UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA
Bantara Journal of Animal ScienceBantara Journal of Animal ScienceTelur bebek menjadi salah satu bahan pangan sumber protein yang digemari masyarakat Indonesia, tetapi belum banyak tersedia metode pengawetan untuk mempertahankan mutunya selama penyimpanan. Pengawetan melalui perendaman ekstrak daun mengkudu dapat menjadi alternatif karena mengandung senyawa antimikroba. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh lama perendaman ekstrak daun mengkudu terhadap kualitas bagian dalam telur bebek yang disimpan 15 hari. Menggunakan rancangan acak lengkap, 45% ekstrak daun mengkudu diuji pada perendaman 0, 12, 24, 36 dan 48 jam dengan 3 ulangan, lalu diukur indeks albumen, indeks kuning telur dan nilai Haugh unit. Hasil menunjukkan bahwa perendaman 12-48 jam tidak berpengaruh nyata terhadap ketiga parameter kualitas telur.
Perendaman telur bebek dalam ekstrak daun mengkudu 45% selama 12-48 jam selama penyimpanan 15 hari tidak memengaruhi secara signifikan indeks albumen, indeks kuning telur maupun nilai Haugh unit.
Penelitian berikutnya dapat menelusuri apakah konsentrasi ekstrak daun mengkudu yang lebih tinggi dari 45% atau kombinasi dengan bahan alami lain mampu menurunkan angka mikroba dan memperpanjang umur simpan tanpa menurunkan kualitas sensoris telur bebek. Selain itu, perlu dikaji pengaruh suhu penyimpanan yang lebih rendah pada efektivitas ekstrak, serta pemetaan senyawa aktif utama yang berperan dalam aktivitas antimikroba menggunakan metode kimia modern. Penting pula untuk mengevaluasi perubahan nilai gizi, kandungan kolesterol, dan penerimaan konsumen terhadap aroma serta warna telur setelah perendaman ekstrak daun mengkudu guna memastikan keamanan dan daya terima produk di pasaran.
| File size | 446.85 KB |
| Pages | 7 |
| Short Link | https://juris.id/p-1WT |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
GREENATIONPUBLISHERGREENATIONPUBLISHER Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah literature review denganArtikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis berdasarkan hasil-hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah literature review dengan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Gingivitis merupakan penyakit periodontal dengan persentase terendah sebesar 31,7%. Faktor-faktor seperti kontrol gula darah yang buruk, durasi penderitaanGingivitis merupakan penyakit periodontal dengan persentase terendah sebesar 31,7%. Faktor-faktor seperti kontrol gula darah yang buruk, durasi penderitaan
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Hasil uji antibakteri dari formulasi 1, 2, dan 3 menunjukkan daya hambat pada bakteri tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa daunHasil uji antibakteri dari formulasi 1, 2, dan 3 menunjukkan daya hambat pada bakteri tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa daun
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN ) dapat memberikan efek analgesik terhadap tikus putih jantan galur Wistar (Rattus norvegicus). Dosis terbaik dalam memberikan efek analgesik adalah 400) dapat memberikan efek analgesik terhadap tikus putih jantan galur Wistar (Rattus norvegicus). Dosis terbaik dalam memberikan efek analgesik adalah 400
FAPERTA UNRASFAPERTA UNRAS Penelitian ini dilaksanakan bulan Agustus sampai September tahun 2021 di Kelurahan Gunung Alam Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian menggunakanPenelitian ini dilaksanakan bulan Agustus sampai September tahun 2021 di Kelurahan Gunung Alam Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara. Penelitian menggunakan
PUBLIKASI UNTAGCIREBONPUBLIKASI UNTAGCIREBON Ikan kerapu bebek Chromileptes altivelis merupakan ikan air laut yang hidup di perairan tropis khususnya Indonesia. Ikan ini memiliki nilai ekonomis tinggiIkan kerapu bebek Chromileptes altivelis merupakan ikan air laut yang hidup di perairan tropis khususnya Indonesia. Ikan ini memiliki nilai ekonomis tinggi
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan (p≤0,05) antara pola asuh orang tua dengan tingkat kecerdasan siswa SD di Kecamatan Tuah Negeri KabupatenSimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan (p≤0,05) antara pola asuh orang tua dengan tingkat kecerdasan siswa SD di Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten
UBP KARAWANGUBP KARAWANG Formula sediaan gel serum formula 1 dengan konsentrasi 0,5% dapat menghambat pertumbuhan Propionibacterium acne sebesar 11,53 mm, formula 2 dengan konsentrasiFormula sediaan gel serum formula 1 dengan konsentrasi 0,5% dapat menghambat pertumbuhan Propionibacterium acne sebesar 11,53 mm, formula 2 dengan konsentrasi
Useful /
POLTEKKES PALEMBANGPOLTEKKES PALEMBANG Latar Belakang:Miliariasis atau miliaria adalah kelainan kulit yang timbul akibat dari keringat yang berlebihan disertai sumbatan saluran kelenjar keringat,Latar Belakang:Miliariasis atau miliaria adalah kelainan kulit yang timbul akibat dari keringat yang berlebihan disertai sumbatan saluran kelenjar keringat,
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Dapat disimpulkan bahwa umumnya pelaksana pengorbanan tahu protokol kesehatan dan mampu menerapkannya dalam kegiatan peremajaan hewan. Menurut penelitianDapat disimpulkan bahwa umumnya pelaksana pengorbanan tahu protokol kesehatan dan mampu menerapkannya dalam kegiatan peremajaan hewan. Menurut penelitian
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA The results of the study that the use of gizzard fluid in in vitro digestion measurements was better in increasing the value of in vitro digestant of cassavaThe results of the study that the use of gizzard fluid in in vitro digestion measurements was better in increasing the value of in vitro digestant of cassava
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Perlakuannya adalah sebagai berikut: P0 = Fermentasi dengan Aspergillus niger sebanyak 0% dari 300 gram daun akasia, P1 = Fermentasi dengan AspergillusPerlakuannya adalah sebagai berikut: P0 = Fermentasi dengan Aspergillus niger sebanyak 0% dari 300 gram daun akasia, P1 = Fermentasi dengan Aspergillus