UKIMUKIM

MAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan MasyarakatMAREN: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat

Kekerasan sering terjadi dalam masyarakat, termasuk di kalangan komunitas intelektual dan di lembaga pendidikan tinggi, yang mencerminkan hubungan kekuasaan yang tidak setara antara atasan dan bawahan, dosen dan mahasiswa, mahasiswa dan staf, serta di antara mahasiswa itu sendiri. Kekerasan tersebut memperkuat praktik patriarki baik secara struktural maupun budaya, seringkali tanpa disadari secara sadar oleh anggota komunitas akademik. Sayangnya, pengetahuan mahasiswa mengenai tindakan kekerasan-bentuk, dampak, strategi pencegahan, dan kerangka hukum di bawah hukum nasional-masih terbatas. Program sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepekaan mahasiswa terhadap isu-isu kekerasan guna mempromosikan lingkungan kampus yang aman dan nyaman serta bebas dari kekerasan. Metode implementasinya meliputi kuliah interaktif, diskusi kelompok, latihan pencegahan, dan pembentukan kelompok sukarelawan untuk pencegahan kekerasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama pra-tes, 46% mahasiswa menunjukkan pengetahuan yang terbatas tentang kekerasan dan peraturan yang mengaturnya. Pada akhir program, hasil pasca-tes menunjukkan bahwa 82% mahasiswa memiliki pemahaman yang jelas tentang materi yang disampaikan oleh fasilitator. Para peserta secara aktif terlibat dalam kegiatan tersebut, secara sukarela menjadi advokat pencegahan kekerasan di kampus, dan setuju untuk mengembangkan modul pencegahan kekerasan untuk mendukung terciptanya kampus bebas kekerasan di UKIM.

Kegiatan Pengabdian sekaligus Sosialisasi pencegahan dan penanganan kekerasan kepada mahasiswa di lingkungan UKIM berlangsung sesuai target.Luaran dari PKM Tim telah menerbitkan berita pada media elektronik sebagian besar mahasiswa UKIM terlibat pada koran Maluku Bersatu, http.htm dan diterbitkan pada Jurnal Maren PKM UKIM.Kerja TIM selanjutnya bersama mahasiswa UKIM berkomitmen bersama untuk menciptakan kampus UKIM, kampus tanpa kekerasan, kampus yang aman dan nyaman bagi semua warga kampus.

Berdasarkan hasil penelitian dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah tiga saran penelitian baru yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas program sosialisasi pencegahan kekerasan dalam meningkatkan kesadaran dan kepekaan mahasiswa terhadap isu-isu kekerasan. Penelitian ini dapat mencakup analisis kualitatif terhadap pengalaman dan persepsi mahasiswa sebelum dan setelah mengikuti program sosialisasi. Kedua, penting untuk menyelidiki strategi-strategi pencegahan kekerasan yang dapat diterapkan di lingkungan kampus secara lebih luas. Penelitian ini dapat berfokus pada pengembangan dan implementasi kebijakan kampus yang komprehensif, termasuk pelatihan bagi staf dan mahasiswa, serta pembentukan tim respons cepat untuk menangani kasus kekerasan. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran teknologi informasi dan manajemen risiko dalam pencegahan dan penanganan kekerasan di kampus. Dengan memanfaatkan teknologi, seperti aplikasi pelaporan kekerasan atau sistem manajemen kasus, kampus dapat meningkatkan responsivitas dan efektivitas dalam menangani kasus kekerasan. Selain itu, penelitian ini juga dapat menyelidiki strategi-strategi manajemen risiko yang dapat diterapkan untuk mencegah kekerasan di lingkungan kampus.

Read online
File size1.15 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test