UMMATUMMAT

JUSTEKJUSTEK

Tanaman telang (Clitoria ternatea L.) merupakan tanaman polong termasuk dalam famili Fabaceae, mengandung senyawa bioaktif yang berguna untuk pengobatan. Bunga telang telah diteliti memiliki kandungan kimia fenolik, flavonoid, antosianin, flavonol glikosida, kaempferol glikosida, quersetin glikosida, mirisetin glikosida. Senyawa fenol yang terkandung dalam bunga telang berfungsi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar total fenol dan aktivitas antioksidan fraksi n-heksan, etil asetat dan etanol 96% esktrak bunga telang. Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan metode maserasi. Penentuan kandungan kadar fenol menggunakan metode Follin-Ciocalteau dan pengujian aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil uji penentuan kadar total fenol fraksi n-heksan, etil asetat dan etanol 96% secara berturut-turut sebesar 3,53%, 13,68% dan 3,5%. Hasil uji aktivitas antioksidan menunjukan bahwa fraksi n-heksan, etil asetat dan etanol 96% memiliki aktivitas antioksidan dengan nilai IC50 secara berturut-turut sebesar 63,44 ppm, 26,81 ppm dan 21,80 ppm. Ekstrak etil asetat memiliki kandungan kadar total fenol tertinggi sebesar 13,68% dan fraksi etanol 96% memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 21,80 ppm. Hasil penelitian menunjukan bahwa fraksi etil asetat lebih berpotensi untuk digunakan sebagai alternatif sumber senyawa antioksidan meskipun fraksi etil asetat dan etanol 96% memiliki kandungan antioksidan yang sangat kuat dan fraksi etanol memiliki kandungan antioksidan yang kuat.

Fraksi etil asetat ekstrak bunga telang memiliki kadar total fenol tertinggi sebesar 13,68% dan aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 26,81 ppm.Fraksi etanol 96% menunjukkan aktivitas antioksidan sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 21,80 ppm.Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi etil asetat lebih berpotensi digunakan sebagai alternatif sumber senyawa antioksidan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengevaluasi potensi fraksi etil asetat sebagai sumber antioksidan dalam aplikasi medis dengan menguji efektivitasnya pada model biologis. 2. Analisis komparatif antara metode ekstraksi berbeda seperti sonikasi atau superkritis untuk meningkatkan efisiensi pengambilan senyawa fenolik. 3. Studi tentang stabilitas dan bioavailabilitas senyawa antioksidan dari fraksi etil asetat dalam kondisi lingkungan yang berbeda untuk memahami potensi aplikasi jangka panjang.

Read online
File size376.87 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test