UMCUMC

Value : Jurnal Manajemen dan AkuntansiValue : Jurnal Manajemen dan Akuntansi

Degradasi lingkungan dan peningkatan emisi karbon telah secara signifikan mengubah persepsi publik terkait keberlanjutan perusahaan. Oleh karena itu, penelitian ini menyelidiki dampak Greenhouse Gas dan Green Innovation terhadap Firm Value, serta menguji Social Performance sebagai variabel moderasi. Berfokus pada sektor energi, populasi penelitian ini mencakup perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2020 - 2024. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif eksplanatori, menggunakan data sekunder yang diekstraksi dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Melalui teknik purposive sampling, sampel akhir sebanyak 23 perusahaan ditetapkan, sehingga menghasilkan 115 observasi selama periode lima tahun. Analisis data menggunakan Regresi Data Panel, secara spesifik Random Effect Model, beserta Moderated Regression Analysis (MRA) yang diproses melalui perangkat lunak Stata. Hasil empiris mengungkapkan bahwa secara parsial, Greenhouse Gas maupun Social Performance tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Firm Value. Sebaliknya, Green Innovation terbukti memiliki pengaruh positif terhadap Firm Value. Lebih lanjut, temuan MRA menunjukkan bahwa Social Performance tidak mampu memoderasi hubungan antara Greenhouse Gas dan Firm Value, sehingga hanya diklasifikasikan sebagai Homologizer Moderator. Namun, Social Performance terbukti memoderasi secara signifikan dengan melemahkan pengaruh positif Green Innovation terhadap Firm Value, yang pada akhirnya bertindak sebagai Pure Moderator.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengungkapan emisi gas rumah kaca dan kinerja sosial tidak memengaruhi nilai perusahaan, sedangkan inovasi hijau memberikan dampak positif bagi perusahaan sektor energi di BEI periode 2020-2024.Secara lebih rinci, temuan menunjukkan bahwa pasar masih menganggap pengungkapan emisi sebatas formalitas administratif dan melihat aktivitas sosial sebagai beban biaya yang menekan laba, sementara inovasi hijau direspons positif karena dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional serta meminimalkan risiko regulasi di masa depan.Kinerja sosial yang baik terbukti tidak dapat menutupi sentimen terkait risiko emisi karbon, dan justru secara signifikan mengurangi dampak positif dari inovasi hijau terhadap nilai perusahaan karena pasar khawatir akan terjadinya penggerusan arus kas akibat investasi yang berlebihan.Oleh karena itu, manajemen disarankan untuk memprioritaskan alokasi dana pada inovasi hijau yang lebih dihargai oleh pasar dan mengelola program sosial secara terukur.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menambahkan variabel spesifik seperti profitabilitas, Good Corporate Governance (GCG), dan eko-efisiensi, serta memperluas sampel ke sektor padat emisi lainnya guna menguji validitas eksternal dan mengeksplorasi fenomena psikologi pasar terkait interaksi legitimasi keberlanjutan. Selain itu, penelitian dapat fokus pada strategi sequencing (penjadwalan bertahap) dalam investasi ESG (Lingkungan, Sosial, Tata Kelola) untuk menghindari over-investment dan memastikan alokasi sumber daya yang efektif. Terakhir, penelitian dapat menyelidiki dampak jangka panjang dari inovasi hijau dan kinerja sosial terhadap nilai perusahaan, serta bagaimana keduanya dapat saling memperkuat untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan.

  1. The Determinant Factors of Company Value in Consumer Non-Cyclicals Companies: Two Pathways Analysis |... al-haramjournal.co.id/index.php/EKOMA/article/view/12999The Determinant Factors of Company Value in Consumer Non Cyclicals Companies Two Pathways Analysis al haramjournal index php EKOMA article view 12999
  2. Sinergi Greenhouse Gas Dan Green Innovation Terhadap Firm Value: Peran Social Performance | Value : Jurnal... e-journal.umc.ac.id/index.php/VL/article/view/8775Sinergi Greenhouse Gas Dan Green Innovation Terhadap Firm Value Peran Social Performance Value Jurnal e journal umc ac index php VL article view 8775
  3. PENGARUH GREEN INNOVATION DAN KINERJA KEUANGAN PADA COMPETITIVE ADVANTAGE DAN NILAI PERUSAHAAN TAHUN... doi.org/10.29062/mahardika.v20i2.346PENGARUH GREEN INNOVATION DAN KINERJA KEUANGAN PADA COMPETITIVE ADVANTAGE DAN NILAI PERUSAHAAN TAHUN doi 10 29062 mahardika v20i2 346
  4. GREEN ACCOUNTING, GREEN INTELLECTUAL CAPITAL DAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOSIAL RESPONBILITY (CSR) MENINGKATKAN... doi.org/10.25105/jet.v4i1.19398GREEN ACCOUNTING GREEN INTELLECTUAL CAPITAL DAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOSIAL RESPONBILITY CSR MENINGKATKAN doi 10 25105 jet v4i1 19398
  5. PENGARUH ENVIROMENTAL, SOCIAL, GOVERNANCE (ESG) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR... jurnal.abisatya.org/index.php/EKO-BISMA/article/view/218PENGARUH ENVIROMENTAL SOCIAL GOVERNANCE ESG TERHADAP NILAI PERUSAHAAN SEKTOR PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR jurnal abisatya index php EKO BISMA article view 218
Read online
File size768.27 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test