IMWIIMWI

Winter Journal: IMWI Student Research JournalWinter Journal: IMWI Student Research Journal

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) memainkan peran penting dalam ekonomi negara-negara berkembang. Namun, mereka sering menghadapi kesulitan dalam mengakses pendanaan yang sesuai dengan prinsip keuangan berkelanjutan dan syariah. Pendanaan musharakah, berdasarkan prinsip pembagian laba, merupakan alternatif yang dapat mendukung pengembangan UKM, terutama di negara-negara yang mementingkan ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi pendanaan musharakah dalam pengembangan UKM di negara berkembang serta mengevaluasi manfaat dan tantangan penerapan prinsip syariah dan keuangan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus di Indonesia dan Malaysia. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan pelaku UKM, lembaga keuangan syariah, dan lembaga pemerintah. Analisis menunjukkan bahwa pendanaan musharakah dapat meningkatkan akses modal UKM secara lebih adil dan berkelanjutan, tetapi tantangan utama meliputi kurangnya pemahaman konsep syariah dan hambatan regulasi.

Integrasi pendanaan musharakah memiliki potensi signifikan dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dan inklusif di negara berkembang.Pendanaan ini memberikan manfaat berupa akses modal yang lebih adil, tetapi menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman prinsip syariah dan prosedur yang rumit.Sektor teknologi dan e-commerce lebih mampu memanfaatkan pendanaan musharakah karena dinamikanya, sementara sektor pertanian menghadapi tantangan lebih besar.Peran pemerintah dan lembaga keuangan syariah sangat penting dalam meningkatkan literasi keuangan, menyederhanakan prosedur, dan memberikan dukungan lebih intensif kepada UKM.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana kebijakan pemerintah dapat lebih efektif dalam mendukung penerapan pendanaan musharakah di sektor pertanian yang rentan terhadap perubahan eksternal. 2. Studi tentang dampak jangka panjang pendanaan musharakah terhadap inovasi dan pertumbuhan bisnis di sektor teknologi, khususnya dalam konteks ekonomi digital. 3. Pengembangan kerangka kerja yang mengintegrasikan prinsip syariah dengan kebijakan keuangan berkelanjutan untuk meningkatkan keberlanjutan ekonomi lokal, dengan fokus pada peningkatan kapasitas lembaga keuangan syariah dalam manajemen risiko dan pendanaan berbasis prinsip syariah.

  1. Qualitative Study on the Factors Affecting the Occurrence of Agency Problem in Microenterprise Financing... jiebr.umy.ac.id/index.php/jiebr/article/view/323Qualitative Study on the Factors Affecting the Occurrence of Agency Problem in Microenterprise Financing jiebr umy ac index php jiebr article view 323
  2. Legal aspects and government policy in increasing... | F1000Research. aspects government policy increasing... f1000research.com/articles/13-722/v4Legal aspects and government policy in increasing F1000Research aspects government policy increasing f1000research articles 13 722 v4
  3. Effectiveness of Musharakah Financing in Empowering Small Micro Enterprises | Studies of Applied Economics.... doi.org/10.25115/eea.v39i10.5847Effectiveness of Musharakah Financing in Empowering Small Micro Enterprises Studies of Applied Economics doi 10 25115 eea v39i10 5847
Read online
File size201.29 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test