BUFNETSBUFNETS

Bulletin of Network Engineer and InformaticsBulletin of Network Engineer and Informatics

Teknologi Digital Twin (DT) berkembang pesat dari asalnya di manufaktur ke pariwisata cerdas dan pengelolaan taman nasional. Namun, integrasi konsepnya dari perspektif Sistem Informasi (SI) masih terfragmentasi, menyebabkan kurangnya kerangka pemerintahan yang kohesif. Studi ini melakukan analisis bibliometrik dari 412 dokumen akademik yang diekstrak dari basis data Scopus (2005-2026) menggunakan kerangka PRISMA dan alat visualisasi seperti VOSviewer dan Biblioshiny. Temuan kami mengidentifikasi pergeseran paradigma besar dari simulasi teknis terisolasi menuju pemodelan ekosistem socio-teknis, dikategorikan menjadi kluster yang berpusat pada metaverse, keberlanjutan kota cerdas, dan pelestarian warisan budaya. Yang penting, kami mengidentifikasi kesenjangan penelitian yang signifikan: ketiadaan kerangka socio-teknis holistik untuk adopsi DT dalam pemerintahan kawasan lindung. Makalah ini berkontribusi dengan menjembatani kesenjangan antara teknik teknik dan manajemen organisasi, mengusulkan agenda penelitian yang ditargetkan yang berfokus pada interoperabilitas data, keterlibatan pemangku kepentingan, dan pemantauan ekologis real-time. Temuan ini memberikan peta jalan strategis bagi para sarjana SI dan pembuat kebijakan untuk memanfaatkan teknologi DT untuk menyeimbangkan pertumbuhan pariwisata dengan keberlanjutan lingkungan.

Studi ini menunjukkan bahwa meskipun teknologi Digital Twin secara teknis matang, penerapannya dalam pemerintahan taman nasional tetap terfragmentasi secara konsep dan condong ke negara-negara industri.Untuk mengatasi kesenjangan pemerintahan yang diidentifikasi, kami mengusulkan peta jalan yang berpusat pada tiga pilar spesifik.(1) menetapkan standar interoperabilitas data lintas sektoral berdasarkan ontologi yang disatukan.(2) mengintegrasikan simulasi perilaku manusia dengan sensor ekologis untuk memodelkan dampak pemangku kepentingan.dan (3) menyelaraskan kerangka DT dengan standar lingkungan formal seperti ISO 14001.Penelitian masa depan harus beralih dari prototipe berbasis laboratorium ke uji lapangan empiris di daerah dengan keanekaragaman hayati tinggi seperti Indonesia untuk memvalidasi kerangka kerja socio-teknis ini di pengaturan dunia nyata.

Untuk mengatasi kesenjangan pemerintahan yang diidentifikasi, kami mengusulkan tiga saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu ada upaya untuk menetapkan standar interoperabilitas data lintas sektoral yang kuat, dengan fokus pada pengembangan ontologi yang disatukan. Hal ini akan memungkinkan integrasi data yang lebih efisien dan efektif antara berbagai sistem dan organisasi yang terlibat dalam pengelolaan taman nasional. Kedua, penelitian harus berfokus pada integrasi simulasi perilaku manusia dengan sensor ekologis untuk memodelkan dampak pemangku kepentingan. Pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana perilaku manusia dan keputusan mempengaruhi ekosistem taman nasional adalah kunci untuk pengelolaan yang berkelanjutan. Terakhir, penting untuk menyelaraskan kerangka kerja DT dengan standar lingkungan formal seperti ISO 14001. Ini akan memastikan bahwa teknologi DT yang diterapkan sejalan dengan praktik pengelolaan lingkungan yang baik dan dapat membantu menjamin keberlanjutan jangka panjang ekosistem taman nasional.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... link.springer.com/article/10.1007/s00170-017-0233-1Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site link springer article 10 1007 s00170 017 0233 1
  2. Digital Twin in Tourism and National Park Management: A Bibliometric Analysis from an Information Systems... doi.org/10.59688/736977Digital Twin in Tourism and National Park Management A Bibliometric Analysis from an Information Systems doi 10 59688 736977
  3. Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Lokal: Sebuah Kajian Pustaka Terstruktur | Briliant:... jurnal.unublitar.ac.id/index.php/briliant/article/view/689Partisipasi Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Lokal Sebuah Kajian Pustaka Terstruktur Briliant jurnal unublitar ac index php briliant article view 689
Read online
File size754.33 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test