IDEREACHIDEREACH

Journal of Social ContemplativaJournal of Social Contemplativa

Penelitian ini mengkaji representasi perempuan dalam film The Darkest Minds dengan fokus pada karakter Ruby Daly melalui lensa teori feminis Simone de Beauvoir. Tujuannya adalah untuk menggambarkan bagaimana Ruby mewujudkan perlawanan terhadap sistem patriarki yang menempatkan perempuan pada independensi dan status lainnya, sehingga menegaskan kesetaraan kemampuan mereka. Dengan menggunakan metodologi deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis karakter Ruby sebagai perempuan mandiri yang mengarungi masyarakat yang membatasi potensi dirinya. Temuan mengungkapkan 26 poin data yang mencirikan pemberdayaan, solidaritas, dan kompleksitas keberadaan Ruby dalam kerangka patriarki. Secara khusus, analisis ini menyoroti 22 contoh pemberdayaan, 6 contoh Yang Lain, 7 contoh solidaritas dan aksi kolektif, dan 5 contoh ambiguitas dalam karakterisasinya. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa perempuan, seperti Ruby, mempunyai hak untuk memimpin dan mengadvokasi kepentingan mereka sendiri, menantang anggapan bahwa mereka harus tetap berada di bawah laki-laki. Studi ini berkontribusi pada wacana feminis dengan menekankan pentingnya mengakui hak pilihan dan kemampuan perempuan, mendorong evaluasi ulang norma-norma sosial yang melanggengkan ketidaksetaraan gender. Pada akhirnya, hal ini berusaha menginspirasi perempuan untuk mendefinisikan identitas mereka dan menegaskan hak-hak mereka baik dalam konteks pribadi maupun masyarakat yang lebih luas.

This research contributes significantly to feminist discourse by advocating for a reevaluation of womens roles in both film and society.By analyzing Ruby Dalys character through the lens of existentialist feminism, the study encourages women to recognize their agency and assert their identities.It serves as a call to action for women to challenge the patriarchal structures that seek to confine them, ultimately inspiring a more equitable future.The implications of this research extend beyond the cinematic realm, as it highlights the need for continued exploration of womens representation in media.By shedding light on the complexities of female characters, this study aims to inspire future research and discussions surrounding gender equality and womens empowerment.As society evolves, it is essential to support narratives that empower women and challenge the status quo, fostering an environment where womens voices and experiences are valued and recognized.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dipertimbangkan untuk menganalisis lebih lanjut representasi perempuan dalam film-film lainnya, terutama yang memiliki tema serupa dengan The Darkest Minds. Dengan demikian, dapat dilakukan perbandingan dan identifikasi pola-pola tertentu dalam representasi perempuan di media. Selain itu, studi ini dapat dikembangkan dengan fokus pada dampak representasi perempuan dalam film terhadap persepsi dan sikap masyarakat terhadap gender. Apakah film-film seperti The Darkest Minds mampu memengaruhi pemahaman dan sikap masyarakat terhadap kesetaraan gender? Bagaimana film-film ini dapat digunakan sebagai alat untuk mendorong perubahan sosial dan budaya yang lebih inklusif? Dengan mempertanyakan hal-hal tersebut, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih luas terhadap wacana feminis dan kesetaraan gender.

Read online
File size407.34 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test