UMKUNINGANUMKUNINGAN
HERBAPHARMA : Journal of Herb FarmacologicalHERBAPHARMA : Journal of Herb FarmacologicalUbi jalar ungu (Ipomea batatas Linn.) memiliki aktivitas antioksidan, kandungan senyawa kimia yang terkandung dalam ubi jalar ungu yang berfungsi sebagai antioksidan adalah senyawa antosianin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol ubi jalar ungu dapat diformulasikan sebagai sediaan sabun mandi padat dan pada konsentrasi berapa ekstrak etanol ubi jalar ungu dapat diformulasikan sebagai sabun mandi padat. Ekstrak etanol ubi jalar ungu diperoleh dengan proses maserasi dan dibuat konsentrasi 8%, 9% dan 10%. Sediaan sabun mandi padat kemudian dievaluasi meliputi organoleptis, uji pH, uji kadar air dan uji tinggi dan stabilitas busa. Pengujian dilakukan pada hari ke-1, hari ke-7 dan hari ke-14. Hasil uji organoleptik dilihat dari bentuk, warna dan bau, warna dan bau selama proses penyimpanan hampir semua mengalami perubahan. Hasil uji pH sabun dari formula F0, F1, F2 dan F3 tetap stabil pada pH 10. Hasil uji kadar air semua formula tidak memenuhi SNI. Hasil tinggi dan stabilitas busa sudah memenuhi syarat SNI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol ubi jalar ungu dapat diformulasikan menjadi sediaan sabun mandi padat dengan konsentrasi ekstrak etanol ubi jalar ungu 10% yaitu F3, yang memenuhi syarat evaluasi uji pH dan uji tinggi dan stabilitas busa, tetapi belum memenuhi syarat uji kadar air.
Sediaan sabun mandi padat dari ekstrak etanol ubi jalar ungu dapat diformulasikan sebagai sediaan sabun mandi padat dengan konsentrasi 10%.Formulasi tersebut telah memenuhi syarat uji sifat fisik sabun mandi padat berdasarkan uji pH dan uji tinggi serta stabilitas busa.Namun, uji kadar air pada semua formula belum memenuhi standar nasional Indonesia.
Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang modifikasi proses pengeringan dalam formulasi sabun mandi padat untuk menurunkan kadar air sehingga memenuhi standar SNI, mengingat dalam penelitian ini semua formula gagal memenuhi syarat kadar air karena suhu oven yang tidak stabil. Kedua, perlu dikaji lebih lanjut efektivitas antosianin dari ekstrak ubi jalar ungu dalam sabun terhadap aktivitas antioksidan selama masa simpan, terutama karena aroma dan warna mengalami perubahan signifikan seiring waktu, yang dapat mengindikasikan penurunan kualitas senyawa aktif. Ketiga, diperlukan studi evaluasi stabilitas mikrobiologis sabun mandi padat berbahan ekstrak etanol ubi jalar ungu untuk mengetahui kemampuannya dalam menghambat pertumbuhan mikroba, mengingat potensinya sebagai antioksidan alami yang dapat mendukung fungsi sabun sebagai pembersih sekaligus pelindung kulit.
| File size | 423.03 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN 30%) memiliki sifat organoleptik terbaik dengan skor 6,20 dan kandungan gizi yang signifikan, termasuk energi 414 kkal, protein 14,31g, lemak 9,16g, dan30%) memiliki sifat organoleptik terbaik dengan skor 6,20 dan kandungan gizi yang signifikan, termasuk energi 414 kkal, protein 14,31g, lemak 9,16g, dan
UMSIDAUMSIDA Uji organoleptik dilaksanakan menggunakan metode hedonik pada atribut penampakan, rasa, aroma, dan tekstur dengan melibatkan 50 panelis tidak terlatih.Uji organoleptik dilaksanakan menggunakan metode hedonik pada atribut penampakan, rasa, aroma, dan tekstur dengan melibatkan 50 panelis tidak terlatih.
