UNARSUNARS

GrowthGrowth

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) specializing in woodcraft in Bugeman Village, Situbondo Regency, hold significant economic potential due to the utilization of high-quality teak wood and the aesthetic skills of local artisans. However, limited digital literacy causes these business owners to still rely on passive and conventional marketing methods, resulting in a narrow market reach. This study aims to analyze the competitive position of the woodcraft business using a SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis to formulate an adaptive digital marketing strategy. The method employed in this research is a comparative case study integrating the Internal Factor Analysis Summary (IFAS) and External Factor Analysis Summary (EFAS) matrices. The analysis results indicate that although the business excels in material quality and artistic value, the lack of understanding regarding e-commerce and structured promotions remains a primary weakness. Based on the SWOT matrix, four main strategic pillars were formulated to accelerate the business scale: enhancing product finishing quality, diversifying into modern designs, accelerating digital marketing (Go Digital) by leveraging social media (TikTok and Instagram) and e-commerce platforms (Shopee), and expanding strategic partnerships with local distributors. Through this strategic restructuring, Bugeman Villages woodcraft MSMEs are expected to expand their market reach and achieve sustainable business growth.

Melalui pendekatan analisis SWOT, dapat disimpulkan bahwa usaha kriya kayu di Desa Bugeman memiliki kekuatan internal yang sangat besar pada aspek kualitas material kayu jati dan nilai seni tinggi.Namun, kelemahan berupa rendahnya literasi digital menghambat akselerasi penjualan.Integrasi matrik SWOT merekomendasikan restrukturisasi pemasaran dari pasif-konvensional menuju aktif-digital (GoDigital).Memanfaatkan ekosistem media sosial dan platform e-commerce merupakan kunci krusial untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing global, dan mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan pelatihan digital literacy secara intensif untuk pengrajin kriya kayu, sehingga meningkatkan kemampuan mereka dalam mengelola konten media sosial dan platform e-commerce. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi potensi kolaborasi dengan influencer lokal atau internasional untuk meningkatkan visibilitas produk kriya kayu Bugeman. Terakhir, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengevaluasi dampak penggunaan teknologi augmented reality dalam promosi produk kriya kayu, sebagai upaya menarik generasi muda dan meningkatkan daya tarik estetika produk secara interaktif.

  1. Strategi Pemasaran Produk Dalam Meningkatkan Kepuasan Pelanggan | Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah... jurnal.unidha.ac.id/index.php/JPPISB/article/view/705Strategi Pemasaran Produk Dalam Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Jurnal Penelitian Dan Pengkajian Ilmiah jurnal unidha ac index php JPPISB article view 705
  2. STRATEGI PEMASARAN DENGAN TEKNIK ANALISIS SWOT UNTUK MENGEMBANGKAN USAHA RENGGINANG IBU IMAM DESA TENGGIR... unars.ac.id/ojs/index.php/growth-journal/article/view/6550STRATEGI PEMASARAN DENGAN TEKNIK ANALISIS SWOT UNTUK MENGEMBANGKAN USAHA RENGGINANG IBU IMAM DESA TENGGIR unars ac ojs index php growth journal article view 6550
  3. Analisis Strategi Pemasaran Perusahaan Dagang Dalam Meningkatkan Penjualan | Jurnal Transformasi Pendidikan... jurnal.ypkpasid.org/index.php/jtpi/article/view/218Analisis Strategi Pemasaran Perusahaan Dagang Dalam Meningkatkan Penjualan Jurnal Transformasi Pendidikan jurnal ypkpasid index php jtpi article view 218
  4. DIGITAL TRANSFORMATION OF MICRO, SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES (MSMES) IN REALIZING INDONESIA’S... doi.org/10.53625/ijss.v2i5.4817DIGITAL TRANSFORMATION OF MICRO SMALL AND MEDIUM ENTERPRISES MSMES IN REALIZING INDONESIAAoS doi 10 53625 ijss v2i5 4817
Read online
File size303.61 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test