UINSAIDUINSAID

EL- HayahEL- Hayah

Artikel ini membahas gagasan integrasi dan interkoneksi ilmu-ilmu keislaman sebagai respons terhadap dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum di kalangan umat Islam. Dengan pendekatan normativitas dan historitas, penelitian ini menganalisis hubungan antara nilai-nilai keislaman dan perkembangan ilmu pengetahuan modern. Upaya integrasi melibatkan rekonstruksi kurikulum, pengembangan model pembelajaran, serta kolaborasi antara ilmuwan agama dan ilmuwan sains. Artikel ini juga mengkaji berbagai model integrasi, seperti konsep Islamisasi Ilmu oleh Syed Naquib al-Attas dan paradigma Wahyu Memandu Ilmu. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi ilmu-ilmu keislaman berpotensi menciptakan pemahaman holistik yang menjawab tantangan zaman, memperkuat identitas keislaman, dan memberikan solusi terhadap permasalahan kontemporer. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan multidimensional untuk membangun sinergi antara nilai-nilai Islam dan ilmu modern demi kemajuan umat.

Integrasi dan interkoneksi ilmu keislaman muncul sebagai respons terhadap pemisahan antara ilmu agama dan ilmu umum di kalangan umat Islam.Upaya integrasi dilakukan melalui rekonstruksi sistem pendidikan, pengembangan model pembelajaran, integrasi nilai-nilai Islam, serta kolaborasi antara ilmuwan agama dan ilmuwan sains.Diversitas dan inklusivitas dalam dunia ilmu sangat penting, karena para ilmuwan Muslim telah memberikan kontribusi berharga terhadap perkembangan ilmu dan teknologi.Oleh karena itu, kita harus terus menghargai dan mempelajari warisan ilmiah mereka sebagai bagian dari sejarah dan peradaban manusia yang kaya dan beragam.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran teknologi digital dalam pendidikan Islam untuk memfasilitasi integrasi ilmu agama dan sains secara lebih efektif. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak perbedaan budaya terhadap penerapan model integrasi ilmu keislaman di berbagai konteks lokal. Terakhir, penting untuk meneliti bagaimana etika Islam dapat diterapkan dalam teknologi emergen seperti kecerdasan buatan (AI) untuk memastikan keharmonisan antara inovasi teknologi dan nilai-nilai keislaman.

  1. MODEL INTEGRASI NILAI ISLAM DALAM PEMBELAJARAN SAINS | Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum. model... doi.org/10.21831/hum.v18i1.23129MODEL INTEGRASI NILAI ISLAM DALAM PEMBELAJARAN SAINS Humanika Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum model doi 10 21831 hum v18i1 23129
  2. MODEL INTEGRASI ILMU DAN PENGEMBANGANNYA DI FAKULTAS SYARI’AH DAN HUKUM UIN AR-RANIRY BANDA ACEH... jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/islamfutura/article/view/3765MODEL INTEGRASI ILMU DAN PENGEMBANGANNYA DI FAKULTAS SYARIAoAH DAN HUKUM UIN AR RANIRY BANDA ACEH jurnal ar raniry ac index php islamfutura article view 3765
  3. Tajdid: Jurnal Ilmu Ushuluddin. idea islamization study imam suprayogo thought tajdid jurnal ilmu ushuluddin... tajdid.uinjambi.ac.id/index.php/tajdid/article/view/340Tajdid Jurnal Ilmu Ushuluddin idea islamization study imam suprayogo thought tajdid jurnal ilmu ushuluddin tajdid uinjambi ac index php tajdid article view 340
Read online
File size382.11 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test