STIP FARMINGSTIP FARMING

AGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu PertanianAGROMEDIA: Berkala Ilmiah Ilmu-ilmu Pertanian

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran, farmers share dan marjin pemasaran alpukat lokal di desa Wonokerso. Penelitian dilaksanakan di desa Wonokerso, kecamatan Pringsurat, kabupaten Temanggung pada bulan Pebruari sampai dengan Mei 2022. Metode dasar penelitian yang digunakan adalah metode deskripstif. Metode sensus digunakan dalam metode penentuan sampel, dikarenakan jumlah petani sebanyak 60 orang. Metode snowball digunakan untuk meperoleh informasi dari pemasaran alpukat lokal sebanyak 14 orang. Hasil penelitian menujukan bahwa terdapat 3 saluran pemasaran dalam rantai pemasokan alpukat lokal, yaitu Saluran pemasaran 1 dimulai dari petani, pengepul, pengecer dan konsumen dengan total biaya pemasaran sebesar Rp. 15199,56 dan memperoleh keuntungan pemasaran sebesar Rp. 7800,44. Saluran pemasaran 2 terdiri dari petani, pedagang besar, pengecer dan konsumen dengan total biaya pemasaran sebesar Rp. 12746,61 dan memperoleh keuntungan pemasaran sebesar Rp. 20253,39. Saluran pemasaran 3 terdiri dari petani, pengepul, pedagang besar, pengecer dan konsumen dengan total biaya pemasaran sebesar Rp. 24357,79 dan memperoleh keuntungan pemasaran sebesar Rp. 8642,21. Saluran 2 adalah saluran yang paling efisien nilai farmers sharenya, karena besarnya farmers share lebih dari 40% yaitu sebesar 53%. Saluran 1 dan 3 memiliki nilai margin tertinggi yaitu Rp. 10.000 dengan persentase 37%.

Di desa Wonokerso terdapat 3 saluran pemasaran dalam rantai pasok alpukat lokal, yaitu saluran 1 (petani-pengepul-pengecer-konsumen), saluran 2 (petani-pedagang besar-pengecer-konsumen), dan saluran 3 (petani-pengepul-pedagang besar-pengecer-konsumen).Saluran 2 merupakan saluran paling efisien dengan farmers share sebesar 53% (lebih dari 40%).Saluran 1 dan 3 memiliki margin tertinggi sebesar Rp.000 (37%), sedangkan saluran 2 memiliki margin terendah sebesar Rp.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji pengaruh pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi saluran pemasaran alpukat lokal. Selain itu, studi tentang peran koperasi petani dalam meningkatkan bagian petani (farmers share) dapat menjadi arah penelitian baru. Terakhir, penelitian tentang dampak perubahan iklim terhadap produksi dan distribusi alpukat lokal di wilayah Temanggung dapat memberikan wawasan penting untuk pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.

Read online
File size146.93 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test