UNNESUNNES

Jurnal AbdimasJurnal Abdimas

Abstrak. Mayoritas mata pencaharian penduduk Desa Bugel adalah Buruh Harian Lepas dan Karyawan Swasta baru kemudian diikuti oleh Wiraswasta (±22%). Banyaknya warga desa Bugel yang menjadi Buruh harian lepas kemungkinan karena banyak warga Desa Bugel yang hanya menempuh pendidikan sampai Sekolah Dasar (SD/Sederajat) sehingga mengakibatkan mereka kesulitan untuk mencari kerja. Dari permasalahan yang ada diatas maka perlu melakukan pelatihan dan pendampingan dengan baik dan benar sehingga hasilnya bisa digunakan untuk kebutuhan pasar dan menciptakan pekerjaan sendiri. Tujuan dan manfaat penyelenggaraan KKN vokasi adalah 1) Peserta pelatihan diharapkan mampu memproduksi benih yang optimal dan bisa mengerjakan dengan baik dan benar memijahkan lele sangkuriang sehingga dihasilkan benih yang sehat 2) Peserta pelatihan diharapkan bisa membuka usaha sendiri dan bisa menyerap tenaga kerja masyarakat sekitarnya 3) Menggali dan mengembangkan sumber daya lokal Kelurahan Bugel 4) Meningkatkan peran aktif Perguruan Tinggi, seperti Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Farming Semarang 5) Mewujudkan Kelurahan Bugel yang mandiri dan berbasis vokasi. Luaran kegiatan Yang Diharapkan: Peserta pelatihan bisa secara mandiri mengembangkan kewirausahaan pemijahan lele sangkuriang dan memenuhi kebutuhan benih lele di Kota Salatiga. Metode Pelaksanaan 1) Melalui proses pelatihan dan pendampingan di balai kelurahan, dan di Jl. Mutiara RT 02 RW 02 kelurahan Bugel untuk dibuatkan kolam percontohan yang dibantu oleh para Instruktur. Materi yang diberikan Pengenalan bahan, alat-alat dan kolam percontohan. Strategi-strateginya Memanfaatkan perangkat desa, Pokdakan yang berminat, untuk pelatihan pengembangan kewirausahaan pemijahan lele sangkuriang. Untuk mengetahui tingkat keuntungan, pengembalian investasi, maupun titik impas dilakukan analisis usaha. Dari perhitungan ternyata Usaha Pemijahan lele sangkuriang Skala Kecil secara finansial ini menguntungkan, dengan Nilai BEP harga sebesar Rp 45,75,- per ekor, BEP produksi sebesar 34.313 ekor maka usaha ini layak dipertahankan, maka usaha pemijahan ini dapat ditiru oleh semua anggota Pokdakan “Mina Kartika. Kata kunci : Pemijahan, lele sangkuriang, pelatihan, pendampingan, finansial.

Revenue Cost (R/C) Ratio sebesar 1,6 artinya setiap penambahan biaya sebesar Rp 1.000,- akan memperoleh penerimaan sebesar Rp 1.Dengan melihat angka RC ratio ini, dapat disimpulkan bahwa usaha pembenihan lele sangkuriang tersebut layak diusahakan atau diteruskan sebagai ladang bisnis.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: pertama, mengeksplorasi dampak berbagai konfigurasi kolam pemijahan terhadap tingkat kelangsungan hidup benih lele sangkuriang; kedua, meneliti efektivitas jenis pakan berbeda dalam meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup anakan lele; ketiga, mengkaji kelayakan ekspansi program pemijahan ke komunitas lain dengan kondisi lingkungan serupa. Penelitian-penelitian ini dapat memberikan wawasan lebih mendalam tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan usaha pemijahan dan membantu memperluas penerapan model bisnis ini di wilayah lain.

Read online
File size425.53 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test