TRANSPUBLIKATRANSPUBLIKA

JURNAL EKONOMI KREATIF DAN MANAJEMEN BISNIS DIGITALJURNAL EKONOMI KREATIF DAN MANAJEMEN BISNIS DIGITAL

Perkembangan teknologi telah mengubah sistem pembayaran usaha kecil dan menengah (UMKM), beralih dari metode non-digital ke digital. Namun, tidak semua pengusaha mengadopsi pembayaran digital karena perbedaan kesiapan teknologi, karakteristik bisnis, dan kebiasaan pengusaha serta pelanggan. Penelitian ini bertujuan membandingkan pembayaran digital dan non-digital di UMKM serta menganalisis dampaknya terhadap efisiensi transaksi dan kepuasan pelanggan. Metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis digunakan untuk memahami pengalaman langsung pengusaha menggunakan kedua metode. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan analisis tema. Hasil menunjukkan bahwa pembayaran digital lebih unggul dalam efisiensi transaksi karena proses otomatis, sedangkan pembayaran non-digital menunjukkan ketidakstabilan efisiensi akibat proses manual, jumlah pembelian, dan volume pelanggan. Dalam hal kepuasan pelanggan, tidak ada metode yang secara komprehensif meningkatkan kepuasan; kepuasan terbatas pada kelompok pelanggan tertentu dan dipengaruhi kebiasaan serta literasi digital. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan sistem pembayaran di UMKM tidak hanya ditentukan oleh penggunaan teknologi, tetapi juga karakteristik pelanggan yang dilayani. Oleh karena itu, penelitian menyarankan bahwa menyediakan kedua metode pembayaran secara bersamaan adalah strategi paling efektif bagi UMKM untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang beragam.

Penggunaan sistem pembayaran digital lebih unggul dalam meningkatkan efisiensi transaksi dibandingkan metode non-digital.Namun, kepuasan pelanggan tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh metode pembayaran yang digunakan, karena tergantung pada kebiasaan dan karakteristik pelanggan.Strategi optimal untuk UMKM adalah menyediakan pembayaran digital dan non-digital secara bersamaan agar dapat memenuhi kebutuhan pelanggan yang beragam.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh penggunaan pembayaran digital terhadap pertumbuhan bisnis UMKM di daerah lain di Indonesia untuk memperluas generalisasi hasil. Selain itu, penelitian perlu mengeksplorasi bagaimana pelatihan literasi digital dapat meningkatkan adopsi pembayaran digital di kalangan pengusaha UMKM. Terakhir, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang sistem pembayaran hybrid (digital dan non-digital) terhadap loyalitas pelanggan dan keberlanjutan usaha.

  1. PELATIHAN OPTIMALISASI PEMBAYARAN DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI UNTUK MENINGKATKAN EFESIENSI PADA UMKM... doi.org/10.37296/jpi.v7i1.363PELATIHAN OPTIMALISASI PEMBAYARAN DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI UNTUK MENINGKATKAN EFESIENSI PADA UMKM doi 10 37296 jpi v7i1 363
  2. Analisis Dampak Sistem Pembayaran Tunai terhadap Kepuasan Konsumen di SPBU Mart Sumber Surakarta | RIGGS:... doi.org/10.31004/riggs.v4i4.3969Analisis Dampak Sistem Pembayaran Tunai terhadap Kepuasan Konsumen di SPBU Mart Sumber Surakarta RIGGS doi 10 31004 riggs v4i4 3969
  3. Pendampingan teknologi digital dengan pengembangan sistem pembayaran QRIS sebagai solusi praktis bagi... bhinnekapublishing.com/ojsbp/index.php/Jpmb/article/view/610Pendampingan teknologi digital dengan pengembangan sistem pembayaran QRIS sebagai solusi praktis bagi bhinnekapublishing ojsbp index php Jpmb article view 610
Read online
File size619.82 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test