STAITARUNASTAITARUNA

International Journal of Islamic Thought and HumanitiesInternational Journal of Islamic Thought and Humanities

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui inklusi keuangan sosial berbasis digital dan kerja sama di Baitul Maal Wat Tamwil (studi multisitus BMT UGT Nusantara Pasuruan dan BMT NU Ngasem Bojonegoro). Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan sumber data dengan wawancara mendalam, observasi, internet, serta media sosial kedua BMT. Temuan menunjukkan implementasi digital dilakukan melalui media sosial, promosi, serta pengajuan dan pertanggungjawaban manajemen keuangan sosial. Program kerja sama juga diimplementasikan untuk mencapai inklusi keuangan sosial melalui kerja sama antar-BMT, dengan institusi luar BMT, serta organisasi lokal. Hasilnya, inklusi keuangan sosial berbasis digital dan kerja sama mampu meningkatkan daya saing BMT.

Implementasi sistem digital dan kolaborasi dalam manajemen dana sosial merupakan kunci peningkatan daya saing BMT.Digitalisasi melalui media sosial, aplikasi mobile, dan sistem keuangan terintegrasi mempercepat proses penghimpunan, distribusi, dan manajemen dana sosial.Kerja sama antar sektor BMT, institusi eksternal, serta komunitas lokal memperluas jangkauan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap layanan keuangan sosial.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak implementasi teknologi kecerdasan buatan dalam meningkatkan efisiensi distribusi dana sosial BMT secara personal dan otomatis. Studi komparatif tentang adopsi digitalisasi pada BMT di wilayah pedesaan versus perkotaan dapat mengidentifikasi faktor penentu keberhasilan inklusi keuangan sosial berbasis teknologi. Analisis mendalam tentang model kemitraan strategis antara BMT dengan startup fintech lokal untuk mengembangkan produk keuangan sosial inovatif juga perlu dilakukan. Penelitian ini sebaiknya mengukur tingkat adopsi teknologi di kalangan lansia dan masyarakat berpenghasilan rendah sebagai pemanfaat utama layanan. Evaluasi keberlanjutan program pemberdayaan komunitas melalui kolaborasi digital juga mendesak untuk dikembangkan. Studi tentang standar keamanan data transaksi keuangan sosial dalam platform digital BMT menjadi urgent untuk melindungi pengguna. Pengembangan indeks kematangan digital BMT dapat menjadi acuan untuk peningkatan kapasitas institusi secara berkelanjutan.

  1. Pro-poor capital assistance: A strategic analysis of Baitul Maal wat Tamwil microfinance | al-Uqud :... doi.org/10.26740/aluqud.v6n1.p1-13Pro poor capital assistance A strategic analysis of Baitul Maal wat Tamwil microfinance al Uqud doi 10 26740 aluqud v6n1 p1 13
  2. PENINGKATAN PENERIMAAN ZIS MELALUI PLATFORM DIGITAL SEBAGAI PENDUKUNG UPAYA PEMULIHAN EKONOMI UMAT DI... doi.org/10.24239/BLC.V16I1.777PENINGKATAN PENERIMAAN ZIS MELALUI PLATFORM DIGITAL SEBAGAI PENDUKUNG UPAYA PEMULIHAN EKONOMI UMAT DI doi 10 24239 BLC V16I1 777
  1. #metode kualitatif deskriptif#metode kualitatif deskriptif
  2. #inklusi keuangan sosial#inklusi keuangan sosial
Read online
File size776.37 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-2ms
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test