STIKESRSHUSADASTIKESRSHUSADA

Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)Service Quality (Jurnal Pengabdian Masyarakat)

Masalah kesehatan semakin meningkat seiring dengan perkembangan penyakit. Salah satunya adalah Infeksi Saluran Kemih (ISK). ISK merupakan kondisi di mana bakteri atau mikroba tumbuh dan berkembang biak di saluran kemih dalam jumlah yang signifikan. Secara umum, ISK terbagi menjadi dua jenis, yaitu ISK bagian bawah dan ISK bagian atas. ISK bagian bawah lebih umum terjadi, biasanya terjadi akibat bakteri yang masuk melalui uretra. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan ISK, antara lain usia, jenis kelamin, penggunaan obat-obatan, pemasangan kateter, kebiasaan buang air kecil, kebersihan alat kelamin, dan faktor predisposisi lainnya. Secara umum, wanita lebih sering mengalami episode ISK dibandingkan pria, dengan 20-30% wanita mengalami ISK berulang. Neonatus, remaja putri, dan wanita lanjut usia sangat rentan mengalaminya. Prevalensi ISK di Indonesia tergolong tinggi, dengan sekitar 180.000 kasus baru per tahun. Diagnosis ISK didasarkan pada jumlah bakteri, dengan Escherichia coli sebagai bakteri penyebab tersering. Upaya pencegahan sangat penting, terutama melalui edukasi kesehatan yang ditujukan kepada wanita. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ibu-ibu PKK di Desa Temayang tentang ISK guna meningkatkan kewaspadaan dan praktik pencegahan. PKK merupakan gerakan pembangunan akar rumput yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan keluarga, yang melibatkan pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Pelaksanaannya melibatkan metode 5 meja yaitu meja registrasi, meja konsumsi, meja audiens, meja operator, dan meja MC, dengan fokus pada edukasi dan pencegahan ISK. Kegiatan sosialisasi tersebut sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan masyarakat dalam mencegah dan menangani masalah kesehatan seperti ISK melalui edukasi, diskusi, dan kiat-kiat praktis tentang praktik hidup bersih dan sehat.

Kegiatan sosialisasi tentang Infeksi Saluran Kemih (ISK) kepada ibu-ibu PKK sangat penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam mencegah serta mengatasi masalah kesehatan.Melalui sesi edukasi, diskusi, dan tanya jawab, para peserta dibekali informasi mengenai penyebab, gejala, faktor risiko, serta langkah-langkah pencegahan infeksi saluran kemih.Selain itu, mereka juga diajarkan tentang pola hidup bersih dan sehat, terutama dalam menjaga kebersihan daerah kemaluan dan mengonsumsi cairan yang cukup.Dengan pemahaman yang baik, diharapkan para ibu dapat menerapkan pola hidup sehat serta memberikan edukasi kepada anggota keluarga lainnya untuk terhindar dari infeksi saluran kemih yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji efektivitas program edukasi ISK dalam jangka panjang untuk memastikan keberlanjutan peningkatan kesadaran masyarakat. Selain itu, penelitian dapat mengembangkan metode pendidikan kesehatan yang lebih inovatif, seperti penggunaan teknologi digital atau media interaktif, untuk meningkatkan partisipasi dan pemahaman peserta. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi dampak program pemberdayaan masyarakat berbasis ISK terhadap penurunan insiden infeksi saluran kemih di tingkat lokal, dengan fokus pada faktor-faktor seperti akses layanan kesehatan dan kebijakan daerah.

  1. Hubungan Gaya Hidup terhadap Kasus Penyakit Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada Wanita di Puskesmas Oebobo... doi.org/10.55123/sehatmas.v2i2.1638Hubungan Gaya Hidup terhadap Kasus Penyakit Infeksi Saluran Kemih ISK pada Wanita di Puskesmas Oebobo doi 10 55123 sehatmas v2i2 1638
  2. Kebiasaan Menahan Kemih dan Kebersihan Genitalia Sebagai Faktor Risiko Infeksi Saluran Kemih | Indra... doi.org/10.33846/sf16102Kebiasaan Menahan Kemih dan Kebersihan Genitalia Sebagai Faktor Risiko Infeksi Saluran Kemih Indra doi 10 33846 sf16102
Read online
File size755.1 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test