PUSLITBANGPLNPUSLITBANGPLN

Jurnal Energi dan KetenagalistrikanJurnal Energi dan Ketenagalistrikan

Penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) semakin berkembang, dengan target pemerintah sebesar 23% pada tahun 2025. Keterbatasan EBT yang bersifat stabil membuat EBT intermitten menjadi pilihan. Daya keluaran EBT intermitten bersifat fluktuatif, sehingga komposisi yang tidak tepat dapat berdampak negatif terhadap kestabilan sistem. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi pembangkit intermitten yang diizinkan sinkron agar tidak mengganggu kestabilan sistem. Perhitungan maksimum nilai VRE didasarkan pada stabilitas frekuensi sistem. Simulasi dilakukan menggunakan aplikasi Digsilent untuk menganalisis respon frekuensi terhadap gangguan pembangkit, dan hasil menunjukkan bahwa kuota maksimum EBT intermitten yang dapat terhubung dengan tetap menjaga kestabilan frekuensi adalah sebesar 69 MW.

Berdasarkan kajian yang telah dilakukan, diperoleh nilai kuota maksimum EBT intermitten yang dapat terhubung dengan tetap menjaga kestabilan frekuensi sesuai grid code sebesar 69 MW.Penambahan pembangkit EBT yang stabil dan optimalisasi fungsi Automatic Generation Control (AGC) dari pembangkit, serta penambahan kompensator pembangkit EBT intermitten seperti pump storage atau battery energy storage system (BESS) menjadi rekomendasi untuk meningkatkan kinerja sistem tenaga listrik.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada pengembangan model simulasi yang lebih akurat untuk memprediksi fluktuasi daya EBT intermitten, mempertimbangkan faktor cuaca mikro dan topografi lokal. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif terhadap berbagai teknologi kompensasi yang efektif dalam menstabilkan frekuensi sistem, seperti penggunaan synchronous condensers atau fast-responding inverters. Penting juga untuk meneliti dampak integrasi EBT intermitten terhadap dinamika sistem tenaga listrik secara keseluruhan, termasuk interaksi dengan pembangkit konvensional dan jaringan transmisi, guna memastikan keandalan dan efisiensi sistem secara berkelanjutan. Pengembangan algoritma kontrol yang adaptif dan cerdas untuk mengelola pembangkit EBT intermitten secara optimal, dengan mempertimbangkan kondisi sistem secara real-time, juga menjadi arah penelitian yang menjanjikan.

  1. #power meter#power meter
  2. #tua kondisi sosial#tua kondisi sosial
Read online
File size580.14 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-1Hx
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test