POLITEKNIKACEHPOLITEKNIKACEH

Jurnal Ilmiah AkuntansiJurnal Ilmiah Akuntansi

Kajian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang mempengaruhi sikap pengguna terhadap penjenamaan produk halal, dengan fokus pada pengetahuan tentang produk halal, kesihatan sebagai keutamaan, dan peranan logo halal dalam mempengaruhi sikap pengguna terhadap pembelian Ayam Bismi. Pendekatan mixed method digunakan dalam kajian ini, yang melibatkan gabungan kaedah kuantitatif dan kualitatif. Analisis dokumen soal selidik dan pemerhatian digunakan untuk mendapatkan hasil kajian. Secara keseluruhannya, kajian ini mendapati bahawa logo halal mempunyai hubungan positif yang signifikan dengan sikap pengguna terhadap niat pembelian produk halal, terutamanya Ayam Bismi. Logo halal dikenalpasti sebagai faktor penting dalam mempengaruhi sikap pengguna terhadap produk halal, membantu mengurangkan keraguan mengenai status halal produk tersebut. Dapatan kajian menunjukkan hubungan positif antara semua faktor yang dikaji, memberikan bukti bahawa kehadiran logo halal memberikan pengaruh positif terhadap sikap dan niat pembelian pengguna.

Kajian ini menemukan bahwa sikap pengguna terhadap produk halal di Malaysia dipengaruhi oleh pengetahuan, kesihatan, dan logo halal.Logo halal, pengetahuan, dan faktor kesehatan terbukti memiliki hubungan positif dan signifikan dengan sikap serta niat pembelian konsumen.Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan pengetahuan konsumen tentang produk halal melalui berbagai program edukasi dan memastikan produk halal di Malaysia selalu mematuhi standar JAKIM untuk kepercayaan konsumen.

Penelitian selanjutnya dapat memperluas cakupan geografis studi ini, tidak hanya terfokus di Jitra, Malaysia, melainkan meliputi wilayah atau negara lain untuk membandingkan sikap konsumen terhadap produk halal dalam konteks budaya dan ekonomi yang berbeda, sehingga memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh tentang pasar halal. Selain itu, untuk menggali lebih dalam hubungan yang telah ditemukan, studi mendatang dapat menggunakan metode statistik yang lebih canggih, seperti pemodelan persamaan struktural, guna mengidentifikasi jalur kausal langsung maupun tidak langsung antara pengetahuan, persepsi kesehatan, dan logo halal terhadap sikap serta niat beli konsumen. Penting juga untuk meneliti variabel mediasi atau moderasi, seperti tingkat religiusitas, kepercayaan terhadap lembaga sertifikasi, atau strategi pemasaran yang digunakan, agar didapatkan wawasan yang lebih komprehensif mengenai proses pengambilan keputusan konsumen. Meskipun penelitian ini menyebutkan pendekatan campuran, komponen kualitatif dapat diperkuat melalui wawancara mendalam atau diskusi kelompok terarah untuk memahami secara lebih mendalam nuansa persepsi konsumen, respons emosional, dan proses pengambilan keputusan terkait produk halal, khususnya pada aspek kesehatan. Mengingat bahwa hasil penelitian ini juga bermanfaat bagi masyarakat non-Muslim, riset lanjutan dapat secara spesifik meneliti sikap, tingkat kesadaran, dan tingkat kepercayaan konsumen non-Muslim terhadap produk halal. Hal ini akan mengungkap segmen pasar baru dan peluang strategis, serta menjelaskan alasan mengapa konsumen non-Muslim memilih produk halal, apakah karena persepsi kualitas, kebersihan, atau faktor etika lainnya, sekaligus membandingkan perbedaannya dengan konsumen Muslim.

  1. #kepercayaan konsumen#kepercayaan konsumen
  2. #economic growth#economic growth
Read online
File size342.85 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-1W9
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test