TEUNULEHJOURNALTEUNULEHJOURNAL
Jurnal Ilmiah TeunulehJurnal Ilmiah TeunulehPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan program daring dan pembelajaran berbasis rumah (BDR) untuk pendidikan anak usia dini. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, temuan penelitian mengungkapkan bahwa baik guru maupun orang tua menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan perkembangan anak. Banyak aspek perkembangan membutuhkan praktik yang konsisten dan lingkungan yang mendukung, yang tidak dapat dicapai hanya melalui tugas. Orang tua melaporkan kesulitan mengelola pembelajaran daring karena berbagai faktor, termasuk pemahaman yang terbatas tentang pendidikan anak usia dini, mengelola beberapa kelas daring secara bersamaan, dan menyeimbangkan tanggung jawab pekerjaan, terutama bagi mereka yang bekerja di luar rumah. Tiga dari enam orang tua menyatakan tantangan dalam memenuhi tuntutan kurikulum sekolah, menyebutkan perbedaan latar belakang pendidikan dibandingkan dengan guru, yang terlatih secara profesional dalam pendidikan anak usia dini. Akibatnya, orang tua sering sepenuhnya bergantung pada instruksi guru, dengan keterlibatan anak yang minimal. Orang tua, yang kewalahan dengan jadwal mereka, memprioritaskan penyelesaian dan pengiriman tugas tepat waktu, sering kali mengabaikan partisipasi aktif anak. Guru juga melaporkan kesulitan dalam mengimplementasikan sistem BDR secara efektif. Mereka mengamati bahwa orang tua kesulitan memfasilitasi kegiatan yang mendorong perkembangan anak secara holistik, tugas yang biasanya ditangani oleh guru di lingkungan sekolah. Pemahaman yang terbatas tentang perkembangan anak di kalangan orang tua semakin menghambat kemampuan mereka untuk memberikan stimulasi di semua domain perkembangan. Temuan ini menyoroti tantangan signifikan yang dihadapi oleh guru dan orang tua dalam beradaptasi dengan pembelajaran berbasis rumah selama pandemi COVID-19, khususnya dalam menumbuhkan perkembangan yang menyeluruh bagi peserta didik usia dini.
Berdasarkan hasil penelitian, pembelajaran jarak jauh berbasis daring untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) belum mampu sepenuhnya mengakomodasi kebutuhan dan perkembangan anak, karena banyak aspek memerlukan kebiasaan rutin serta lingkungan yang mendukung, bukan hanya penugasan.Guru dan orang tua sama-sama menghadapi tantangan signifikan, mulai dari kesulitan orang tua dalam memahami pendidikan anak usia dini dan menyeimbangkan tanggung jawab, hingga ketidakselarasan antara harapan kurikulum sekolah dengan implementasi di rumah.Kondisi ini menyebabkan kurangnya keterlibatan aktif anak dalam pembelajaran, orang tua sering mengambil alih tugas, serta kesulitan dalam memberikan stimulasi perkembangan holistik, menunjukkan minimnya kesiapan adaptasi terhadap sistem Pembelajaran Berbasis Rumah (BDR) selama pandemi COVID-19.
Mengingat tantangan signifikan yang dihadapi guru dan orang tua dalam implementasi Pembelajaran Berbasis Rumah (BDR) untuk Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) selama pandemi, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang krusial untuk memastikan kualitas pendidikan anak. Pertama, penting untuk melakukan studi komprehensif yang mengidentifikasi dan mengevaluasi model atau strategi pedagogis BDR yang paling efektif bagi anak usia dini. Penelitian ini bisa menyoroti bagaimana pembelajaran dapat dirancang agar tidak hanya berfokus pada penugasan, melainkan mampu memfasilitasi perkembangan holistik anak—termasuk aspek sosial-emosional, motorik fisik, moral, agama, dan seni—melalui pengalaman konkret dan lingkungan yang mendukung di rumah. Kedua, mengingat peran sentral orang tua dan keterbatasan pemahaman mereka, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan serta pengujian program pemberdayaan orang tua yang terstruktur. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas orang tua dalam memahami tahapan perkembangan anak, menerapkan metode pembelajaran yang sesuai usia, dan memberikan stimulasi yang kaya di berbagai domain perkembangan anak, sehingga mereka dapat menjadi mitra yang lebih efektif bagi guru. Ketiga, perlu adanya eksplorasi mendalam mengenai optimalisasi teknologi dalam BDR untuk PAUD. Studi ini dapat mengkaji bagaimana platform atau aplikasi digital yang interaktif dapat dirancang atau diadaptasi untuk mendukung pembelajaran konkret dan pengalaman bermain yang menyenangkan bagi anak usia dini, serta bagaimana teknologi dapat digunakan untuk meningkatkan komunikasi dan sinkronisasi antara sekolah dan rumah secara lebih efektif, sehingga pembelajaran daring tidak lagi menjadi sekadar alat pengiriman tugas.
