UTUUTU

Jurnal Pengabdian Agro and Marine IndustryJurnal Pengabdian Agro and Marine Industry

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman pihak terkait galangan kapal tradisional mengenai pentingnya studi kelayakan dalam penerapan teknologi docking kapal. Program dilaksanakan di CV Wahana Karya, sebuah galangan kapal tradisional di Desa Pasi Pinang, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, melibatkan pemilik, direktur, dan pekerja operasional. Pendekatan transfer pengetahuan partisipatif dilakukan melalui tiga tahap: persiapan, implementasi, dan evaluasi. Materi mencakup konsep studi kelayakan, perannya dalam pengambilan keputusan, serta manfaat teknologi docking. Data dikumpulkan melalui observasi, diskusi, dan umpan balik peserta, lalu dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai peran studi kelayakan dalam mendukung pengambilan keputusan yang efisien. Namun, kesiapan implementasi masih terbatas karena kendala finansial, kesiapan SDM, dan resistensi terhadap perubahan. Kegiatan ini membuktikan bahwa transfer pengetahuan penting untuk menghubungkan penelitian dengan praktik dan menjadi langkah awal peningkatan efisiensi operasional galangan kapal tradisional.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di CV Wahana Karya, Desa Pasi Pinang, berhasil meningkatkan pemahaman mitra mengenai pentingnya studi kelayakan dalam penerapan teknologi docking kapal pada galangan kapal tradisional.Keterlibatan seluruh elemen organisasi menjadi faktor pendukung keberhasilan penyampaian pengetahuan.Mitra mulai memahami peran studi kelayakan sebagai dasar pengambilan keputusan, khususnya dalam pertimbangan aspek teknis dan ekonomi sebelum mengadopsi teknologi baru.Meski demikian, kesiapan implementasi masih pada tahap awal, ditandai oleh pertimbangan biaya, kesiapan SDM, dan adaptasi terhadap perubahan sistem kerja.Secara umum, kegiatan ini telah mencapai tujuan utama, yaitu meningkatkan pengetahuan mitra dan menjadi langkah awal transformasi galangan kapal tradisional menuju sistem yang lebih efisien.

Untuk mendorong penerapan teknologi docking kapal secara optimal, disarankan dilakukan pendampingan teknis berkelanjutan dengan melibatkan ahli teknologi dan pelatihan operasional bagi tenaga kerja agar meningkatkan kesiapan SDM. Selain itu, perlu dikembangkan model evaluasi kuantitatif untuk mengukur dampak implementasi teknologi secara objektif, seperti mengukur efisiensi waktu produksi dan pengurangan biaya operasional. Terakhir, dapat diusulkan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan pelaku industri untuk menciptakan program inkubasi teknologi yang mengintegrasikan studi kelayakan dengan kebutuhan praktis galangan kapal tradisional.

Read online
File size319.78 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test