UNIMMANUNIMMAN

Jurnal Kesehatan AmanahJurnal Kesehatan Amanah

Pelayanan keperawatan merupakan komponen penting dalam sistem rumah sakit dan menjadi salah satu indikator utama mutu layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh mutu pelayanan keperawatan terhadap kepuasan pasien rawat inap di RSUD Dr. Pirngadi Kota Medan. Desain penelitian menggunakan pendekatan analitik dengan rancangan cross sectional, melibatkan 97 responden pasien rawat inap bagian penyakit dalam yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur yang mengukur lima dimensi mutu pelayanan berdasarkan model SERVQUAL (tangible, reliability, responsiveness, assurance, empathy). Analisis data menggunakan regresi logistik multivariat untuk mengidentifikasi faktor dominan yang memengaruhi kepuasan pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi mutu pelayanan keperawatan berhubungan signifikan dengan kepuasan pasien (p < 0,05). Faktor yang paling dominan adalah assurance dengan nilai Odds Ratio (OR) 23,292, yang menunjukkan bahwa jaminan pelayanan, rasa aman, serta kompetensi tenaga kesehatan merupakan penentu utama kepuasan pasien. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan mutu pelayanan keperawatan secara menyeluruh, terutama pada aspek jaminan dan empati, merupakan strategi penting dalam meningkatkan kepuasan pasien dan daya saing rumah sakit.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa seluruh dimensi mutu pelayanan keperawatan berdasarkan model SERVQUAL (tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy) memiliki hubungan signifikan dengan kepuasan pasien rawat inap di RSUD Dr.Faktor yang paling dominan dalam memengaruhi kepuasan pasien adalah *assurance*, yang menekankan pentingnya rasa aman, kepercayaan, dan profesionalisme tenaga kesehatan.Temuan ini menggarisbawahi bahwa peningkatan mutu pelayanan keperawatan secara komprehensif, dengan fokus pada aspek jaminan dan empati, sangat penting untuk meningkatkan kepuasan pasien dan daya saing rumah sakit.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih besar dan beragam dari berbagai rumah sakit di Sumatera Utara untuk meningkatkan generalisasi temuan. Kedua, studi kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman pasien terkait dimensi *assurance* dan *empathy*, serta mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap rasa aman dan kepercayaan pasien. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk menguji efektivitas program pelatihan bagi perawat dalam meningkatkan keterampilan komunikasi, empati, dan kompetensi profesional, dengan tujuan meningkatkan kepuasan pasien secara signifikan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan pasien dan membantu rumah sakit dalam merumuskan strategi peningkatan mutu pelayanan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

  1. Faktor yang Mempengaruhi Mutu Pelayanan Keperawatan terhadap Tingkat Kepuasan Pasien di Rawat Inap Penyakit... doi.org/10.57214/jka.v9i2.948Faktor yang Mempengaruhi Mutu Pelayanan Keperawatan terhadap Tingkat Kepuasan Pasien di Rawat Inap Penyakit doi 10 57214 jka v9i2 948
Read online
File size514.22 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test