UNNESUNNES

Journal of Indonesian HistoryJournal of Indonesian History

Pergantian kabinet pada masa demokrasi liberal berdampak terhadap pemerintahan terutama dalam bidang ekonomi. Perubahan-perubahan ini akibat dari sering bergantinya kebijakan sesuai dengan kabinet yang berkuasa. Maka pada tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tiga rumusan masalah pokok yaitu: (1) Kebijakan ekonomi yang diterapkan oleh kabinet-kabinet yang sedang berkuasa; (2) Pelaksanaan kebijakan ekonomi; (3) Dampak yang ditimbulkan dari kebijakan ekonomi tersebut. Penulisan artikel ini menggunakan analisis sumber, kritik sumber, penafsiran dan penulisan (historiografi). Adapun hasil dari penulisan ini yaitu (1) Kebijakan ekonomi yang diterapkan berbeda-beda di setiap kabinet misalnya seperti Gunting Syafruddin, Gerakan Benteng, Nasionalisasi De Javasche Bank, Gerakan Ali-Baba, Persetujuan Finansial Ekonomi, Rencana Pembangunan Lima Tahun dan Musyawarah Nasional Pembangunan. (2) Dalam pelaksanaannya, usaha-usaha perbaikan ekonomi ini mengalami kegagalan. (3) Adapun dampaknya yaitu berpengaruh terhadap kehidupan bangsa dan negara Indonesia.

Penerapan sistem demokrasi liberal di Indonesia membuat perubahan-perubahan yang berdampak kepada kebijakan yang diterapkan oleh pemerintah yang sedang berkuasa.Setelah penyerahan kedaulatan secara resmi oleh Belanda pada 1949, Indonesia masih tetap menggunakan demokrasi liberal.Namun, dalam pelaksanaannya tidak berjalan dengan lancar karena beberapa alasan yaitu beban utang yang ditanggung setelah penandatanganan KMB, pengeluaran yang membengkak, inflasi serta defisit anggaran negara.Kegagalan-kegagalan dalam kebijakan yang dicetuskan disebabkan beberapa alasan yaitu pergantian kabinet yang terlalu sering dan dalam waktu yang berdekatan, belum kuatnya sistem perekonomian Indonesia dan terjadinya berbagai masalah yang mengganggu kestabilan Indonesia.

Berdasarkan analisis kebijakan ekonomi era demokrasi liberal, penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh pergantian kabinet terhadap stabilitas ekonomi jangka panjang. Selain itu, studi tentang dampak jangka panjang dari kebijakan Gunting Syafruddin terhadap struktur pasar dan inflasi bisa menjadi arah penelitian baru. Terakhir, evaluasi efektivitas Gerakan Benteng dalam memperkuat ekonomi rakyat dan peran pengusaha lokal dalam sistem ekonomi kolonial dapat dikembangkan lebih lanjut untuk memahami dinamika perekonomian Indonesia pasca-kemerdekaan.

Read online
File size214.02 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test