LP3MZHLP3MZH

KHIDMAH : Jurnal Pengabdian MasyarakatKHIDMAH : Jurnal Pengabdian Masyarakat

Rendahnya akses terhadap pendidikan literasi keuangan pada kelompok anak rentan, khususnya anak panti asuhan, berpotensi menyebabkan keterbatasan pemahaman dalam mengelola keuangan sejak usia dini. Kondisi tersebut mendorong perlunya edukasi literasi keuangan yang tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga mampu memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan dasar anak-anak panti asuhan melalui pendekatan edukatif partisipatif yang disesuaikan dengan usia dan kondisi sosial peserta. Kegiatan difokuskan pada pengenalan konsep dasar literasi keuangan, seperti kebiasaan menabung, pengelolaan uang saku, serta pembedaan antara kebutuhan dan keinginan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif berbasis international service learning yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari perguruan tinggi Indonesia dan Malaysia sebagai fasilitator pembelajaran. Edukasi literasi keuangan disampaikan melalui diskusi interaktif, simulasi sederhana, dan permainan edukatif yang mendorong keterlibatan aktif peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 55 peserta yang mengikuti kegiatan, sebanyak 48 peserta (87,3%) mampu memahami konsep dasar literasi keuangan, sedangkan 50 peserta (90,9%) menunjukkan partisipasi aktif dan sikap positif terhadap kebiasaan menabung serta pengelolaan uang secara bijak. Selain meningkatkan pemahaman literasi keuangan, kegiatan ini juga berkontribusi pada penguatan nilai karakter seperti disiplin, tanggung jawab, dan kejujuran. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif partisipatif berbasis international service learning berpotensi menjadi model edukasi literasi keuangan yang aplikatif, inklusif, dan relevan untuk diterapkan pada kelompok anak rentan dalam konteks pendidikan nonformal.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif partisipatif efektif dalam meningkatkan pemahaman literasi keuangan anak panti asuhan.Sebanyak 87,3% peserta mampu memahami konsep dasar literasi keuangan, sementara 90,9% menunjukkan partisipasi aktif dan sikap positif terhadap pengelolaan keuangan.Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga memperkuat nilai karakter seperti disiplin dan tanggung jawab.Model ini berpotensi diterapkan dalam program pengabdian masyarakat lainnya untuk meningkatkan literasi keuangan melalui pendidikan nonformal yang kontekstual.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas pendekatan edukatif partisipatif yang diadaptasi dengan budaya lokal di wilayah lain untuk memperluas cakupan dampak. 2. Studi lebih mendalam diperlukan untuk mengevaluasi pengaruh jangka panjang program literasi keuangan terhadap kemandirian finansial anak panti asuhan setelah beberapa tahun. 3. Pengembangan metode evaluasi berbasis teknologi, seperti aplikasi interaktif, dapat dikembangkan untuk memantau perkembangan literasi keuangan secara real-time dan meningkatkan partisipasi peserta.

  1. OECD/INFE 2023 International Survey of Adult Financial Literacy | OECD. oecd infe survey adult financial... oecd.org/en/publications/oecd-infe-2023-international-survey-of-adult-financial-literacy_56003a32-en.htmlOECD INFE 2023 International Survey of Adult Financial Literacy OECD oecd infe survey adult financial oecd en publications oecd infe 2023 international survey of adult financial literacy 56003a32 en html
Read online
File size976.67 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test