikasikan
BUDDHI DHARMABUDDHI DHARMA Salah satu aspek penting dalam manajemen pelanggan adalah kemampuan perusahaan dalam mempertahankan pelanggannya. Upaya mempertahankan pelanggan menjadiSalah satu aspek penting dalam manajemen pelanggan adalah kemampuan perusahaan dalam mempertahankan pelanggannya. Upaya mempertahankan pelanggan menjadi