STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI

WOMB Midwifery JournalWOMB Midwifery Journal

Latar Belakang: Ibu hamil primigravida lebih rentan mengalami kecemasan karena memiliki pengalaman kehamilan yang terbatas serta kebutuhan informasi kesehatan yang lebih tinggi. Meningkatnya penggunaan media digital sebagai sumber informasi kesehatan menunjukkan pentingnya literasi kesehatan digital dalam membantu ibu hamil mengakses, memahami, dan mengevaluasi informasi kesehatan yang diperoleh secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara literasi kesehatan digital dan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida. Metode: Penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional dilakukan pada Januari 2026 di Kecamatan X, Kabupaten X. Sebanyak 136 ibu hamil primigravida dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Literasi kesehatan digital diukur sebagai variabel independen, sedangkan tingkat kecemasan sebagai variabel dependen. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-square dengan perhitungan odds ratio (OR) dan confidence interval (CI) 95%. Nilai signifikansi ditetapkan pada p<0,05. Hasil: Sebanyak 56,6% responden memiliki literasi kesehatan digital yang baik dan 71,3% mengalami kecemasan ringan. Hasil uji Chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara literasi kesehatan digital dan tingkat kecemasan (p=0,020). Ibu hamil primigravida dengan literasi kesehatan digital yang kurang memiliki risiko 2,436 kali lebih besar mengalami kecemasan berat dibandingkan dengan mereka yang memiliki literasi kesehatan digital yang baik (OR=2,436; 95% CI=1,140–5,206). Kesimpulan: Literasi kesehatan digital berhubungan secara signifikan dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida. Peningkatan literasi kesehatan digital melalui program edukasi antenatal dapat membantu ibu hamil memperoleh informasi kesehatan yang lebih terpercaya serta mengurangi risiko kecemasan selama kehamilan.

Literasi kesehatan digital berhubungan signifikan dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil primigravida.Peningkatan literasi kesehatan digital melalui program edukasi antenatal dapat meningkatkan kemampuan ibu hamil dalam mengakses informasi kesehatan yang terpercaya.Program edukasi antenatal yang berfokus pada literasi kesehatan digital perlu diperluas untuk mengurangi risiko kecemasan selama kehamilan.

1. Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi efektivitas program edukasi antenatal berbasis digital dalam meningkatkan literasi kesehatan dan mengurangi kecemasan pada ibu hamil primigravida. 2. Penelitian perlu mengkaji peran dukungan sosial dalam memperkuat kemampuan ibu hamil dalam mengevaluasi informasi kesehatan digital selama kehamilan. 3. Pengembangan aplikasi mobile yang memberikan panduan real-time untuk manajemen kecemasan selama kehamilan perlu diuji kelayakannya dalam konteks budaya dan akses teknologi di Indonesia.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... bmcpregnancychildbirth.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12884-025-07792-wClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site bmcpregnancychildbirth biomedcentral articles 10 1186 s12884 025 07792 w
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... bmcpregnancychildbirth.biomedcentral.com/articles/10.1186/s12884-024-06594-wClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site bmcpregnancychildbirth biomedcentral articles 10 1186 s12884 024 06594 w
  3. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1186/s12884-022-04686-zClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1186 s12884 022 04686 z
Read online
File size187.98 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test