ITKITK

SPECTA Journal of TechnologySPECTA Journal of Technology

Kebutuhan energi fosil terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan industri, sehingga diperlukan sumber energi alternatif yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik briket arang berbahan baku limbah bambu dan tongkol jagung dengan perekat tepung tapioka serta menentukan komposisi optimum yang memenuhi standar mutu. Briket dibuat dengan variasi komposisi limbah bambu jagung sebesar 90:0:10, 80:10:10, 70:20:10, 60:30:10, dan 50:40:10. Karakteristik yang diuji meliputi kadar air, kadar abu, kadar zat menguap, kadar karbon terikat, dan nilai kalor berdasarkan SNI 01-6235-2000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi 50:40:10 merupakan komposisi terbaik dengan kadar air 7,10%, kadar abu 2,96%, dan nilai kalor 6.305,62 kal/g yang telah memenuhi standar SNI. Namun, kadar zat menguap sebesar 39,27% dan karbon terikat sebesar 50,67% masih belum memenuhi persyaratan standar. Dengan demikian, limbah bambu dan tongkol jagung berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku briket alternatif, meskipun diperlukan optimasi proses untuk meningkatkan kualitas produk.

Penelitian ini berhasil menganalisis pengaruh variasi komposisi limbah bambu dan tongkol jagung terhadap karakteristik briket arang serta menentukan komposisi optimum berdasarkan parameter mutu SNI 01-6235-2000.Dari lima variasi yang diuji, komposisi 50.10 menghasilkan karakteristik terbaik dengan kadar air sebesar 7,10%, kadar abu sebesar 2,96%, dan nilai kalor sebesar 6.305,2 kal/g yang telah memenuhi persyaratan standar.Namun, kadar zat menguap sebesar 39,27% dan karbon terikat sebesar 50,67% masih belum memenuhi SNI 01-6235-2000.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa briket berbahan baku limbah bambu dan tongkol jagung pada komposisi 50.10 layak dipertimbangkan sebagai bahan bakar alternatif berbasis biomassa, meskipun optimasi kondisi karbonisasi masih diperlukan untuk meningkatkan kualitas briket sehingga seluruh parameter mutu dapat memenuhi standar yang berlaku.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada optimasi suhu dan waktu karbonisasi untuk meningkatkan kadar karbon terikat dan mengurangi kadar zat menguap dalam briket. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi alternatif perekat alami lain seperti pati jagung atau bahan kimia ramah lingkungan yang dapat meningkatkan daya ikat antar partikel arang tanpa mengurangi nilai kalor. Penelitian juga dapat mengkaji penggunaan campuran biomassa lain seperti limbah kayu atau serbuk gergaji sebagai komponen tambahan untuk memperbaiki karakteristik pembakaran briket. Pendekatan ini tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi briket, tetapi juga berpotensi mengurangi limbah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal. Dengan memperbaiki parameter seperti kadar abu dan zat menguap, briket dari limbah bambu dan tongkol jagung dapat lebih mudah diterima pasar sebagai bahan bakar alternatif yang kompetitif. Selain itu, studi tentang skala produksi besar dan pengemasan yang ramah lingkungan juga perlu dilakukan untuk mendukung penerapan teknologi ini secara luas. Penelitian tentang dampak lingkungan dari proses pembuatan briket, termasuk emisi gas rumah kaca selama karbonisasi, juga menjadi arah penting untuk memastikan keberlanjutan teknologi ini. Dengan pengembangan lebih lanjut, briket biomassa dapat menjadi solusi berbasis energi terbarukan yang lebih efektif dan ramah lingkungan.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/s13399-023-04039-6Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 s13399 023 04039 6
  2. Dari Energi Fosil Menuju Energi Terbarukan: Potret Kondisi Minyak dan Gas Bumi Indonesia Tahun 2020 –... ejournal2.undip.ac.id/index.php/jebt/article/view/11157Dari Energi Fosil Menuju Energi Terbarukan Potret Kondisi Minyak dan Gas Bumi Indonesia Tahun 2020 Ae ejournal2 undip ac index php jebt article view 11157
  3. Pemanfaatan Biomassa Padat Kelapa Sawit Sebagai Energi Baru Terbarukan DI PLTU Pabrik Kelapa Sawit PT.... doi.org/10.33087/jepca.v5i1.71Pemanfaatan Biomassa Padat Kelapa Sawit Sebagai Energi Baru Terbarukan DI PLTU Pabrik Kelapa Sawit PT doi 10 33087 jepca v5i1 71
  4. Jurnal Teknologi Pertanian Andalas. studi mutu briket arang baku limbah biomassa jurnal teknologi pertanian... tpa.fateta.unand.ac.id/index.php/JTPA/article/view/87Jurnal Teknologi Pertanian Andalas studi mutu briket arang baku limbah biomassa jurnal teknologi pertanian tpa fateta unand ac index php JTPA article view 87
Read online
File size489.69 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test