UNRAMUNRAM

Jurnal Mutiara PendidikanJurnal Mutiara Pendidikan

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan pendekatan etnosains dalam pembelajaran anak usia dini di PAUD Se-Kecamatan Sandubaya. Pendekatan etnosains dipandang penting karena mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam proses pembelajaran, sehingga memberikan pengalaman belajar yang kontekstual, bermakna, dan dekat dengan budaya lokal. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian survei dengan metode kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh dengan subyek penelitian yang digunakan yaitu seluruh kepala sekolah PAUD Se-Kecamatan Sandubaya yang berjumlah 28 orang kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerapan pendekatan etnosains mencapai 80,17% dengan kategori baik. Pada tahap perencanaan pembelajaran, guru telah mampu mengidentifikasi kearifan lokal, memilih media dan bahan ajar berbasis budaya serta mengintegrasikannya dalam rencana pelaksanaan pembelajaran. Pada tahap pelaksanaan, guru melibatkan budaya lokal melalui permainan tradisional, kegiatan praktik langsung, pengenalan makanan tradisional, dan aktivitas seni berbasis budaya daerah. Pada tahap evaluasi pembelajaran, guru telah menerapkan penilaian dengan berbagai teknik seperti observasi, unjuk kerja, portofolio, catatan anekdot, serta dokumentasi kegiatan untuk menilai perkembangan anak secara menyeluruh. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan etnosains telah diterapkan dengan baik oleh guru PAUD Se-Kecamatan Sandubaya.

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh melalui penyebaran angket kepada 28 orang kepala sekolah PAUD di Kecamatan Sandubaya, diketahui bahwa tingkat penerapan pendekatan etnosains dalam pembelajaran anak usia dini mencapai 80,17% dengan kategori “Baik.Hasil ini menunjukkan bahwa guru PAUD telah menerapkan pembelajaran dengan pendekatan etnosains dengan baik dalam setiap tahapan pembelajaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran.Kepala sekolah PAUD diharapkan memberikan dukungan berkelanjutan kepada guru melalui pelatihan serta penyediaan sarana pendukung pembelajaran berbasis budaya lokal agar penerapan pendekatan etnosains terus meningkat.Guru PAUD diharapkan meningkatkan kreativitas dalam merancang kegiatan pembelajaran yang mengaitkan nilai-nilai budaya lokal dan menggunakan media yang menarik.Peneliti selanjutnya diharapkan mengembangkan penelitian dengan mengkaji dampak penerapan etnosains terhadap aspek perkembangan anak usia dini sebagai panduan praktis bagi pendidik PAUD di berbagai daerah.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara PAUD yang telah menerapkan pendekatan etnosains dengan PAUD yang belum, untuk melihat perbedaan dampak dan efektivitas pembelajaran. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan metode evaluasi pembelajaran berbasis etnosains yang lebih terstruktur dan sistematis, serta mengkaji peran dokumentasi dalam memperkuat refleksi guru dan pelestarian nilai budaya. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi potensi tradisi setempat secara spesifik berdasarkan kekhasan daerah asal, seperti Lombok, Sumbawa, atau Bima, untuk meningkatkan konsistensi dan keberlanjutan penerapan pendekatan etnosains di PAUD.

  1. ซุปเปอร์สล็อตv9🕟สล็อตเว็บตรง ค่ายใหญ่... jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/view/2298UuAuUuNiv9iuNiANoiN EOEsO jipp unram ac index php jipp article view 2298
  2. Identifikasi Penggunaan Pakaian Adat Melalui Pembelajaran Muatan Lokal di PAUD Kecamtan Sekarbela Kota... jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jud/article/view/52400Identifikasi Penggunaan Pakaian Adat Melalui Pembelajaran Muatan Lokal di PAUD Kecamtan Sekarbela Kota jurnal unimed ac 2012 index php jud article view 52400
Read online
File size367.25 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test