SUMSELPROVSUMSELPROV
Publikasi Penelitian Terapan dan KebijakanPublikasi Penelitian Terapan dan KebijakanPemasakan pempek lenjer dilakukan dengan cara perebusan, yang bertujuan agar tepung tapioka (pati) mengalami proses gelatinisasi, sehingga granula pati mengembang dan protein terdenaturasi. Lama dan tingginya suhu pada proses perebusan pempek harus dikendalikan karena mempengaruhi nilai gizi pempek. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengaruh formula dan suhu pada titik pusat terhadap . Perlakuan dengan empat taraf formula adonan dan lima taraf perlakuan suhu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi penambahan tepung tapioka, maka kadar air, kadar protein, kadar lemak dan kadar abu semakin turun, tetapi kadar karbohidrat dan kadar serat semakin tinggi. Kadar air tertinggi pada suhu di titik pusat pempek 950C, kadar protein, kadar lemak, kadar karbohidrat, kadar abu, dan kadar serat tertinggi pada suhu di titik pusat pempek 750C.
Kesimpulannya, semakin tinggi suhu perebusan pada semua formula, maka kadar gizi pempek semakin turun.Pengaruh perebusan pada formula yang berbeda menyebabkan perubahan yang signifikan pada kadar air, protein, lemak, karbohidrat, abu, dan serat pempek.Penelitian ini memberikan pemahaman tentang bagaimana formula dan suhu perebusan mempengaruhi kualitas gizi pempek lenjer.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian mengenai pengaruh penggunaan jenis tepung tapioka yang berbeda terhadap nilai gizi dan tekstur pempek lenjer, mengingat variasi kualitas tepung dapat memengaruhi hasil akhir produk. Kedua, studi lebih lanjut dapat difokuskan pada optimasi waktu dan suhu perebusan dengan mempertimbangkan penggunaan teknologi pengolahan modern seperti perebusan vakum atau penggunaan gelombang mikro untuk meminimalkan kehilangan nutrisi. Ketiga, penelitian mengenai pengembangan formulasi pempek lenjer dengan penambahan bahan-bahan fortifikasi seperti protein nabati atau serat pangan dapat dilakukan untuk meningkatkan nilai gizi produk dan memenuhi kebutuhan konsumen akan makanan yang lebih sehat. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas dan nilai tambah pempek lenjer sebagai makanan tradisional yang bergizi dan disukai masyarakat.
| File size | 91.21 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL Remaja di Indonesia semakin hidup dalam lingkungan digital di mana risiko daring dan luring terhadap kesehatan seksual dan reproduksi saling terkait. KotaRemaja di Indonesia semakin hidup dalam lingkungan digital di mana risiko daring dan luring terhadap kesehatan seksual dan reproduksi saling terkait. Kota
AKBIDHIPEKALONGANAKBIDHIPEKALONGAN Upaya pencegahan perlu dilakukan sejak sebelum kehamilan, termasuk pada calon pengantin (catin). Dosen kebidanan memiliki peran strategis dalam edukasiUpaya pencegahan perlu dilakukan sejak sebelum kehamilan, termasuk pada calon pengantin (catin). Dosen kebidanan memiliki peran strategis dalam edukasi
LLDIKTI10LLDIKTI10 Penelitian ini berfokus pada pengalaman siswa putri SMP Kabupaten Kepulauan Meranti ketika mereka terlibat dalam proses memperoleh pengetahuan yang berhubunganPenelitian ini berfokus pada pengalaman siswa putri SMP Kabupaten Kepulauan Meranti ketika mereka terlibat dalam proses memperoleh pengetahuan yang berhubungan
UIGMUIGM Salah satunya adalah asam urat atau gout. Gout merupakan kondisi yang memengaruhi bagian sendi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah. PengobatanSalah satunya adalah asam urat atau gout. Gout merupakan kondisi yang memengaruhi bagian sendi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah. Pengobatan
EUREKAEUREKA Tantangan ini memengaruhi efektivitas penyampaian pendidikan seks di keluarga, yang pada akhirnya dapat berdampak pada pemahaman anak tentang isu kesehatanTantangan ini memengaruhi efektivitas penyampaian pendidikan seks di keluarga, yang pada akhirnya dapat berdampak pada pemahaman anak tentang isu kesehatan
GOMITGOMIT Hipertensi menjadi berbahaya karena jarang menimbulkan gejala, sehingga sebagian besar penderita tidak menyadari adanya hipertensi bila tekanan darahnyaHipertensi menjadi berbahaya karena jarang menimbulkan gejala, sehingga sebagian besar penderita tidak menyadari adanya hipertensi bila tekanan darahnya
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor MDDW WUS tertinggi berada pada skor 6 dengan persentase 31,4%. Keseluruhan responden (100%) mengonsumsi kelompokHasil penelitian menunjukkan bahwa skor MDDW WUS tertinggi berada pada skor 6 dengan persentase 31,4%. Keseluruhan responden (100%) mengonsumsi kelompok
ITEKES BALIITEKES BALI Masa remaja yang merupakan masa peralihan ke masa pendewasaan diri sering terjadi proses krisis identitas atau pencarian jati diri. Selama proses tersebutMasa remaja yang merupakan masa peralihan ke masa pendewasaan diri sering terjadi proses krisis identitas atau pencarian jati diri. Selama proses tersebut
Useful /
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL Pedagogis, artikel ini ditujukan untuk mendukung pengembangan kurikulum di pendidikan tinggi Indonesia, khususnya dalam program yang bertujuan untuk menggabungkanPedagogis, artikel ini ditujukan untuk mendukung pengembangan kurikulum di pendidikan tinggi Indonesia, khususnya dalam program yang bertujuan untuk menggabungkan
IPINTERNASIONALIPINTERNASIONAL The average understanding level reached 85%, categorized as “Highly Understand for Brand Identity, Innovative Products, and Packaging (86%), and “UnderstandThe average understanding level reached 85%, categorized as “Highly Understand for Brand Identity, Innovative Products, and Packaging (86%), and “Understand
GOMITGOMIT Metode yang digunakan meliputi konseling serta tanya‑jawab untuk mengukur pengetahuan remaja tentang anemia. Setelah pelaksanaan kegiatan, dapat disimpulkanMetode yang digunakan meliputi konseling serta tanya‑jawab untuk mengukur pengetahuan remaja tentang anemia. Setelah pelaksanaan kegiatan, dapat disimpulkan
GOMITGOMIT 2% menjadi 56. 4%, kemungkinan karena tantangan implementasi di lapangan. Temuan ini menyoroti bahwa meskipun pelatihan secara efektif meningkatkan pengetahuan2% menjadi 56. 4%, kemungkinan karena tantangan implementasi di lapangan. Temuan ini menyoroti bahwa meskipun pelatihan secara efektif meningkatkan pengetahuan