UGMUGM

Journal of Internet and Software EngineeringJournal of Internet and Software Engineering

Era teknologi yang terus berkembang membuat perusahaan semakin bergantung pada infrastruktur IT yang menjadikan monitoring server sebagai aspek penting untuk menjaga stabilitas operasional. Proses memantau 74 server secara manual tidak efektif sehingga menyulitkan administrator mendeteksi anomali secara real-time. PT HMMI telah menggunakan Zabbix untuk monitoring seluruh perangkat jaringan namun, performa server menurun ketika ditambahkan dashboard monitoring server. Pada penelitian ini akan dilakukan . Prometheus mengumpulkan data metrik seperti CPU, memori, penyimpanan, dan throughput secara terpusat, sementara Grafana menyediakan visualisasi data yang interaktif dan mudah dipahami. Sistem ini menggantikan metode manual yang kurang efisien dengan tujuan guna mempermudah administrator dalam memantau resource server secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem monitoring Grafana berhasil menampilkan data secara real-time dan mengirimkan notifikasi email dengan tingkat keberhasilan 100%. Selain itu, akurasi data pengujian menunjukkan penggunaan CPU mencapai 95,20%, memori 99,71%, disk 99,71%, dan throughput 91,42%. Pengujian performa server mencatat penggunaan CPU tertinggi sebesar 2,11%, memori maksimum 22,48%, ruang disk terbesar 20,85%, dan throughput tertinggi mencapai 203,56 Kbps saat memantau enam server selama enam jam. Sistem ini terbukti efektif dalam mendeteksi anomali dan membantu menjaga stabilitas layanan perusahaan.

Implementasi sistem monitoring server menggunakan Prometheus dan Grafana di PT HMMI berhasil memantau resource server dan mendeteksi anomali secara efektif, dengan tingkat keberhasilan notifikasi email mencapai 100%.Pengujian akurasi data real-time pada dashboard Grafana menunjukkan hasil akurasi tinggi, yaitu penggunaan CPU 95,20%, memori 99,71%, disk 99,71%, dan throughput 91,42%.Pengujian performa server mencatat penggunaan CPU tertinggi 2,11%, memori maksimum 22,48%, disk terbesar 20,85%, dan throughput tertinggi 203,56 kbps.

Berdasarkan hasil penelitian, sistem monitoring server yang menggunakan Prometheus dan Grafana terbukti efektif dalam mendeteksi anomali dan menjaga stabilitas layanan perusahaan. Namun, masih ada beberapa aspek yang dapat ditingkatkan. Pertama, penelitian ini dapat dikembangkan dengan mengintegrasikan sistem monitoring server dengan sistem manajemen jaringan yang lebih luas, sehingga dapat memberikan visibilitas yang lebih komprehensif terhadap seluruh infrastruktur IT perusahaan. Kedua, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan algoritma analisis data yang lebih canggih, seperti menggunakan teknik machine learning untuk mendeteksi pola anomali secara otomatis. Terakhir, penelitian ini dapat dieksplorasi lebih lanjut dengan menerapkan sistem monitoring server pada lingkungan virtualisasi yang lebih kompleks, seperti cloud computing, untuk menguji skalabilitas dan kinerja sistem dalam skenario real-world.

  1. ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMA VIRTUALISASI SERVER MENGGUNAKAN VMWARE ESXI, ORACLE VIRTUAL BOX, VMWARE... ejurnal.methodist.ac.id/index.php/methomika/article/view/1751ANALISIS PERBANDINGAN PERFORMA VIRTUALISASI SERVER MENGGUNAKAN VMWARE ESXI ORACLE VIRTUAL BOX VMWARE ejurnal methodist ac index php methomika article view 1751
Read online
File size516.08 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test