UMMATUMMAT

JUSTEKJUSTEK

Cengkeh (Syzygium aromaticum) merupakan tanaman asli Indonesia yang memiliki nilai sosial dan ekonomi yang tinggi, akan tetapi cengkeh juga memiliki jenis hama yang berbeda. Informasi terbaru tentang serangga hama pada cengkeh masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis serangga hama yang terdapat pada tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum). Jenis Penelitian adalah penelitian deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel serangga hama dilakukan pada 3 lokasi pengamatan yakni pada kemiringan 0%, kemiringan <15% dan kemiringan >15% serta dilakukan identifikasi pada seragga hama yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan pada kemiringan 0%, serangga hama yang ditemukan yaitu Coptotermes gestroi dan Coptocercus biguttatus. Pada kemiringan <15%, serangga hama yang ditemukan yaitu Coptotermes gestroi, Hexamitodera semivelutina dan Coptocercus biguttatus. Sedangkan pada kemiringan >15%, serangga hama yang ditemukan yaitu Coptotermes gestroi, Hexamitodera semivelutina, Coptocercus biguttatus serta Nothopeus sp.

Penelitian ini menemukan empat jenis serangga hama pada tanaman cengkeh di Desa Salumpaga, yaitu Coptotermes gestroi, Hexamitodera semivelutina, Coptocercus biguttatus, dan Nothopeus sp.Jenis serangga hama berbeda-beda tergantung pada kemiringan lereng.Coptotermes gestroi ditemukan di semua lokasi, sedangkan Nothopeus sp.Penelitian ini memberikan informasi penting tentang distribusi hama cengkeh di kawasan pegunungan.

1. Studi lebih lanjut tentang dampak perubahan iklim terhadap populasi serangga hama cengkeh di wilayah pegunungan. 2. Analisis efektivitas predator alami dalam mengendalikan Coptotermes gestroi di Desa Salumpaga. 3. Pengembangan strategi pengelolaan hama terpadu berbasis data ekologis lokal di Kabupaten Tolitoli untuk meningkatkan produksi cengkeh secara berkelanjutan.

Read online
File size678.09 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test