UGMUGM

Journal of Internet and Software EngineeringJournal of Internet and Software Engineering

Seiring meningkatnya kebutuhan akan konten media sosial, tantangan dalam memverifikasi kebenaran berita yang dikonsumsi publik juga semakin tinggi akibat penyebaran berita palsu. Permintaan akan teknologi AI untuk klasifikasi berita meningkat sebagai solusi atas masalah ini. AI untuk klasifikasi berita diimplementasikan melalui website dengan infrastruktur virtual machine. Namun, tingginya permintaan dapat menyebabkan penurunan kinerja atau downtime. Penelitian ini mengkaji penggunaan HAProxy sebagai solusi load balancing pada platform AI berbasis web. Tujuan utamanya adalah mengembangkan platform AI yang dapat mengklasifikasikan berita dan menerapkan teknologi load balancing agar platform dapat menangani lalu lintas tinggi dengan efisiensi dan responsivitas memadai. Pengujian menggunakan Apache JMeter menunjukkan bahwa sistem dapat menangani peningkatan beban dari 100 hingga 10.000 pengguna tanpa kesalahan, dengan waktu respons rata-rata 95 ms untuk 100 pengguna, 104 ms untuk 1.000 pengguna, dan 225 ms untuk 10.000 pengguna. Meskipun waktu respons meningkat seiring bertambahnya pengguna, tetap dalam batas yang dapat diterima. Model AI ini terbukti berhasil mengklasifikasikan berita dengan dukungan verifikasi dari sumber berita lain, menunjukkan bahwa HAProxy efektif meningkatkan kinerja dan keandalan platform AI, berkontribusi pada akurasi informasi publik.

Berdasarkan penelitian implementasi load balancing pada platform AI berbasis website menggunakan HAProxy, dapat disimpulkan bahwa HAProxy efektif dalam mendistribusikan lalu lintas secara merata ke dua backend server, mencegah overload.platform AI menunjukkan waktu respons yang konsisten meskipun jumlah permintaan meningkat, dengan waktu respons rata-rata 95 ms pada 100 pengguna, 104 ms pada 1.000 pengguna, dan 225 ms pada 10.000 pengguna, menunjukkan kemampuan platform AI dalam menangani beban tinggi dengan performa memadai.dan chatbot AI untuk pengecekan berita berhasil mengklasifikasikan berita dengan akurasi 92,36%, memanfaatkan model yang telah dilatih untuk mendeteksi berita hoaks dan benar.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji penerapan algoritma load balancing alternatif seperti Round Robin atau Least Connection untuk membandingkan efisiensi dengan HAProxy. Selain itu, pengintegrasian teknologi AI dengan proses real-time data processing bisa menjadi arah studi baru untuk meningkatkan responsivitas sistem saat beban tinggi. Terakhir, penelitian tentang penggunaan AI dalam memperkuat keamanan layanan cloud dari serangan DDoS dengan pendekatan berbasis machine learning juga layak dikembangkan, terutama untuk memastikan kontinuitas layanan dalam skenario kritis.

Read online
File size590.52 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test