POLTEKKES MALANGPOLTEKKES MALANG
NUTRITURE JOURNALNUTRITURE JOURNALLatar belakang: Berdasarkan Data Riskesdas 2018, proporsi anemia Ibu Hamil mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya dengan rincian 37,1% tahun 2013 menjadi 48,9% tahun 2018. Salah satu upaya pencegahan dan penanggulangan anemia adalah dengan meningkatkan asupan zat gizi protein, besi, dan vitamin C. Bahan yang digunakan yaitu jambu biji merah sebagai sumber vitamin C, pisang ambon sebagai pereda mual muntah ibu hamil (mengandung vitamin B6), serta tepung kecambah kedelai sebagai sumber protein. Tujuan: Menganalisis pengaruh formulasi jambu biji merah dan pisang ambon terhadap nilai gizi, mutu fisik, daya terima dan menentukan taraf perlakuan terbaik Ice cream susu kedelai dengan penambahan tepung kecambah kedelai sebagai makanan selingan ibu hamil Trimester I anemia. Metode: Penelitian menggunakan eksperimental dengan desain RAL yang terdiri dari 4 taraf perlakuan dengan 3 pengulangan menggunakan perbandingan persentase jambu biji merah : pisang ambon tepung kecambah kedelai, yaitu P0 (100 : 0 0), P1 (80 : 20 25), P2 (85 : 15 25), dan P3 (90 : 10 25). Hasil: Berdasarkan perhitungan calculated velue terhadap nilai gizi dari setiap taraf perlakuan ice cream susu kedelai dengan penambahan tepung kecambah kedelai untuk Ibu Hamil Trimester I Anemia, didapatkan: nilai protein (3,35 - 4,36 gram), lemak (4,76 - 4,77gram), karbohidrat (19,61 – 19,80), energi (138,75 - 139,62), dan Fe (0,97 – 0,98) masih belum mencukupi 10% kebutuhan sebagai snack (Permenkes RI No. 28 Tahun 2019). Mutu fisik ice cream, yaitu : overrum dan kecepatan leleh menyatakan memenuhi standar. Daya terima ice cream, meliputi: warna menunjukan adanya pengaruh yang tidak signifikan (p<0,05), sedangkan aroma, rasa dan tekstur menunjukan tidak ada pengaruh dari masing-masing taraf perlakuan (p>0,05). Simpulan: ice cream dengan taraf perlakuan terbaik yaitu P2 (85 : 15 25), dengan nilai hasil tertinggi : 0,84, dan nilai gizi dalam 100 gramnya (10% dari kebutuhan sehari menurut Permenkes RI No. 28 Tahun 2019) maka; energi 247,3 kkal, karbohidrat 40,09 gram, lemak 7,66 gram, Fe 1,91 mg (memenuhi standar kebutuhan), sedangkan protein 4,51 gram dan vitamin C 3,96 mg (belum memenuhi standar kebutuhan).
Berdasarkan perhitungan nilai gizi setiap perlakuan ice cream susu kedelai dengan penambahan tepung kecambah kedelai untuk ibu hamil trimester I anemia, nilai protein, lemak, karbohidrat, energi, dan zat besi masih belum mencukupi 10% kebutuhan sesuai Permenkes RI No.Mutu fisik ice cream yang terdiri dari overrun dan kecepatan leleh memenuhi standar, sementara daya terima ice cream menunjukkan pengaruh tidak signifikan pada warna, dan tidak ada perbedaan pada aroma, rasa, dan tekstur.15 25) dengan nilai hasil tertinggi 0,84, yang memiliki nilai gizi per 100 gram.energi 247,3 kkal, karbohidrat 40,09 gram, lemak 7,66 gram, zat besi 1,91 mg (memenuhi standar), protein 4,51 gram, dan vitamin C 3,96 mg (belum memenuhi standar).
