UNSRIUNSRI

Jurnal EmpirikaJurnal Empirika

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pergeseran peran perempuan dalam rumah tangga keluarga migran di Kecamatan Bintan Timur menggunakan teori fungsional struktural Emile Durkheim. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Informan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling, dengan total 7 informan, dan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur. Temuan penelitian mengungkapkan adanya pergeseran peran perempuan sebagai ibu rumah tangga, khususnya dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan keuangan keluarga, di mana mereka menjadi pengambil keputusan utama setelah suami yang merantau. Dalam hal pendidikan, ibu muncul sebagai tokoh utama dalam memberikan pengajaran, terutama dalam pendidikan agama, serta menanamkan nilai-nilai dan disiplin. Peran hubungan sosial ibu menjadi lebih aktif di lingkungan sosial, yaitu dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial di dalam komunitas. Dalam hal peran budaya, ibu menjadi penerus dalam mengajarkan adat istiadat yang dipraktikkan oleh keluarga sebelum suami migrasi. Peralihan peran ibu juga dibantu oleh anggota keluarga dalam kondisi tertentu yang tidak dapat dipenuhi oleh ibu. Dengan demikian, dalam teori fungsional struktural Emile Durkheim, dalam kasus ini, keluarga migran memiliki peran yang dipegang oleh baik ayah maupun ibu. Namun, karena ayah bermigrasi dan meninggalkan perannya, peran dan fungsinya secara otomatis digantikan oleh ibu untuk menjaga keseimbangan sistem keluarga.

Perempuan dalam keluarga migran mengalami pergeseran peran signifikan, terutama dalam pengambilan keputusan keuangan, pendidikan, dan hubungan sosial.Ibu menjadi tokoh sentral dalam mengelola keuangan, mendidik anak, dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial, sementara peran budaya diambil alih sebagai penerus tradisi.Pergeseran peran ini didukung oleh anggota keluarga lainnya dalam situasi tertentu.

Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi dampak jangka panjang pergeseran peran perempuan terhadap dinamika keluarga di komunitas migran. Selanjutnya, penelitian dapat mengeksplorasi pengaruh tradisi budaya terhadap adaptasi keluarga migran di wilayah berbeda. Terakhir, analisis peran sistem dukungan komunitas dalam menjaga keseimbangan struktur keluarga pasca-migrasi dapat menjadi arah studi baru yang relevan.

  1. Kondisi Sosial Ekonomi dan Pendidikan Anak pada Rumah Tangga Tenaga Kerja Wanita (TKW) | JIIP - Jurnal... jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/1160Kondisi Sosial Ekonomi dan Pendidikan Anak pada Rumah Tangga Tenaga Kerja Wanita TKW JIIP Jurnal jiip stkipyapisdompu ac jiip index php JIIP article view 1160
Read online
File size122.53 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test