POLTEKKES JOGJAPOLTEKKES JOGJA

Sanitasi: Jurnal Kesehatan LingkunganSanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan

Puskesmas menjadi tempat berkumpulnya orang sehat dan orang sakit, sehingga berpotensi menjadi tempat penularan penyakit. Hasil pemeriksaan angka kuman udara di Puskesmas Sewon II melebihi baku mutu yang dipersyaratkan yaitu 516 CFU/m3. Minyak atsiri melati (Jasmine sambac) dapat dimanfaatkan sebagai desinfektan alami karena memiliki senyawa antibakteri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh waktu pemaparan minyak atsiri tersebut terhadap penurunan angka kuman udara. Penelitian ini adalah pre-experiment dengan desain one group pretest-postest. Pengambilan sampel dilakukan pada ruang KIA Puskesmas Sewon II sedangkan pemeriksaan dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi minyak atsiri melati (Jasmine sambac) 3 % dengan waktu pemaparan 30 menit mampu menurunkan angka kuman udara sebesar 11,67 CFU/m3 (16,64 %), sedangkan untuk waktu pemaparan 30 menit mampu menurunkan 38,22 CFU/m3 (40,92 %) dan 90 menit menurunkan 65,00 CFU/m3 (56,31 %). Hasil analisis statistik dengan uji one way anova menghasilkan p<0,05 yang berarti bahwa perbedaan penurunan angka kuman udara di antara tiga waktu pemaparan tersebut berbeda secara bermakna; dimana waktu pemaparan 90 menit memberikan efek antibakteri yang terbaik dalam menurunkan jumlah angka kuman udara.

Rata-rata angka kuman udara sebelum dan sesudah perlakuan dengan minyak atsiri melati (Jasmine sambac) pada konsentrasi 3 % selama 30 menit, 60 menit dan 90 menit mengalami penurunan yang siginifikan.Berdasarkan uji statistik diperoleh nilai p  0,001.yang menunjukkan bahwa perbedaan selisih penurunan angka kuman udara setelah disinfeksi dengan minyak atsiri melati (Jasmine sambac) konsentrasi 3 % di antara waktu pemaparan 30 menit, 60 menit dan 90 menit, adalah bermakna.Sesuai dengan hasil analisis statistik dan deskriptif, waktu pemaparan minyak atsiri melati (Jasmine sambac) yang paling efektif untuk menurunkan angka kuman udara adalah 90 menit.

Berdasarkan hasil penelitian, minyak atsiri melati (Jasmine sambac) konsentrasi 3 % dapat digunakan sebagai alternatif untuk menurunkan angka kuman udara dan sebagai aromaterapi. Penelitian selanjutnya dapat dilakukan untuk mengoptimalkan penggunaan minyak atsiri melati sebagai disinfektan alami dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti konsentrasi, waktu pemaparan, dan metode pemaparan yang berbeda. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi minyak atsiri melati dalam mengendalikan mikroorganisme lainnya, seperti jamur atau virus, serta untuk menguji efektivitasnya dalam berbagai lingkungan, seperti ruang perawatan atau ruang publik lainnya.

Read online
File size326.88 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test