STISIPOLP12STISIPOLP12

Studia Komunika: Jurnal Ilmu KomunikasiStudia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Bellybell Sweets & Coffee dalam membangun citra merek (brand image) dan mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam penerapannya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bellybell Sweets & Coffee berhasil membentuk citra merek yang diinginkan melalui bauran komunikasi pemasaran yang mencakup periklanan (advertising) melalui media sosial dan cetak, promosi penjualan (sales Promotion), pemasaran langsung (direct sales), penjualan pribadi (personal sales) , dan hubungan masyarakat (humas). Strategi Word of Mouth (WOM) dari pelanggan awal dan influencer juga meningkatkan kesadaran merek. Faktor pendukung lain seperti harga produk yang terjangkau, ketersediaan di platform marketplace, dan layanan ramah dari karyawan juga memperkuat citra positif. dengan strategi komunikasi pemasaran yang efektif. Bellybell Sweets & Coffee berhasil membangun citra sebagai kedai kopi yang modern, ramah, dan nyaman bagi semua kalangan.

Bellybell Sweets & Coffee berhasil membangun citra merek sejak awal pembukaannya melalui penerapan strategi komunikasi pemasaran yang efektif.Strategi komunikasi dari mulut ke mulut (Word of Mouth) menjadi dasar utama dalam membentuk citra positif, di mana testimoni dari kerabat dan pelanggan setia secara signifikan memperluas pengenalan merek.Faktor pendukung seperti harga menu yang terjangkau, ketersediaan di berbagai marketplace, serta pelayanan yang ramah dan cepat dari karyawan turut memperkuat brand image yang telah terbentuk.

Penelitian selanjutnya dapat dikembangkan dengan mengeksplorasi beberapa arah baru yang lebih mendalam untuk melengkapi temuan yang ada. Pertama, sebuah studi bisa menyelidiki bagaimana persepsi konsumen sesungguhnya terhadap citra merek Bellybell. Penelitian ini akan fokus pada apakah citra modern, ramah, dan nyaman yang ingin dibangun perusahaan benar-benar dirasakan dan dipahami oleh pelanggan setia maupun pelanggan baru, sehingga ada kesesuaian antara strategi dan penerimaan di pasar. Kedua, akan sangat menarik untuk melakukan penelitian komparatif yang membandingkan strategi serupa apabila diterapkan pada lokasi dengan karakteristik berbeda, misalnya di sebuah kampus yang didominasi mahasiswa atau di kompleks perumahan. Tujuannya adalah untuk melihat apakah faktor lokasi dan demografi audience secara signifikan mengubah efektivitas bauran komunikasi pemasaran dalam membangun citra merek. Ketiga, penelitian berjangka panjang atau longitudinal sangat penting untuk dilakukan guna mengukur dampak strategi Word of Mouth dan keterlibatan influencer terhadap loyalitas pelanggan dari waktu ke waktu, bukan hanya saat masa pembukaan. Dengan pendekatan ini, kita dapat memahami apakah citra positif yang berhasil dibangun bisa bertahan secara konsisten dan bagaimana strategi perlu disesuaikan untuk menjaga relevansi merek di tengah persaingan yang semakin ketat dan dinamis.

  1. #strategi pemasaran#strategi pemasaran
  2. #strategi komunikasi#strategi komunikasi
Read online
File size404.02 KB
Pages12
Short Linkhttps://juris.id/p-2az
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test