STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN
JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI)JURNAL KEPERAWATAN SUAKA INSAN (JKSI)Salah satu kewajiban mahasiswa/i tingkat akhir dari program pendidikan sarjana adalah menulis karya ilmiah dalam bentuk skripsi, dimana akan dimulai dengan menulis sebuah proposal penelitian.. Proposal penelitian merupakan sebuah langkah awal dari tahapan panjang penelitian yang akan dilakukan oleh mahasiswa dalam melakukan penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesulitan mahasiswa menulis proposal penelitian pada Program Studi Sarjana Keperawatan di STIKES Suaka Insan Banjarmasin.Data yang akan digunakan terdiri dari data primer yang diperoleh dari hasil kuisioner, wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan dan pembahasan, bahwa kesulitan menulis proposal mahasiswa semester VII pada Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Suaka Insan Banjarmasin sesuai indicator pada Bab I (Pendahuluan) sebesar 62.1%, Bab II (Tinjauan Pustaka) sebesar 57,5% dan Bab III (Metodologi) adalah sebesar 60,4%. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar mahasiswa masih mengalami kesulitan yang cukup signifikan dalam menulis proposal. Kepada dosen yang mengasuh mata kuliah metodologi penelitian agar lebih banyak memberikan arahan dan bimbingan yang lebih optimal sehingga mahasiswa memahami bagaimana menulis sebuah proposal yang baik dan benar.
Studi ini mengungkapkan bahwa mahasiswa semester VII di STIKES Suaka Insan Banjarmasin mengalami kesulitan signifikan dalam menyusun proposal penelitian, dengan tingkat kesulitan pada Bab I (Pendahuluan) sebesar 62.1%, Bab II (Tinjauan Pustaka) 57,5%, dan Bab III (Metodologi) 60,4%.Kesimpulan utama menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa masih menghadapi tantangan besar dalam proses penulisan proposal.Oleh karena itu, sangat penting bagi dosen pengampu mata kuliah metodologi penelitian untuk memberikan arahan dan bimbingan yang lebih optimal, serta penjelasan mendalam mengenai perumusan masalah dan metode penelitian guna meningkatkan pemahaman dan kompetensi mahasiswa.
Studi ini telah berhasil mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi mahasiswa keperawatan dalam menyusun proposal penelitian. Untuk memperkaya pemahaman dan menemukan solusi yang lebih komprehensif, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang bisa dipertimbangkan. Pertama, mengingat sifat penelitian ini yang deskriptif kuantitatif pada satu institusi, akan sangat bermanfaat untuk melakukan studi kualitatif mendalam yang mengeksplorasi akar penyebab kesulitan tersebut dari perspektif mahasiswa dan dosen secara lebih personal, mengungkap faktor-faktor psikologis, dukungan institusional, atau pengalaman belajar yang memengaruhi proses penulisan proposal, seperti bagaimana motivasi internal atau efektivitas metode pengajaran spesifik memengaruhi pemahaman mahasiswa dalam merumuskan masalah atau memilih metodologi. Kedua, setelah hambatan teridentifikasi, langkah berikutnya adalah merancang dan mengevaluasi intervensi. Penelitian dapat menguji efektivitas program bimbingan terstruktur atau lokakarya intensif yang dirancang khusus untuk mengatasi kesulitan di Bab I, II, dan III proposal, mencakup modul tentang pencarian literatur yang efektif, pengembangan kerangka teori, hingga praktik penggunaan perangkat lunak statistik dasar, untuk melihat dampak langsung pada kualitas proposal yang dihasilkan. Ketiga, untuk mendapatkan gambaran yang lebih luas, penelitian komparatif antar beberapa institusi pendidikan keperawatan di Indonesia dapat dilakukan. Studi ini bisa membandingkan kurikulum metodologi penelitian, sistem pembimbingan, dan fasilitas pendukung yang ada, guna mengidentifikasi praktik terbaik atau faktor-faktor pendorong keberhasilan di institusi yang mahasiswanya relatif tidak mengalami hambatan berarti. Dengan demikian, temuan ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang lebih efektif secara nasional.