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan fokus pada peningkatan kandungan protein dan vitamin C dalam formulasi ice cream, mengingat kedua zat gizi ini belum memenuhi standar kebutuhan ibu hamil trimester pertama. Studi dapat mengeksplorasi penggunaan sumber protein alternatif yang lebih tinggi atau metode fortifikasi vitamin C yang efektif tanpa memengaruhi rasa dan tekstur produk secara signifikan. Selain itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengoptimalkan formulasi ice cream agar lebih sesuai dengan preferensi ibu hamil, misalnya dengan mengurangi rasa langu dari kedelai atau meningkatkan variasi rasa buah yang lebih disukai. Arah penelitian juga dapat diperluas dengan meneliti tingkat kepuasan dan efektivitas ice cream sebagai makanan selingan dalam meningkatkan status gizi ibu hamil anemia, serta menguji dampak jangka panjang konsumsi ice cream terhadap kesehatan ibu dan janin.
| File size | 544.74 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui kajian pustaka dan penelitian lapangan. Metode pengumpulan data meliputiPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui kajian pustaka dan penelitian lapangan. Metode pengumpulan data meliputi
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Studi Cross sectional ini dilakukan pada 443 orang mahasiswa Diploma III Keperawatan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar dengan menggunakan instrumenStudi Cross sectional ini dilakukan pada 443 orang mahasiswa Diploma III Keperawatan di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar dengan menggunakan instrumen
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH 001. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi kesehatan, bullying, pendapatan keluarga, kepribadian, sikap, dan lingkungan sekolah merupakan faktor yang001. Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi kesehatan, bullying, pendapatan keluarga, kepribadian, sikap, dan lingkungan sekolah merupakan faktor yang
AIBPMAIBPM 05). Transformasi digital juga memberikan pengaruh positif langsung pada kinerja organisasi (β = 0. 288; p < 0. 05), namun tidak memoderasi hubungan antara05). Transformasi digital juga memberikan pengaruh positif langsung pada kinerja organisasi (β = 0. 288; p < 0. 05), namun tidak memoderasi hubungan antara
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Selain itu, evaluasi sensorik dilakukan oleh 20 panelis untuk menilai tekstur, warna, rasa, dan aroma tempe biji labu kuning. Tempe yang dihasilkan menunjukkanSelain itu, evaluasi sensorik dilakukan oleh 20 panelis untuk menilai tekstur, warna, rasa, dan aroma tempe biji labu kuning. Tempe yang dihasilkan menunjukkan
UNIMMANUNIMMAN Populasi yang diteliti terdiri dari 516 siswi berusia 15–18 tahun di SMAN 3 Cikarang Utara, dengan 92 siswi terpilih sebagai sampel melalui teknik purposivePopulasi yang diteliti terdiri dari 516 siswi berusia 15–18 tahun di SMAN 3 Cikarang Utara, dengan 92 siswi terpilih sebagai sampel melalui teknik purposive
HOSTJOURNALSHOSTJOURNALS Oleh karena itu, Penyortiran telur sangat penting untuk memastikan kualitasnya sebelum dikonsumsi. Metode penyortiran secara tradisional yang umum digunakanOleh karena itu, Penyortiran telur sangat penting untuk memastikan kualitasnya sebelum dikonsumsi. Metode penyortiran secara tradisional yang umum digunakan
JURNALEMPATHYJURNALEMPATHY Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi‑eksperimen dengan pra‑pos‑tanpa kelompok kontrol yang melibatkan 29 responden. Hasil: PendidikanMetode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi‑eksperimen dengan pra‑pos‑tanpa kelompok kontrol yang melibatkan 29 responden. Hasil: Pendidikan
Useful /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Metode analisis proksimat meliputi spektrofotometri UV-Vis untuk analisis karbohidrat, metode protein Kjeldahl, dan ekstraksi lemak Soxhlet. FormulasiMetode analisis proksimat meliputi spektrofotometri UV-Vis untuk analisis karbohidrat, metode protein Kjeldahl, dan ekstraksi lemak Soxhlet. Formulasi
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Pengembangan keterampilan psikomotor melalui Tes Karakteristik Tape Talas menunjukkan rata-rata skor 91, dikategorikan sangat baik. Penerapan lembar kerjaPengembangan keterampilan psikomotor melalui Tes Karakteristik Tape Talas menunjukkan rata-rata skor 91, dikategorikan sangat baik. Penerapan lembar kerja
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) mengandung 80–90% eugenol. Eugenol adalah cairan kuning pucat dengan beberapa kelompok fungsi aktif, seperti hidroksil,Minyak cengkeh (Syzygium aromaticum) mengandung 80–90% eugenol. Eugenol adalah cairan kuning pucat dengan beberapa kelompok fungsi aktif, seperti hidroksil,
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI The findings highlight the significant potential of AR not only as a technological innovation but also as a semiotic learning environment that supportsThe findings highlight the significant potential of AR not only as a technological innovation but also as a semiotic learning environment that supports