USUUSU

Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research (Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research (

Rendahnya tingkat pengetahuan mengenai penggunaan antibiotik dapat menyebabkan penggunaan antibiotik yang tidak tepat, sehingga beresiko menimbulkan efek samping antibiotik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan sikap pasien dalam penggunaan antibiotik di Puskesmas Tanjung Paku Kota Solok. Desain penelitian yang digunakan yaitu metode cross sectional dengan jenis penelitian metode deskriptif dan teknik pengambilan sampel dengan cara accidental sampling menggunakan kuesioner sebagai instrumen pengumpulan data. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 60 orang pasien yang memenuhi kriteria inklusif. Hasil penelitian ini dianalisa menggunakan uji Chi Square, uji T Parsial, uji F Simultan dan uji Regresi Linear Berganda. Didapatkan hasil bahwa kategori baik untuk pengetahuan sebanyak 57 orang (95%), kategori cukup berjumlah 3 orang (5%) dan tidak ada pada kategori kurang. Sedangkan pada kategori baik untuk sikap sebanyak 48 orang (80%), kategori cukup sebanyak 12 orang (20%) dan tidak ada pada kategori kurang. Dapat disimpulkan bahwa pasien di Puskesmas Tanjung Paku Kota Solok memiliki pengetahuan dan sikap kategori dalam penggunaan antibiotik dengan baik. Hasil analisa antara pengetahuan dan sikap didapatkan terdapat hubungan yang signifikan (Sig. = 0,039) tetapi memiliki nilai pengaruh yang kurang, dan tidak ada hubungan antara variabel dengan sosiodemografi (umur, jenis kelamin, pendidikan terakhir, dan pekerjaan). Dan Tingkat Capaian Responden (TCR) menunjukkan bahwa 80% baik pada pernyataan pengetahuan dan 70% baik pada pernyataan sikap.

Dari 60 responden, tingkat pengetahuan dan sikap pasien di Puskesmas Tanjung Paku Kota Solok terhadap penggunaan antibiotik berada dalam kategori baik sebanyak 57 orang (95%) untuk pengetahuan, 3 orang (5%) dalam kategori cukup, dan tidak ada yang dalam kategori kurang.Sementara untuk sikap, sebanyak 48 orang (80%) berada dalam kategori baik, 12 orang (20%) dalam kategori cukup, dan tidak ada yang dalam kategori kurang.Analisis menunjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan dan sikap (Sig.Tidak ditemukan hubungan antara variabel dengan sosiodemografi (umur, jenis kelamin, pendidikan terakhir, dan pekerjaan).Tingkat capaian responden (TCR) menunjukkan bahwa 80% responden memiliki pengetahuan baik dan 70% memiliki sikap baik.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pasien dalam penggunaan antibiotik, khususnya melalui program pelatihan interaktif atau media digital. Selain itu, perlu dilakukan studi longitudinal untuk melacak perubahan pengetahuan dan sikap pasien seiring waktu, terutama setelah intervensi edukasi. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi perbedaan pola penggunaan antibiotik di daerah lain dengan karakteristik demografis berbeda, untuk membandingkan efektivitas strategi edukasi yang telah diterapkan di Tanjung Paku.

  1. Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research (. relationship patient knowledge attitude... doi.org/10.32734/idjpcr.v6i2.13711Indonesian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research relationship patient knowledge attitude doi 10 32734 idjpcr v6i2 13711
Read online
File size884.59 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test