SAMUDRAJURNALSAMUDRAJURNAL
Jurnal Pengabdian PenMaRimJurnal Pengabdian PenMaRimTingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia, khususnya di Kabupaten Batubara, masih tergolong rendah. Hal ini berdampak pada pengelolaan keuangan pribadi yang kurang efektif dan risiko tingginya masalah keuangan rumah tangga. Seiring perkembangan teknologi digital, berbagai aplikasi keuangan seperti Money Manager hadir sebagai alat bantu yang dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam mengelola keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses sosialisasi penggunaan aplikasi Money Manager serta menilai dampaknya terhadap peningkatan literasi keuangan masyarakat Batubara. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui kegiatan sosialisasi langsung, observasi, dan wawancara dengan peserta. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai pencatatan keuangan, pengelompokan pengeluaran, serta perencanaan anggaran bulanan setelah mengikuti kegiatan sosialisasi. Aplikasi Money Manager dinilai mudah diakses dan digunakan, terutama oleh generasi muda. Oleh karena itu, penggunaan aplikasi keuangan digital dapat menjadi strategi edukatif yang efektif dalam mendorong peningkatan literasi keuangan masyarakat secara berkelanjutan.
Sosialisasi Money Manager berhasil meningkatkan literasi keuangan masyarakat Batubara dengan pemahaman lebih baik tentang pencatatan, anggaran, dan perencanaan keuangan.Aplikasi ini dinilai ramah pengguna dan efektif sebagai media edukasi, terutama untuk generasi muda dan pelaku UMKM.Agar manfaat berkelanjutan, diperlukan program sosialisasi berkelanjutan, pendampingan rutin, serta peningkatan akses internet dan literasi digital di wilayah tersebut.
Untuk memastikan keberlanjutan dampak positif program ini, penelitian berikutnya bisa mengeksplorasi bagaimana membangun komunitas pendamping lokal yang terdiri dari relawan muda untuk mendampingi warga secara berkala, meneliti desain modul gamifikasi dalam aplikasi agar pengguna tetap termotivasi mencatat keuangan, serta menguji model kemitraan desa-kampus yang melibatkan mahasiswa ekonomi sebagai mentor literasi keuangan digital. Studi lanjutan juga bisa menilai efektivitas pendekatan peer-to-peer dalam membentuk kebiasaan mencatat keuangan, mengukur perubahan perilaku pengeluaran jangka panjang setelah 6-12 bulan intervensi, serta mengembangkan versi aplikasi yang lebih ringan untuk ponsel fitur agar menjangkau warga dengan ekonomi terbatas. Dengan demikian, literasi keuangan bukan hanya meningkat selama sosialisasi, tetapi bertahan menjadi budaya masyarakat Batubara.
| File size | 203.78 KB |
| Pages | 6 |
| Short Link | https://juris.id/p-24l |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT These insights provide a policy framework for schools and policymakers in developing contexts to implement paperless education effectively and inclusively.These insights provide a policy framework for schools and policymakers in developing contexts to implement paperless education effectively and inclusively.
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Namun, banyak siswa belum sepenuhnya menyadari potensi diri mereka dan kesulitan merumuskan minat secara spesifik. Kegiatan ini juga mengungkap peran kuatNamun, banyak siswa belum sepenuhnya menyadari potensi diri mereka dan kesulitan merumuskan minat secara spesifik. Kegiatan ini juga mengungkap peran kuat
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Implikasi mencakup penguatan praktik kader, kebijakan berbasis komunitas, serta peluang penelitian lanjutan terkait efektivitas edukasi interaktif dalamImplikasi mencakup penguatan praktik kader, kebijakan berbasis komunitas, serta peluang penelitian lanjutan terkait efektivitas edukasi interaktif dalam
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani sayur di Desa Janti, Kabupaten Kediri, melalui workshop pembuatanKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani sayur di Desa Janti, Kabupaten Kediri, melalui workshop pembuatan
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Metode yang digunakan adalah sosialisasi melalui ceramah dan diskusi yang menekankan tahapan produksi, peluang diversifikasi, serta tantangan dalam usaha.Metode yang digunakan adalah sosialisasi melalui ceramah dan diskusi yang menekankan tahapan produksi, peluang diversifikasi, serta tantangan dalam usaha.
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Evaluasi pengetahuan dilakukan dengan desain pra‑test dan pasca‑test menggunakan 15 pertanyaan terstruktur. Hasil menunjukkan peningkatan signifikanEvaluasi pengetahuan dilakukan dengan desain pra‑test dan pasca‑test menggunakan 15 pertanyaan terstruktur. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Implementasi program dilakukan melalui kegiatan live-in selama 20 hari dan pendampingan selama tiga bulan yang mencakup penyusunan standar operasionalImplementasi program dilakukan melalui kegiatan live-in selama 20 hari dan pendampingan selama tiga bulan yang mencakup penyusunan standar operasional
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Lebih lanjut, inisiatif ini berkontribusi pada pertumbuhan budaya literasi bahasa Inggris di sekolah, memperkuat kemitraan antara Program Studi PendidikanLebih lanjut, inisiatif ini berkontribusi pada pertumbuhan budaya literasi bahasa Inggris di sekolah, memperkuat kemitraan antara Program Studi Pendidikan
Useful /
SAMUDRAJURNALSAMUDRAJURNAL Selain itu, kegiatan ini juga mendorong peningkatan motivasi dan inovasi para guru dalam mendesain media pembelajaran yang lebih menyenangkan dan efektif.Selain itu, kegiatan ini juga mendorong peningkatan motivasi dan inovasi para guru dalam mendesain media pembelajaran yang lebih menyenangkan dan efektif.
OJSOJS Pendidik harus menggunakan berbagai metodologi pengajaran dan pengembangan Ilmu Tauhid/Kalam, yaitu teologis, filosofis, teoritis, dan kontekstual-aplikatif.Pendidik harus menggunakan berbagai metodologi pengajaran dan pengembangan Ilmu Tauhid/Kalam, yaitu teologis, filosofis, teoritis, dan kontekstual-aplikatif.
OJSOJS Penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif, oleh karena metode penelitian yang digunakan metode penelitian kualitatif, maka data yang diperlukanPenelitian ini adalah penelitian yuridis normatif, oleh karena metode penelitian yang digunakan metode penelitian kualitatif, maka data yang diperlukan
UMPPUMPP Namun, sampai saat ini sistem informasi lowongan pekerjaan pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan belum ada yang dikembangkan secara khusus berbasisNamun, sampai saat ini sistem informasi lowongan pekerjaan pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan belum ada yang dikembangkan secara khusus berbasis