| File size | 1001.25 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
STAI MASSTAI MAS Penelitian ini menunjukkan bahwa kelincahan belajar guru memiliki pengaruh positif terhadap kualitas pendidikan di madrasah diniyah. Temuan penelitianPenelitian ini menunjukkan bahwa kelincahan belajar guru memiliki pengaruh positif terhadap kualitas pendidikan di madrasah diniyah. Temuan penelitian
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Namun, dalam tahap perencanaan, guru masih mengalami kendala dalam menganalisis karakteristik siswa dan menyesuaikan pembelajaran dengan gaya belajar yangNamun, dalam tahap perencanaan, guru masih mengalami kendala dalam menganalisis karakteristik siswa dan menyesuaikan pembelajaran dengan gaya belajar yang
NALANDANALANDA Kepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap kinerja guru SMB Chong-De Se-Sumatera UtaraKepemimpinan kepala sekolah dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama terhadap kinerja guru SMB Chong-De Se-Sumatera Utara
LAKASPIALAKASPIA Konteks ayat ini secara khusus berbicara dalam kondisi perang, yaitu perang khandaq, namun makna ayat ini berlaku secara umum. Makna suri teladan dalamKonteks ayat ini secara khusus berbicara dalam kondisi perang, yaitu perang khandaq, namun makna ayat ini berlaku secara umum. Makna suri teladan dalam
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Subjek penelitian terdiri dari 2 orang guru kelas 1 dan kelas 4 di SD N 2 Cempaga. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara dan dokumentasi. AnalisisSubjek penelitian terdiri dari 2 orang guru kelas 1 dan kelas 4 di SD N 2 Cempaga. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara dan dokumentasi. Analisis
MARKANDEYABALIMARKANDEYABALI Siswa terbiasa pasif mendengarkan penjelasan guru, butuh waktu untuk menjadi aktif mencari dan mempelajari materi. Beban belajar siswa bertambah dari 46Siswa terbiasa pasif mendengarkan penjelasan guru, butuh waktu untuk menjadi aktif mencari dan mempelajari materi. Beban belajar siswa bertambah dari 46
ITSCIENCEITSCIENCE Kanker merupakan salah satu penyakit yang banyak menimbulkan kesengsaraan dan kematian pada manusia. Upaya pencegahan kanker antara lain meningkatkan kesadaranKanker merupakan salah satu penyakit yang banyak menimbulkan kesengsaraan dan kematian pada manusia. Upaya pencegahan kanker antara lain meningkatkan kesadaran
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Kendala tersebut dapat diatasi dengan mengembangkan materi pembelajaran sendiri yang sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. Kebijakan Kurikulum MerdekaKendala tersebut dapat diatasi dengan mengembangkan materi pembelajaran sendiri yang sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. Kebijakan Kurikulum Merdeka
Useful /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU Metode yang distorsi terletak pada kontrasepsi suntik (62,4 %). Lingkungan layanan tidak memadai. Indeks lingkungan layanan rencana keluarga di distrikMetode yang distorsi terletak pada kontrasepsi suntik (62,4 %). Lingkungan layanan tidak memadai. Indeks lingkungan layanan rencana keluarga di distrik
NALANDANALANDA Hal ini dapat disimpulkan bahwa (1) terdapat hubungan positif antara iklim organisasi dengan inovasi guru (2) terdapat hubungan positif antara kepuasanHal ini dapat disimpulkan bahwa (1) terdapat hubungan positif antara iklim organisasi dengan inovasi guru (2) terdapat hubungan positif antara kepuasan
ITSCIENCEITSCIENCE Remaja merupakan masa yang paling unik, dimana terajadi perubahan yang sulit di kendalikan, remaja cenederung untuk mulai memahami lingkungan dan keinginanRemaja merupakan masa yang paling unik, dimana terajadi perubahan yang sulit di kendalikan, remaja cenederung untuk mulai memahami lingkungan dan keinginan
ITSCIENCEITSCIENCE Menua atau menjadi tua adalah suatu fase menghilangnya kemampuan jaringan secara perlahan untuk dapat memperbaiki, mengganti, dan atau mempertahankan fungsiMenua atau menjadi tua adalah suatu fase menghilangnya kemampuan jaringan secara perlahan untuk dapat memperbaiki, mengganti, dan atau mempertahankan fungsi