YAZRIYAZRI

Jurnal Pendidikan Sosial IndonesiaJurnal Pendidikan Sosial Indonesia

Penelitian ini mengungkap makna simbolik kain Songket Palembang dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Ogan Komering Ilir. Songket tidak hanya berfungsi sebagai simbol status sosial dan identitas budaya, tetapi juga memiliki makna spiritual dalam prosesi adat. Setiap jenis songket, seperti Lepus, Tabur, Bunga, Limar, dan Tretes, mencerminkan nilai filosofis yang berbeda dan memperkuat struktur sosial masyarakat. Namun, modernisasi dan globalisasi menyebabkan pergeseran nilai, terutama di kalangan generasi muda. Meski demikian, adaptasi motif songket dalam busana kontemporer dan industri kreatif membuka peluang keberlanjutan songket sebagai ikon budaya yang dinamis dan relevan. Penelitian ini menunjukkan pentingnya strategi pelestarian yang inovatif agar songket tetap menjadi simbol identitas budaya dan daya tarik ekonomi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kain Songket Palembang memiliki makna simbolik yang mendalam dan berperan penting dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Ogan Komering Ilir.Songket tidak hanya berfungsi sebagai simbol status sosial dan identitas budaya, tetapi juga memiliki makna spiritual yang terkait dengan doa dan harapan dalam prosesi adat.Setiap jenis songket memiliki makna filosofis yang berbeda dan mencerminkan struktur sosial serta nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.Namun, di tengah modernisasi dan globalisasi, makna simbolik songket mengalami pergeseran nilai, terutama di kalangan generasi muda.Meski demikian, adaptasi motif songket dalam busana kontemporer dan industri kreatif memberikan peluang baru bagi keberlanjutan kain songket sebagai ikon budaya yang dinamis dan relevan di era modern.Oleh karena itu, diperlukan strategi pelestarian yang inovatif dan adaptif untuk menjaga eksistensi kain songket sebagai simbol identitas budaya sekaligus daya tarik ekonomi.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pemasaran digital terhadap penyebaran kain songket di pasar global, mempelajari keterlibatan generasi muda dalam kreativitas desain songket modern, serta mengevaluasi kebijakan pemerintah dalam mendukung pelestarian warisan budaya. Selain itu, penelitian bisa fokus pada pengembangan model ekonomi kreatif berbasis komunitas adat untuk meningkatkan daya saing produk songket. Terakhir, studi tentang integrasi teknologi dalam proses produksi songket tradisional dapat membuka peluang inovasi tanpa mengorbankan nilai budaya yang ada.

  1. Potensi padung-padung sebagai alternatif elemen estetik pada pengembangan desain produk kontemporer |... doi.org/10.24821/productum.v3i2.1740Potensi padung padung sebagai alternatif elemen estetik pada pengembangan desain produk kontemporer doi 10 24821 productum v3i2 1740
  2. Ornamental motives of modern design practices | Ukrainian Cultural Studies. ornamental motives modern... doi.org/10.17721/UCS.2021.1(8).13Ornamental motives of modern design practices Ukrainian Cultural Studies ornamental motives modern doi 10 17721 UCS 2021 1 8 13
  3. Perlindungan Hukum Terhadap Kebudayaan Melalui World Heritage Centre UNESCO | Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM.... journal.uii.ac.id/IUSTUM/article/view/10706Perlindungan Hukum Terhadap Kebudayaan Melalui World Heritage Centre UNESCO Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM journal uii ac IUSTUM article view 10706
  4. KONSEP SIMBOL KEBUDAYAAN: SEJARAH MANUSIA BERAGAMA DAN BERBUDAYA | Abrahamic Religions: Jurnal Studi... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/abrahamic/article/view/12070KONSEP SIMBOL KEBUDAYAAN SEJARAH MANUSIA BERAGAMA DAN BERBUDAYA Abrahamic Religions Jurnal Studi jurnal ar raniry ac index php abrahamic article view 12070
Read online
File size3.33 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test