| File size | 143.69 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
IKIPWIDYADARMASURABAYAIKIPWIDYADARMASURABAYA 211 menunjukkan bahwa kedua variabel ini hanya mampu menjelaskan 21. 1% variasi perilaku konsumtif, sedangkan 78. 9% sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor211 menunjukkan bahwa kedua variabel ini hanya mampu menjelaskan 21. 1% variasi perilaku konsumtif, sedangkan 78. 9% sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor
JOURNALSJOURNALS Studi ini menawarkan rekomendasi praktis untuk pembentukan kelompok minat serupa. Kepemimpinan visioner dan inklusif Reksotriono serta partisipasi aktifStudi ini menawarkan rekomendasi praktis untuk pembentukan kelompok minat serupa. Kepemimpinan visioner dan inklusif Reksotriono serta partisipasi aktif
OJSOJS Integrasi kedua pendekatan ini memungkinkan konselor memberikan layanan bimbingan karir yang lebih personal, kontekstual, dan realistis, sehingga mahasiswaIntegrasi kedua pendekatan ini memungkinkan konselor memberikan layanan bimbingan karir yang lebih personal, kontekstual, dan realistis, sehingga mahasiswa
STKIP PESSELSTKIP PESSEL mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman kalimat Bahasa Inggris. Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIEmengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman kalimat Bahasa Inggris. Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE
UNINDRAUNINDRA Penyebab utama kesalahan meliputi kurangnya pemahaman konsep dasar integral tentu, lemahnya keterampilan aljabar, ketidaktepatan prosedural, serta faktorPenyebab utama kesalahan meliputi kurangnya pemahaman konsep dasar integral tentu, lemahnya keterampilan aljabar, ketidaktepatan prosedural, serta faktor
SASTRA UNESSASTRA UNES Kajian ini menemukan adanya kontinuitas prinsip dasar pendidikan Islam, serta transformasi yang terjadi karena tantangan sosial, politik, dan global. ArtikelKajian ini menemukan adanya kontinuitas prinsip dasar pendidikan Islam, serta transformasi yang terjadi karena tantangan sosial, politik, dan global. Artikel
UACUAC Pendekatan ini mendorong interaksi, kolaborasi, dan kreativitas mahasiswa, yang pada akhirnya berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentangPendekatan ini mendorong interaksi, kolaborasi, dan kreativitas mahasiswa, yang pada akhirnya berkontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang
UNDIKMAUNDIKMA Instrumen dalam penelitian ini menggunakan Lembar Penilaian Kinerja Proses (LPKP) yang beracuan pada LKM untuk memperoleh data keterampilan proses sainsInstrumen dalam penelitian ini menggunakan Lembar Penilaian Kinerja Proses (LPKP) yang beracuan pada LKM untuk memperoleh data keterampilan proses sains
Useful /
UACUAC Penelitian juga bertujuan menilai persepsi muallim tentang pentingnya prinsip-prinsip pengasuhan agama anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melaluiPenelitian juga bertujuan menilai persepsi muallim tentang pentingnya prinsip-prinsip pengasuhan agama anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Penelitian ini menyatakan bahwa kondisi mental lansia cukup terpengaruh selama pandemi Covid-19. Hal ini disebabkan oleh pembatasan aktivitas sosial yangPenelitian ini menyatakan bahwa kondisi mental lansia cukup terpengaruh selama pandemi Covid-19. Hal ini disebabkan oleh pembatasan aktivitas sosial yang
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Kriteria inklusi adalah mahasiswa keperawatan yang mengikuti praktik keperawatan selama masa pandemi dan memiliki nilai DASS diatas rata-rata, dan mahasiwaKriteria inklusi adalah mahasiswa keperawatan yang mengikuti praktik keperawatan selama masa pandemi dan memiliki nilai DASS diatas rata-rata, dan mahasiwa
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Kesimpulan deskriptif tersebut ditunjukkan dengan besaran persentase yaitu 72% mahasiswa memiliki skor tingkat kepuasan tergolong kategori tinggi, 10%Kesimpulan deskriptif tersebut ditunjukkan dengan besaran persentase yaitu 72% mahasiswa memiliki skor tingkat kepuasan tergolong kategori tinggi, 10%