UWMYUWMY Metode pengumpulan data menggunakan observasi mengenai uji organoleptik. Instrumen penelitian berupa kuisioner, skala penilaian untuk uji pembeda denganMetode pengumpulan data menggunakan observasi mengenai uji organoleptik. Instrumen penelitian berupa kuisioner, skala penilaian untuk uji pembeda dengan
YAYASANASSYIFAYAYASANASSYIFA Uji Wilcoxon memperlihatkan perbedaan signifikan pada atribut rasa (p = 0,038), sedangkan warna, aroma, dan tekstur tidak berbeda signifikan (p > 0,05).Uji Wilcoxon memperlihatkan perbedaan signifikan pada atribut rasa (p = 0,038), sedangkan warna, aroma, dan tekstur tidak berbeda signifikan (p > 0,05).
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Hasil menunjukkan kadar air tempe umumnya meningkat seiring waktu fermentasi memanjang dan konsentrasi ragi meningkat. Kadar protein tertinggi dicapaiHasil menunjukkan kadar air tempe umumnya meningkat seiring waktu fermentasi memanjang dan konsentrasi ragi meningkat. Kadar protein tertinggi dicapai
SERAMBI MEKKAHSERAMBI MEKKAH Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik pada komposisi substitusi tepung terigu dengan tepung biji kluwih sebesar 80%: 20% (T2) dengan nilaiHasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik pada komposisi substitusi tepung terigu dengan tepung biji kluwih sebesar 80%: 20% (T2) dengan nilai
STPSAHIDSURAKARTASTPSAHIDSURAKARTA Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan sari buah stroberi terhadap penampilan, tekstur, aroma, warna, dan rasa sebagai penggantiPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan sari buah stroberi terhadap penampilan, tekstur, aroma, warna, dan rasa sebagai pengganti
UPERTISUPERTIS Hasil uji organoleptik menunjukkan perlakuan P3 (65% tepung terigu, 12% tepung labu kuning, 23% tepung wijen) memiliki atribut warna dan tekstur palingHasil uji organoleptik menunjukkan perlakuan P3 (65% tepung terigu, 12% tepung labu kuning, 23% tepung wijen) memiliki atribut warna dan tekstur paling
Useful /
UWMYUWMY Dibandingkan dengan mayonnaise konvensional dan komersial, formula IPK 4% unggul dalam aspek gizi, visual, dan fisik, sehingga layak dikembangkan sebagaiDibandingkan dengan mayonnaise konvensional dan komersial, formula IPK 4% unggul dalam aspek gizi, visual, dan fisik, sehingga layak dikembangkan sebagai
UWMYUWMY jam) dan kadar air (17,68%). Sedangkan, karakteristik kimia edible film yang terbaik sesuai standar SNI tahun 1995 yaitu pada konsentrasi gliserol 8% (15,77).jam) dan kadar air (17,68%). Sedangkan, karakteristik kimia edible film yang terbaik sesuai standar SNI tahun 1995 yaitu pada konsentrasi gliserol 8% (15,77).
UWMYUWMY Terdapat 4 perlakuan dalam penelitian ini yaitu J0 (0 gr J), J1 (0,25 gr J), J2 (0,50 gr J), dan J3 (0,75 gr J). Perlakuan yang dibuat dilakukan beberapaTerdapat 4 perlakuan dalam penelitian ini yaitu J0 (0 gr J), J1 (0,25 gr J), J2 (0,50 gr J), dan J3 (0,75 gr J). Perlakuan yang dibuat dilakukan beberapa
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar nitrogen dan kalium dalam pupuk organik cair dari campuran air kelapa tua dan air cucian beras. Kadar nitrogenPenelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar nitrogen dan kalium dalam pupuk organik cair dari campuran air kelapa tua dan air cucian beras. Kadar nitrogen