ARCHIVEARCHIVE

English Education:Journal of English Teaching and ResearchEnglish Education:Journal of English Teaching and Research

Studi ini dilakukan untuk mengeksplorasi dan memahami pengalaman siswa dalam mengikuti dan menjalani program Kampus Mengajar di sekolah-sekolah di Provinsi Kalimantan Selatan serta pengalaman mereka dalam mengajar bahasa Inggris selama partisipasi dalam program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan dua belas peserta yang merupakan mahasiswa universitas di Provinsi Kalimantan Selatan yang ikut dalam Program Kampus Mengajar Batch 6. Sumber data utama adalah kuesioner terbuka online dengan tiga puluh satu pertanyaan dan dokumen berupa gambar dari peserta sebagai bukti yang terkait dengan informasi penelitian. Data dianalisis menggunakan analisis tema, menggunakan dua teori; Teori Pembelajaran Berpengalaman dan Teori Pembelajaran Dewasa. Hasil menunjukkan bahwa program ini melibatkan tiga tahap persiapan, termasuk pendaftaran, pemilihan, dan proses pra-penugasan sebelum siswa ditugaskan ke sekolah. Peserta melakukan survei sekolah untuk menilai kondisi fasilitas, kualitas guru, dan pemahaman siswa. Meskipun sebagian besar peserta tidak menghadapi tantangan besar, mereka yang mengalaminya mampu mengembangkan keterampilan keras dan lunak. Terlepas dari latar belakang akademik mereka, peserta menunjukkan semangat yang kuat untuk mengajar bahasa Inggris dan menggunakan metode kreatif untuk meningkatkan partisipasi siswa. Program ini memungkinkan mereka menerapkan pengetahuan akademik mereka dalam lingkungan pengajaran nyata, berkontribusi lebih dari tiga jam pengajaran per minggu. Data menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengidentifikasi efek positif signifikan dari Kampus Mengajar Batch 6, khususnya dalam merangsang perubahan dalam keterampilan literasi dan numerasi siswa. Di sisi lain, program ini mendorong kontribusi signifikan terhadap sistem pendidikan Indonesia, dengan responden menyatakan pengaruh transformasional terhadap pengembangan profesional mereka serta kapasitas institusi sekolah mitra.

Peserta penelitian ini, yang merupakan mahasiswa perguruan tinggi, menghadapi berbagai pengalaman yang meningkatkan keterampilan dan pengalaman mereka selama program Kampus Mengajar Batch 6.Peserta melewati proses awal seperti pendaftaran, pemilihan, tes, dan proses pra-penugasan.Selain itu, peserta mampu mengamati kondisi sekolah dan komunitas melalui survei sekolah, mulai dari kondisi bangunan dan fasilitas, kualitas dan jumlah guru, serta pemahaman siswa.Sebagian besar peserta tidak menghadapi masalah serius selama program ini, meskipun beberapa peserta mengalami tantangan yang membantu mereka meningkatkan keterampilan keras dan lunak.Baik mereka dari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris maupun bukan, peserta menunjukkan antusiasme dalam mengajar bahasa Inggris selama program.Program ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk menerapkan pengetahuan mereka dan memperoleh pengalaman mengajar lebih dari tiga jam per minggu.Bahan ajar bahasa Inggris yang diajarkan oleh peserta beragam satu sama lain dalam metode dan pendekatan yang berbeda.Cara kreatif peserta dalam mengajar membuat aktivitas pembelajaran menjadi lebih menarik dan mencapai tujuan secara efektif.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang program Kampus Mengajar terhadap keterampilan literasi dan numerasi siswa, terutama dalam konteks perubahan lingkungan pendidikan pasca-pandemi. Kedua, penelitian dapat fokus pada perbandingan efektivitas berbagai metode pengajaran yang digunakan oleh peserta program, termasuk pendekatan kreatif dan teknologi digital, untuk menilai pengaruhnya terhadap partisipasi dan pemahaman siswa. Ketiga, penelitian juga dapat mengkaji peran keterampilan lunak seperti komunikasi dan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pengajaran, serta bagaimana pengembangan keterampilan ini dapat diintegrasikan dalam pelatihan guru di masa depan. Saran-saran ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang potensi program Kampus Mengajar dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan profesional guru.

  1. RELEVANSI KAMPUS MERDEKA TERHADAP KOMPETENSI GURU ERA 4.0 DALAM PERSPEKTIF EXPERIENTIAL LEARNING THEORY... doi.org/10.30736/atl.v4i1.120RELEVANSI KAMPUS MERDEKA TERHADAP KOMPETENSI GURU ERA 4 0 DALAM PERSPEKTIF EXPERIENTIAL LEARNING THEORY doi 10 30736 atl v4i1 120
  2. Digital Literacy Level and English Language Proficiency of College Students in Banjarmasin to Support... jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/let/article/view/7261Digital Literacy Level and English Language Proficiency of College Students in Banjarmasin to Support jurnal uin antasari ac index php let article view 7261
Read online
File size429.94 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test