UnsilUnsil

Banku: Jurnal Perbankan dan KeuanganBanku: Jurnal Perbankan dan Keuangan

Penelitian ini bertujuan menjawab pertanyaan: (1) apakah work-life balance (WLB) berpengaruh terhadap kinerja karyawan, dan (2) apakah work engagement berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori dan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan pada unit/cabang yang diteliti dengan jumlah 46 orang, yang diambil menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert untuk mengukur WLB, work engagement, dan kinerja karyawan, kemudian dianalisis dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WLB berada pada kategori cukup baik, work engagement dan kinerja karyawan berada pada kategori tinggi. Secara inferensial, WLB berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, demikian pula work engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Secara simultan, WLB dan work engagement menjelaskan 61,0% variasi kinerja karyawan, sementara 39,0% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja karyawan di sektor perbankan tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis pekerjaan, tetapi juga oleh kemampuan organisasi dalam menciptakan keseimbangan kerja-hidup dan menumbuhkan keterikatan kerja karyawan melalui kebijakan dan praktik manajemen sumber daya manusia yang tepat.

Kinerja karyawan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Tasikmalaya dipengaruhi oleh keseimbangan kerja-hidup dan keterlibatan kerja.Keseimbangan kerja-hidup yang baik dan keterlibatan kerja yang tinggi secara signifikan meningkatkan kinerja karyawan.Selain itu, faktor-faktor eksternal seperti kebijakan manajemen dan lingkungan kerja juga berperan dalam memengaruhi kinerja.Penelitian ini menunjukkan pentingnya mengelola keseimbangan kerja-hidup dan meningkatkan keterlibatan kerja untuk menunjang produktivitas karyawan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengembangkan studi dengan sampel yang lebih luas, mencakup cabang-cabang bank lain di Indonesia, untuk memperkuat generalisasi hasil. 2. Perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk memahami dinamika keseimbangan kerja-hidup dan keterlibatan kerja sepanjang waktu, terutama dalam konteks perubahan kebijakan organisasi. 3. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran variabel moderasi seperti gaya kepemimpinan transformasional atau budaya organisasi dalam memperkuat hubungan antara keseimbangan kerja-hidup, keterlibatan kerja, dan kinerja karyawan.

  1. APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/a0016737APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 a0016737
  2. Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Metansi (Manajemen dan Akuntansi) | Jurnal Ilmiah Metansi (Manajemen... journal.metansi.unipol.ac.id/index.php/jurnalmetansi/issue/view/19Vol 7 No 1 2024 Jurnal Ilmiah Metansi Manajemen dan Akuntansi Jurnal Ilmiah Metansi Manajemen journal metansi unipol ac index php jurnalmetansi issue view 19
Read online
File size346.28 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test