POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH

Journal of Midwifery and Community Health (JMCH)Journal of Midwifery and Community Health (JMCH)

Masalah gizi yang umum dialami oleh balita di Indonesia meliputi stunting, gizi kurang, dan gizi buruk. Kondisi ini berdampak negatif terhadap balita, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Pada tahun 2024, terdapat 434 kasus gizi kurang dan 9 kasus gizi buruk di Kabupaten Aceh Tengah. Salah satu kecamatan dengan kasus gizi kurang dan gizi buruk tertinggi adalah Kecamatan Atu Lintang. Desa Merah Pupuk memiliki kasus gizi kurang dan gizi buruk yang tinggi. Pada tahun 2023, terdapat 7 kasus gizi kurang dan 1 kasus gizi buruk di desa ini. Padahal, desa ini memproduksi alpukat, tetapi tidak digunakan sebagai makanan tambahan untuk balita. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat kesehatan alpukat dan cara pengolahannya yang tepat untuk meningkatkan gizi balita.

Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2026, pukul 09.00 WIB di Desa Merah Pupuk, Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah.Acara ini dihadiri oleh 63 peserta, termasuk kepala desa dan pejabat, kader desa, ibu balita, mahasiswa kebidanan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tengah, dan tim pengabdian masyarakat.Acara dimulai dengan sambutan dari Reje, dilanjutkan dengan penyuluhan, demonstrasi pembuatan jus alpukat dan puding alpukat, serta penyerahan 43 blender kepada ibu balita.Kegiatan berjalan lancar, dengan ibu-ibu memperoleh pengetahuan yang lebih baik tentang manfaat alpukat, dan mereka berjanji untuk membuat jus alpukat setiap hari untuk balitanya menggunakan blender yang diberikan.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar sosialisasi dan edukasi tentang manfaat kesehatan alpukat di daerah penghasil buah ini dilakukan secara rutin. Masyarakat juga perlu dilatih untuk mengolah alpukat agar buah ini dapat menjadi makanan harian bagi masyarakat, terutama balita. Selain itu, perlu dipertimbangkan untuk memperkenalkan jenis pengolahan alpukat yang bervariasi agar tidak cepat bosan. Selain alpukat, produk pertanian lainnya seperti ubi jalar, jeruk, nanas, dan durian juga dapat digunakan sebagai makanan tambahan untuk meningkatkan gizi balita. Dengan demikian, diharapkan dapat mengurangi kasus gizi kurang dan gizi buruk di daerah tersebut.

Read online
File size898.27 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test