PHPMARCHIVEPHPMARCHIVE

Public Health and Preventive Medicine ArchivePublic Health and Preventive Medicine Archive

Kesalahan pengobatan adalah setiap kejadian yang dapat dicegah yang dapat menyebabkan penggunaan obat yang tidak tepat atau membahayakan pasien. Kesalahan resep, salah satu komponen dari kesalahan pengobatan, di Rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar cukup tinggi. Pemberian resep elektronik telah diuji coba di Ruang Angsoka, Rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar untuk mengurangi kesalahan resep. Namun, evaluasi implementasi tersebut belum pernah dilakukan. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efek pemberian resep elektronik terhadap kesalahan resep di Rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar. Studi evaluasi dilakukan dengan mengadopsi desain kontrol sebelum dan sesudah di Rumah Sakit Umum Sanglah Denpasar. Kesalahan resep di Ruang Angsoka tempat pemberian resep elektronik diimplementasikan, dibandingkan dengan Ruang Kamboja yang menggunakan pemberian resep manual. Heterogenitas pasien di kedua ruang ini sebanding. Sampel resep dipilih menggunakan random sampling sederhana. Sampel resep sebelum implementasi pemberian resep elektronik diambil dari Juni dan Juli 2016, sedangkan sampel setelah implementasi diambil dari Maret dan April 2017. Sampel resep dari kelompok kontrol juga diambil dari periode yang sama. Total 96 resep diambil dari masing-masing kelompok – menghasilkan total 384 sampel resep. Kesalahan resep dievaluasi menggunakan tiga persyaratan yaitu: administratif (9 komponen), farmasi (5 komponen) dan klinis (3 komponen). Studi kami menemukan bahwa terdapat perbedaan signifikan dari kesalahan resep antara sebelum dan sesudah implementasi pemberian resep elektronik di Ruang Angsoka (p<0,05). Implementasi pemberian resep elektronik mengurangi proporsi kesalahan resep sebesar 67,8%. Setelah implementasi pemberian resep elektronik, beberapa kesalahan masih tampak terkait pemberian obat dan duplikasi pesanan.

Implementasi pemberian resep elektronik mengurangi kesalahan resep.Peningkatan pemberian resep elektronik diikuti dengan pelatihan praktik peresepan terstandarisasi sangat diperlukan.Studi ini menunjukkan bahwa penerapan sistem resep elektronik dapat secara signifikan mengurangi kesalahan resep, terutama yang berkaitan dengan aspek administratif.Oleh karena itu, perlu adanya upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas sistem resep elektronik dan memastikan implementasinya secara luas di fasilitas kesehatan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi dan penggunaan sistem resep elektronik oleh dokter, termasuk persepsi manfaat, kemudahan penggunaan, dan dukungan teknis. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari sistem resep elektronik terhadap hasil klinis pasien, seperti penurunan kejadian kesalahan pengobatan dan peningkatan kepuasan pasien. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk memahami pengalaman dan tantangan yang dihadapi oleh petugas farmasi dalam mengelola resep elektronik, serta mengidentifikasi strategi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi proses dispensing obat.

  1. Electronic prescribing reduces prescription errors in Sanglah General Hospital Denpasar | Public Health... phpmarchive.org/index.php/phpma/article/view/73Electronic prescribing reduces prescription errors in Sanglah General Hospital Denpasar Public Health phpmarchive index php phpma article view 73
  1. #penelitian kualitatif#penelitian kualitatif
  2. #keselamatan pasien#keselamatan pasien
Read online
File size605.04 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-1Xl
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test